Putriku 2

2.5K 295 15
                                        

Enjoy Reading

***

BRAAKKKK!!!!

Fire terlempar mundur, luka di dadanya kembali robek hingga darah merembes membasahi seluruh bagian depan tubuhnya.

Setelah melepaskan api Phoenix baru kali ini Fire merasakan perbedaan levelnya. Jika dulu dia hanya perlu menjentikkan jari dan semua yang dia serang bisa menjadi abu. Maka, api biasa tidak memiliki kemampuan itu.

Fire ingin melakukan pertarungan cepat agar tidak membuang tenaga. Namun, siapa yang bisa mengatakan padanya bahwa meski Demon Lord memiliki tubuh besar seperti raksasa, tapi gerakannya sangat lincah dan cepat.

Fire yang sudah terluka ada akhirnya tidak mampu mengatasinya. Dia terus terlempar dan terkena pukulan hingga kakinya gemetar karena menahan rasa sakit.

Meski begitu, Fire tahu dia tidak bisa berhenti sekarang. Setidaknya sebentar lagi. Benar, sebentar lagi samapi ayah dan Nathan benar-benar berada di tempat yang aman.

Fire kembali berdiri dan mengeluarkan api di tangannya. Dia terbang tinggi dan menggunakan grafitasi untuk menambah damage pada serangannya. Sayangnya, Demon Lord bukan pemula dan serangan Fire berhasil dia hindari.

Satu pukulan, dua pukulan hingga puluhan pukulan api dilemparkan kepadanya dan semuanya bisa diatasi. Fire merasa kehabisan tenaga dan saat mengetahui celah itu, Demon Lord langsung menyerang dan mengenai titik vital Fire.

Jantung yang sudah terluka dan sekarang terkena hantaman keras tentu langsung membuat Fire muntah darah dan tumbang.  Tubuhnya terhempas seperti kain rusak dengan darah memandikan dirinya hingga wajahnya bahkan tidak terlihat.

Demon Lord menatap Fire dengan penuh penghinaan. "Orc rendah! Berani menculik putriku!!"

"SIAPAPUN YANG BERANI MENYENTUH PUTRIKU HARUS MATI!!!" Demon Lord mengangkat kayu berbentuk tombak dan mengangkatnya tinggi-tinggi. Siap menancapkan ke arah tubuh Fire yang sudah tidak bisa melawan karena kehabisan tenaga dan kekuatan.

"Sial ...." Fire tidak menyangka dia akan mati sekonyol ini. Ratusan tahun menjadi yang terkuat dan sekarang mati oleh makhluk jelek yang bahkan tidak dia ketahui kenapa menyerang ayahnya.

ZZZZRRRAAAKKKK!!!

Bilang Es meluncur dan langsung memotong tombak di tangan Demon Lord hingga menjadi dua.  Setelah itu, Fire merasa tubuhnya ditarik dan pada saat itulah dia baru menyadari bahwa Kyo yang berbentuk binatang membawanya menepi dan menghindari medan pertempuran.

"Fire!!!!" Yuri segera berlari menghampiri dan melakukan pertolongan pertama. Dia langsung menangis saat melihat keadaan Fire yang mengenaskan.

Setelah nunggu selama 3 hari dan Fire tak kunjung datang. Yuri yang merasa memiliki firasat buruk memaksa ke tiga pasangannya untuk menyusul ke jurang maut.

Untung mereka datang tepat waktu. Jika tidak mungkin yang didapati juri saat ini hanyalah mayat  Fire yang sudah hancur oleh raksasa di depannya.

"Jangan menangis, aku tidak apa-apa." Fire sudah mengira bahwa dia pasti akan mati. Namun, siapa sangka ternyata dewa binatang masih memberinya kesempatan dengan mengirimkan Yuri untuk menyelamatkan dirinya.

Sekarang Fire bahkan tidak bisa merasakan sakit di tubuhnya. Karena saat ini dia hanya merasa bersyukur karena tidak melenyapkan pasangan Yuri yang lain sesuai permintaan para panutua. Dia juga bersyukur karena saat dia terluka ada Yuri yang mengobatinya.

"Kamu diam dan jangan banyak bergerak." Yuri masih menangis namun tangannya juga bergerak dengan cekatan untuk mengobati.

"Aku tidak akan mati." Fire menenangkan.

yatb 5Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang