Jdar!
Crak!
Ponsel pintar milik Rhea jatuh begitu saja dari genggamannya, air mata juga semakin membasahi kedua pipinya.
Bruk!
"Aw! Hey! Jangan berdiri di tengah jalan! Dasar aneh!"
Rhea mengabaikan orang yang mengumpatinya dan masih menatap Arsyah tanpa berniat untuk pulang.
Wanita di depan Arsyah itu sadar akan kehadiran Rhea, dan mencolek Arsyah untuk melihat.
Arsyah memutar pandangannya ke belakang dan benar saja, istri manisnya tengah berdiri di luar Cafe di tengah hujan.
Seketika hal itu membuat Arsyah kalut, Arsyah seketika bangkit dan berlari kecil untuk keluar menghampiri Rhea.
"Rheazura, astaga, sejak kapan kamu di sini? Ayo masuk ke dalam, kamu pasti kedinginan," ajak Arsyah sambil menarik lengan Rhea.
Rhea menepis lengan Arsyah kasar, "Dari mana saja kamu selama ini, hm?" tanya Rhea dengan nada bergetar.
"Akan saya jelaskan di dalam, mari masuk dulu, hujan sekarang sangat deras."
"Aku mencari mu, lho. Azzam juga demam tiga hari ini, kamu menghilang layaknya di telan bumi, ada apa dengan mu?" tanya Rhea sedikit meninggikan nada bicaranya.
"Rhea, dengarkan saya dulu."
Plak!
"Aku muak mendengarkan penjelasan mu! Pergilah selama yang kamu inginkan, aku akan mengurus perceraian kita besok!"
Arsyah memegangi pipinya yang berdenyut sakit, tamparan Rhea benar-benar sangat bertenaga.
"Rhea, apa yang kamu bicarakan, dengarkan saya dulu," ujar Arsyah sambil menarik pundak Rhea.
Rhea kembali menepis kedua tangan Arsyah dan pergi begitu saja dari sana.
"Argh!"
Arsyah sudah basah kuyup, namun tetap memasuki Cafe mengambil jasnya dan dompet beserta ponselnya lalu pergi begitu saja. Sebelumnya Arsyah sudah membayar tagihan makan malamnya.
"Rheazura, Rhea hey," cegah Arsyah seketika berdiri di depan Rhea, menghalangi jalan Rhea.
"Menyingkirlah!"
"Rhea, ini tidak seperti yang kamu pikirkan, mari kita bicara, saya akan mengatakan semuanya."
"Ku bilang menyingkir! Apa kamu tuli?!"
Arsyah diam seketika mendengar bentakan Rhea, namun tidak berniat sedikit pun untuk menyingkir.
Rhea frustrasi dan menghentikan taksi yang kebetulan lewat, lalu menaikinya dan meniggalkan Arsyah di tengah hujan.
***
Rhea baru saja sampai di mansion dengan keadaan basah kuyup, namun dirinya semakin di buat terkejut ketika melihat mobil Arsyah sudah berada di depan rumah.
Rhea memasuki mansion, dan melihat Arsyah yang berdiri di ruang tamu dengan keadaan masih basah. Bahkan air menetes sangat banyak dan membasahi lantai, tubuhnya juga sudah bergetar hebat karena kedinginan namun Arsyah nampak abai.
"Ganti baju mu, aku tidak akan mengurus mu jika kamu sakit!" titah Rhea lalu berlaku pergi.
Grep!
"Rhea."
"Lepaskan."
Arsyah melepas genggamannya dan membiarkan Rhea pergi. Rhea pergi ke kamar dan mandi kemudian ganti baju. Setelah itu, Rhea turun membuat secangkir teh untuk menghangatkan dirinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
PERNIKAHAN KONTRAK
Chick-Lit(End) Rheazura Keisha Radhisty, seorang gadis cantik yang di paksa menikah oleh kedua orangtuanya. Rhea yang masih merasa dirinya belum siap, memberontak untuk menggagalkan pernikahan itu. Namun sayangnya, pernikahan itu tetap terjadi. Rhea resmi me...
