Pilunya Derita

1.1K 36 0
                                        

Happy reading 😘

Tim penyelamat dari TNI angkatan laut dan TNI angkatan udara terus mencari korban atas jatuhnya pesawat wings air. banyak keluarga korban yang berada di bandara, mereka terus menanyakan tentang awak pesawat yang masih belum ditemukan.

"Permisi, saya keluarga dari kapten Argan Alfandera Dirgantara. apakah kapten argan sudah ditemukan?" Tanya arsen pada pihak bandara.

"Maaf tuan. Kita belum menemukan kabar tentang kapten Argan, tapi tim penyelamat masih terus berusaha untuk menemukan seluruh korban dan juga kapten argan!" Jawab pihak bandara.

Arsen. Papa argan, dia mengusap wajahnya kasar dan memijat pangkal hidungnya. Dia pusing, takut, bingung, karena anaknya belum ditemukan.

"Argan sudah ditemukan arsen?" Tanya leo

"Argan belum juga ditemukan. Tim penyelamat masih terus mencari keberadaan Argan!" Jawab arsen, yang sudah mulai frustasi.

"Kita ke rumah sakit aja pa, om, kita lihat kondisi kak naira dulu!" Ucap Vano, yang diangguki oleh keduanya.

Sedangkan di rumah sakit, naira juga belum sadarkan diri. mommy dan juga mertuanya pun sangat khawatir dengan keadaannya.

Varrel yang duduk di samping brankar naira, terus mengamati kakaknya. saat varrel hendak beranjak dari duduknya, dia melihat jemari naira yang bergerak secara perlahan. Sontak, varrel langsung memanggil mommy dan juga lani.

keduanya menghampiri brankar naira, dan benar yang dikatakan varrel, jemari naira bergerak. dan dengan perlahan, naira membuka matanya, yang membuat varrel, mommy dan juga mertuanya tersenyum.

"Sayang kamu udah sadar nak!" mommynya dan mengelus rambut naira.

"Mas argan. Mas argan mom!" Ucap naira

"Argan belum ditemukan nak!" Jawab sang mommy.

"Naira mau cari mas argan!" Ucap naira dan beranjak dari tidurnya.

"Sayang kamu tenang. Daddy dan papa kamu sudah mencari informasi tentang suami kamu!" Ucap mamanya yang berusaha menenangkan naira.

Naira menggeleng, dan terus berontak untuk mencari suaminya. Sedangkan mommy dan mamanya terus memegang tangan naira, mencegah naira agar tidak kabur.

"Jeng ini gimana?" Tanya lani

"Varrel, cepet kamu tekan tombol emergency di situ!" Ucap amel pada anaknya.

Varrel langsung menekan tombol emergency yang berada di samping brankar naira.

tak lama kemudian, datanglah seorang dokter untuk memeriksa kondisi naira.

"Dokter ini gimana? Anak saya terus berontak minta cari suaminya!"ucap amel pada sang dokter.

"Ibu yang tenang ya. Saya akan suntikan obat penenang pada nona naira!" Ucap sang dokter.

"Lepas. Saya mau cari mas argan!" ucap naira yang terus memberontak dan terus berusaha melepaskan cekalan tangannya.

Sang dokter mengeluarkan jarum suntik yang sudah diisi oleh cairan obat penenang, den menyuntikkan langsung pada lengan naira.

Setelah naira disuntik, dia tidak lagi memberontak. Dan sang dokter menyuruh naira untuk memberikan tubuhnya.

naira terdiam, dan terus mengamati langit-langit ruangannya, dan terus menangis dalam diam.

CKLEK

Suara pintu dibuka, dan nampak lah vano, leo, dan juga arsen.

"Gimana pa. Apakah Argan sudah ditemukan?" tanya lani pada suaminya.

"Belum!" Jawab arsen singkat.

Naira yang mendengar bahwa suaminya masih belum ditemukan, dia tambah menang histeris.

"Kondisi kak naira gimana ma?"tanya vano

"Sedang tidak baik baik saja. Dia terus berontak mau cari argan!" Jawab lani sambil melirik ke arah naira.

"Daddy, naira mau cari mas argan!" Ucap naira lirih.

Leo menghampiri putrinya, dan mencoba menenangkannya.

"Kamu yang sabar ya sayang. Kamu boleh cari suami kamu, asalkan kalau kamu sudah sehat!" saran leo dan naira pun mengangguk.

❤️❤️❤️

"Sayang, kamu makan ya.sudah tiga loh kamu nggak makan!" Rayu sang mommy.

"Naira nggak mau makan kalau mas argan belum ditemukan!" Jawab naira lirih.

"Sayang, kamu nggak sendirian. Kamu itu sedang bertiga, setidaknya kamu harus makan demi anak-anak kamu!" Rayu mama mertuanya.

"Tapi mas argan belum ditemukan ma!" Jawab naira.

"Katanya kamu mau cari argan. Jadi kamu harus makan biar cepet sehat. Terus habis itu kamu boleh cari suami!" Jawab mamanya.

Naira terdiam, mencerna ucapan mamanya. Ada benarnya juga yang dikatakan mamanya. Kalau dia belum kunjung sehat, dia pasti tidak boleh mencari argan.

"Iya ma. Naira mau makan!" Jawab naira.

Mama dan mommynya tersenyum, karena naira akhirnya mau makan juga.

Mommy naira menyuapi naira dengan telaten, hingga bubur yang tadinya penuh kini tinggal mangkok nya saja.

Disisi lain, arsen dan juga leo terus mencari informasi tentang korban atas jatuhnya pesawat wings air. Pencarian terus dilakukan, tapi dari banyaknya korban yang sudah ditemukan, dan dievakuasi, belum juga ada tanda-tanda argan disana.

"Gimana leo, ini sudah 3 hari. Tapi Argan belum ditemukan!" Ucap arsen pada leo.

"Kita hanya bisa sabar dan doa saja. Tim penyelamat dari angkatan laut dan udara pasti terus mencari keberadaan argan!" Jawab Leo menenangkan arsen.

Mereka berdua sedang berada di pantai, mereka terus bertanya-tanya kepada tim penyelamat tentang argan. Mereka berdua juga melihat-lihat korban yang sudah di evakuasi, tapi nihil. Tidak ada argan di sana.

"Bagaimana kalau argan tidak ditemukan leo?" Tanya arsen pasrah.

"Argan pasti bisa ditemukan arsen. Kamu tenang aja!" Jawab leo.

"Aku tahu kamu pasti capek. Kita pulang dulu aja ya!" Ajak leo, arsen pun mengangguk.

Arsen dan Leo menyudahi pencarian informasi tentang argan. Tapi mereka berdua akan tetap berusaha untuk menemukan keberadaan argan



Pasuruan,26 April 2022

My Husband Is Captain {Sudah Terbit}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang