Kasmaran

2K 69 0
                                        

Happy reading 😘

Naira sedang mengadon adonan kue bolu. Ia sangat lincah dalam hal membuat kue.

Saat naira duduk di bangku sma, ia selalu diajari membuat kue oleh grandma nya,Saat grandma nya masih tinggal di indonesia beberapa tahun sebelum ia kembali lagi ke belanda.

"Aku bantuin apa yang?" tanya argan yang tiba-tiba datang

"Ini, kamu masukin ke loyang. setelah itu kamu masukkan ke dalam oven!" titah naira.

Argan mengangguk faham.

setelah adonan kue dimasukkan ke dalam oven, naira membersihkan wadah wadah yang telah ia pakai.

Naira mencuci semua peralatan dapur yang kotor yang dibantu oleh argan.

Argan membela sudah wadah yang naira cuci, dan menata nya ke dalam rak piring.

sambil menunggu kue bolu matang, argan dan naira duduk di meja makan. Argan duduk berhadapan dengan naira, ia memandang wajah cantik istrinya itu.

"Jangan dilihatin terus dong mas!"ucap naira sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

"Emang kenapa?" tanya argan sambil memangku dagunya dengan tangannya.

"Malu!" jawab naira yang masih setia menutup wajahnya.

"sama suami sendiri kok masih malu sih!" ucap argan dan membuka tangan naira yang menutupi wajahnya.

Naira tersenyum dan tertunduk malu. Ia rasa pipinya telah memerah seperti kepiting rebus.

"Yang, wajah dan leher kamu kok merah? kamu malu ya?" tanya argan.

"Apaan sih mas!" jawab naira sambil meninggalkan argan.

naira sudah terlalu malu untuk menyembunyikan rona merah di wajahnya yang menjalar sampai ke lehernya.

Naira mengeluarkan kue bolu yang sudah matang dari dalam oven.

Argan yang mencium bau wangi kue bolu langsung menghampiri naira. naira menyodorkan kue bolu yang masih mengeluarkan asap ke hadapan argan.

"Mmmzzz wangi banget. baunya aja wangi, pasti rasanya enak banget!" ucap argan dengan mata berbinar.

"aku potong-potong dulu ya mas!" ucap naira. argan pun mengangguk.

Naira memotong-motong kue bolu dan menata nya di atas piring.

sedangkan argan, sedari tadi ia melihat naira yang menata kue bolu dari arah samping, terlihat seperti anak kecil yang menanti makanan dari ibunya.

"Nih mas kamu bawa. aku mau buat minum dulu!" ucap naira

"Ice coco pandan ya sayang!" pinta argan.

Nairanmembawa ice coco pandan nya ke ruang tamu, tapi ia tidak menemukan keberadaan argan di sana.

naira mencari argan di taman belakang, dan ternyata argan sedang duduk di pinggir kolam dengan kedua kakinya yang ia masukkan ke dalam air.

"ternyata di sini!" ucap naira ikut duduk di pinggir argan. Ia menaruh minumannya diantara mereka berdua.

"Suasana senja enak banget duduk di pinggir kolam Yang, menikmati bolu pandan buatan kamu, ice coco pandan buatan kamu, apalagi ditemani seorang bidadari cantik. rasanya tuh seperti ada di surga!" ucap argan yang menoleh ke arah naira. sambil memainkan kakinya di dalam air.

"Siapa bidadari nya?" tanya naira yang ikut memasukkan kakinya ke dalam air.

"Ya kamu yang. kamu itu bidadari yang tuhan kirim untuk aku. sebagai penyempurna hidupku dam sebagai pengisi hatiku yang kosong!" ucap argan sambil memegang tangan naira.

My Husband Is Captain {Sudah Terbit}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang