dua delapan

418 39 0
                                    

Siang hari di Kampus Winter dan Ryujin menghampiri Minju dan Lia di kantin.

"Hey." Teriak Winter sambil memukul meja.

"Astaga Winter! Bikin kaget aja lo." Jawab Lia lalu memukul lengan Winter.

"Minju gue pingin tanya sesuatu dong." Ujar Winter.

"Tanya apa sih Bep." Jawab Minju.

"Lo tau ga Karina kenapa? Kok akhir akhir ini dia sering jauhin gue? Salah gue apa?" Tanya Winter penasaran.

Minju dan Liapun saling bertatapan mengerti apa yang terjadi.

"Udah waktunya tau sih." Bisik Lia ke Minju.

"Yaudah biar gue aja yang bilang." Ucap Minju.

"Win lo duduk dulu dan dengerin gue." Kata Minju.

"Oke apaan." Jawab Winter yang nurut dengan perintah Minju.

Minjupun menceritakan seluruh kejadian yang Karina alami, dan membuat Winter marah mendengarnya.

"Sialan tuh si Haewon! Gue pernah ngingetin dia loh biar ga nyakitin Karina. Di kelas lo ada dosen ga?" Tanya Winter.

"Belum ada, paling sorean." Jawab Minju.

"Oke." Winterpun berjalan dengan cepat menuju kelas Karina.

Ryujin yang baru datang langsung menyuruh kekasihnya untuk mengejar Winter.

"Ryu kejar!" Perintah Lia.

"Hah?! Ck yaudah iya." Jawab Ryujin lalu mengejar Winter.

"Perasaan gue mulai ga enak nih." Ucap Minju.

"Sama, kayanya Winan mulai suka deh sama Karina, kalau dia gasuka gaakan mungkin dia sampe semarah itu." Kata Lia.

"Udah saling suka loh, tapi mereka gengsi, yang satu insecure yang satu lagi takut cintanya bertepuk sebelah tangan." Jawab Minju.

"Tau dari mana lo? Pasti Yujin lagi." Tebak Lia.

"Iya dari Yujin, terus Karina juga sempet cerita ke gue di telfon kalau dia suka sama Winan tapi ga berani bilang, Karina juga sempet nangis waktu perjanjianya sama Winan udahan, karna kaya ngerasa diputusin pacar sendiri katanya." Jawab Minju.

"Comblangin aja gasih, tapi yang paling penting kita susul ke kelas dulu, takutnya kenapa kenapa dikelas." Kata Lia.

"Ehh iyaa bener, yaudah ayo." Jawab Minju panik.

Winterpun melihat kelas Karina sedang ramai, dan melihat Haewon sedang mengobrol bersama teman kelasnya.

Tanpa melihat Karina, Winterpun masuk meneriaki nama Haewon dan memukul meja sangat keras.

"Haewon!" Teriak Winter.

"Sel ada Winter, perasaan gue ga enak." Kata Karina ketakutan lalu mendekat ke Giselle.

"Gapapa kok Karina gapapa, jangan takut." Giselle pun langsung menenagkan Karina.

"Kalau Winter confess ke Haewon didepan mata gue gimana? Gue ga sanggup Giselle." Ucap Karina yang memandangin Winter.

"Lo tolol apa gimana? Si Winan lagi marah itu, tuh liat mukanya, mana ada mau cunfass confess." Cibir Giselle.

"Masa sih? Gue pengen keluar aja ah." Karina pun ingin pergi namun ditahan Giselle.

"Diem! Jangan kemana mana." Tegas Giselle.

"I-iya." Jawab Karina ketakutan.

Haewon yang mendengar namanya di panggil oleh Winter langsung menoleh, dan menghampiri Winter.

Business FriendTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang