Jika cinta meninggalkanmu, biarlah cinta pula yang melepasnya pergi.🍁
_________@@@_________
🌸Fauzi, menjadi seorang militer masuk di Tim pasukan khusus, membuatnya mempertaruhkan nyawanya di Medan perang. Berhadapan dengan musuh bersenjata, dan di...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Menjadi sebuah memories lagi, mereka kembali merasakan kehangatan golden sunrise setelah cukup lama tidak naik gung, meski sekedar membuat konten tentang pendakian & Persahabatan.
Duduk di ujung bukit, beralas tikar yang siapkan bapak sopir Jeep tadi, sambil mencecap kopi dan sarapan dengan lauk yang terlihat tradisional, telur yang dimasak dengan kunyit dengan sayur buncis yang dicampur dengan telur dan sepotong semangka, yang mereka beli di salah satu warung sekitar basecamp tadi.
Mereka begitu menikmatinya, Faiha, Sande, Asmi, dan Yusuf, mereka bahkan seperti keluarga yang tengah berwisata setiap akhir pekan, saling menunjukan bagian keindahan semesta dengan tulunjuk yang padahal tangannya tengah menggenggam sendok.
"Terbaik, gak salah kalian pilih tempat ini." puji Faiha di sela makannya.
Yusuf menepuk dadanya bangga. "Siapa dulu, gini-gini bisa diandalkan."
Dengan bangga juga Asmi mengeluarkan napas dari mulutnya."Hah!"
Seketika tawa menjadi penggiring pagi mereka. Faiha menatap satu persatu sahabatnya, dan yang terakhir Asmi, mengingat kalimatnya tadi yang sempat tak ada tanggapan dari Asmi pun tersenyum tipis. Asmi yang merasa di perhatikan pun menatap Faiha, menaikkan sebelah alisnya. "Kenapa?"
Faiha tertawa, lalu menggeleng saat Yusuf dan Sande juga menatapnya.
"Gapapa, kamu laper ya? Lahap banget makannya."
Sande menahan tawanya karena nasi masih memenuhi mulutnya.
"Gak cuma laper, Ha, dia juga ngantuk, kemarin dia gak tidur, tadi malem dia juga gak tidur." Faiha tertawa, melanjutkan makannya.
Asmi menimpali. "Yang penting gak sia-sia."
Meski berteman alam, penuh dengan canda dan kalimat menyebalkan, kamera tak berhenti menyorot mereka berempat, yah, menyelam sambil minum air, mereka membuat konten, satu video sudah lebih dari cukup untuk mereka upload di media sekaligus memberi kesempatan untuk penonton setia juga merasakan bagaimana kesederhanaan sebuah persahabatan, dan juga sebagai memories dimana waktu berharga untuk meluapkan segala kesedihan mereka lakukan disini, Bromo.
Yang mana suatu saat akan kembali mereka tonton saat merasa begitu rindu dengan masa-masa itu. Persahabatan, dan juga pentingnya membahagiakan satu sama lain.
"Oh iya ges, kita pakai paket wisata Bromo, untuk kalian yang gabut mending kesini deh, dijamin nagih," ucap Yusuf yang menghadap kamera.
Sande mengacungkan jempolnya. "Bener banget, kalian harus kesini, gak bakal nyesel." sahut Sande yang ikut muncul di kamera.
"Ah elah, makan dulu baru ngomong." omel Yusuf membuat Sande cemberut dan bibirnya semakin mengerucut karena juga penuh dengan nasi.
Ya begitulah, kucing tikus yang saling bertengkar tapi juga perhatian, sementara Asmi yang terkenal karena tukang marah dan Faiha yang dikenal karena tawanya yang terlihat candu bagi para fansnya.