" Hisk..hisk GEMPA MAUNYA SEKOLAH DADDY,BESOK POKONYA GEMPA HARUS SEKOLAH!"
Amato Mara dan ke-tiga anaknya alias TTM berada di luar kamar Gempa.
Di ruang keluarga Amato menolak permintaan Gempa tadi,bukan tanpa alasan, Gempa masih sakit dia harus banyak-banyak istirahat di rumah,itulah alasan Amato menolak permintaan nya,dia mengira jika Gempa akan meminta kapal pesiar,vila,atau pesawat pribadi.
Biasalah holkey berbeda kawand 🗿👌
" Kamu masih sakit sayang,lusa saja ya sekolahnya" ucap lembut Mara
" GAK MAU GEMPA MAUNYA BESOK SEKOLAH BUNDA!"teriak Gempa layaknya ninja Naruto HUURRAAA!!
Amato dan Mara saling berpandangan mereka juga bingung dengan kondisi Gempa yang masih di bilang sakit, mereka baru saja membawanya ke mansion kan?
Taufan menghembuskan nafas kasar,dia akan membujuk orang tuanya kali ini,dia juga sebenarnya menolak permintaan Gempa.
" Dad biarkan Gempa sekolah besok" kata Taufan membuat Amato langsung menatap tajam pada Taufan
" DIAM!"
Taufan langsung kicep di buatnya" t-tapi Dad biarkan saja Gempa sekolah besok, Taufan akan menjaganya jika ada sesuatu pada Gempa Taufan akan langsung beritahu Dad, biarkan dia sekolah ya Dad"
" Benar kata bang Taufan Dad biarkan Gempa sekolah besok, Blaze yang bakalan memperhatikan Gempa deh"kata Blaze
Thorn mengangguk" biarkan saja Gempa sekolah Dad, jika mau belajar,suruh aja Gempa membawa buku menggambar jika mau istirahat tinggal istirahat di ruangan kita aja Dad, Thorn bakalan jaga Gempa"
Amato yang melihat menghembuskan nafas panjang dia melirik Mara yang mengangguk setuju dengan ke-tiga anak-anak nya.
" Izinkan Gempa besok,dia tidak perlu belajar dulu, yang terpenting dia bisa senang Amato" yakin Mara
Akhirnya Amato mengangguk setuju, dia menatap ke-tiga anaknya yang biang onar itu" janji pada Daddy,jika terjadi sesuatu pada Gempa kalian harus memberitahu Daddy mengerti,jangan tinggalkan dia sendiri"
Mereka ber-tiga mengangguk mengerti, Amato menatap pintu kamar Gempa.
" Gempa Daddy izinkan kamu sekolah besok"
Gempa yang berada di kamar,dan mendengar hal itu tersenyum senang" beneran nih?"
" Iya besok kamu sekolah,tapi ingat kamu jangan melakukan apapun,jika kamu mau istirahat di ruangan kakak mu,jadi Sekarang kamu keluar dari kamar sekarang!" Ucap Amato
Tak lama pintu kamar terbuka sedikit, Gempa mengintip mereka dari sela-sela,oh jangan lupakan wajahnya yang memerah sehabis menangis hidung yang masih menarik-narik ingus yang mau keluar itu, membuat mereka akhirnya luluh.
" Beneran kan?" Tanya Gempa yang masih terisak-isak
Amato mengangguk" iya besok kamu boleh sekolah"
Gempa tersenyum senang,dia langsung membuka lebar-lebar pintu itu dan menerjang Amato,dia langsung memeluk Amato.
" Terimakasih"
Amato tersenyum begitu juga dengan Mara dan ke-tiga anaknya para TTM,dan akhirnya mereka pun berpelukan layaknya Teletubbies.
Apa ada yang mau memeluk aku? (づ。◕‿‿◕。)づ
^^^^^
Sore harinya
Gempa yang mau keluar untuk membeli persediaan untuk sekolah besok,kini di tahan oleh Amato.
Seperti seorang pereman yang memojokkan mangsa nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
GEMPA
Short Story!! WARNING !! Ada sedikit adegan 17+✔️/18+✔️~ ( ͡° ͜ʖ ͡°)~ Boboiboy Gempa ,pemuda yang nakal tapi polos harus kehilangan nyawanya di tangan sang ayah Gempa tidak menyangka jika dia bertransmigrasi ke dalam novel yang pernah dia baca ketiak iseng-ise...
