08

5.6K 368 134
                                        

Gempa tersenyum lebar,Sakin senang nya dia menatap semua orang di sekitarnya dengan tatapan horor nya.

Oh tidak ketinggalan dia mendengar kata-kata dari siswa/i yang membicarakannya.

Hei dia anak bungsu dari tuan besar Amato kan?

Dia kembali sekolah? Serius

Mataku yang salah atau memang benar,dia sangat pendek dan imut sekali

Benar sekali lihat dia sangat cebol,terasa ingin menculiknya dan menikahi nya

Wajahnya cantik sekali ohh! Lihat pipinya chubby sekali, terasa ingin memakannya

Hei jaga mata kalian,lihat kakaknya menatap kita!

Para siswa/i langsung saja mundur dari pada mengerumuni mereka, karena TTM , mereka menatap tajam pada semua orang di sana.

Lebih parahnya Thorn menatap mereka dengan tatapan yang sulit di artikan,banyak yang tidak mau berurusan dengan Thorn karena mereka tau Thorn punya sisi lain yang harus di hindari,dan sesuatu keinginan yang sangat besar.

Kalian pasti tau lah ya.

Hingga Taufan langsung menarik tangan Gempa masuk ke dalam kelas mereka, hatinya merasa panas entah kenapa dia juga tidak tau,atau mungkin dia sedang cemburu?

Mereka ber-empat satu kelas, walaupun Gempa lebih muda dari mereka bertiga,otaknya pun pintar dan cerdas jadinya dia loncat kelas,itu pun permintaan Daddy mereka Amato, karena biar bisa ke-tiga bersaudara nya bisa menjaga Gempa.

Baru saja mereka duduk di bangku mereka, tiba-tiba suara membahana yang di hasilkan para wanita membuat ke-empat bersaudara itu langsung menatap pintu,tak lama datang seorang pemuda dengan wajah dinginnya masuk ke dalam kelas.

Hei ice datang lagi

Kayanya kurang tidur deh

Mungkin dia mau tidur di paha aku

Yeh! Nge-halu Mulu dari kemarin

Yah begitulah kira-kira sobat

Mata biru Aqua yang tampak tenang itu di tambah pemuda itu sedang menahan ngantuk membuat siapa pun yang pandang pasti terpesona.

Pesona dari mana Weh mau minum air Aqua dulu gak? :'D

Gempa yang menatap hanya diam,dia sempat mengira jika yang datang adalah antagonis wanita,tapi perkiraan nya salah,malah pemuda yang entah siapa namanya,dia saja bingung, mengingat-ingat tokoh di dalam novel yang dia sempat baca itu,dia tidak menemukan tokoh yang bernama ice.

" Ice itu siapa?" Gumam Gempa

Blaze yang mendengarnya langsung mendekat wajahnya pada telinga Gempa dan dia pun berbisik" ice anak baru di sini, sudah seminggu dia memang seperti itu, walaupun dia suka tidur,tapi otaknya sangat encer kaya air mengalir sampai ke tujuan"

Gempa mengangguk mengerti, walaupun begitu dia mana peduli, yang terpenting dia harus menghindari antagonis wanita itu nanti, entah kapan dia muncul Gempa pun tidak tau.

Sibuk melamun, pemuda itu atau ice sempat menatap Gempa,mata yang hampir tertutup itu sedikit terang, seperti ada arti tersembunyi di sana.

Hayo loh mata batin 👁️👄👁️

Dan mata ice pun tertutup,alias ice tidur,tak lama pula bel sekolah berbunyi menandakan bahwa kelas sudah di mulai walaupun belum ada gurunya.

Guru pun masuk dan mulai menerangkan pelajaran nya,para TTM alias Taufan Blaze Thorn sedang bercanda sesekali menulis angka yang menurutnya absur,ice pula dia malah tertidur di kelas tak lupa air liur yang menetes sampai ke lantai, Gempa? Ohh dia sedang rajin belajar,dia menulis atau lebih tepatnya berpura-pura menulis di buku (menggambar).

GEMPATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang