24

2.7K 184 24
                                        



Sore harinya Amato pulang ke mansion,sengaja dia pulang cepat karena ingin menemui my Gemgem trulala, bahkan dia juga meninggalkan semua berkas-berkas nya dan tentunya di kerjakan oleh sekretaris nya.

Matanya memicing, melihat seorang anak kecil yang sedang berdiri sambil ber-peluk tubuh, apalagi wajah mengenaskan yang di tekuk karena marah,sama sekali gak ada marah-marahnya malah terkesan imut.

Dengan hati yang berbunga-bunga Amato langsung berlari dengan dramatis nya.

" GEMPAAA~~SUGAR DADDY MU DATANG SAYANG~~( ͡° ͜ʖ ͡°)" teriak Amato sambil merentangkan kedua tangannya

Gempa hanya diam jutsru dia berlari masuk ke dalam sambil berteriak" ARGHHHH!!"

Mungkin karena sawan:D

Amato tentunya tidak mau diam,dia langsung masuk begitu saja ke dalam, matanya mulai mencari keberadaan si bontot yang tidak kelihatan, hingga dia menuju ke ruang keluarga,di sana,si bontot sedang bersembunyi di belakang sang istri tercinta,sambil mengangkat spatula yang sudah siap memukul wajah Amato.

" Mandi sana!" Kata Mara

" Ayolah sayang,aku baru pulang masa di suru mandi aja,kamu gak mau menyambut kepulangan aku dengan ciuman?" Kata Amato

Mara hanya memutar bola matanya malas,dia berjalan ke arah Amato dan langsung menciumnya,yah memang tugas seorang istri,dia juga tidak boleh membantah seorang suami.

Dan dua orang dewasa itu berciuman.

Gempa yang melihat itu hanya bengong,entah apa rasanya ciuman itu pikiran nya.

Selesai berciuman di depan sang bontot, Amato melirik Gempa yang masih saja bengong di belakang Mara,dia tersenyum kecil.

" Gempa mau Daddy cium juga? Enak loh~( ͡° ͜ʖ ͡°)" kata Amato

Gempa yang mendengarnya bergidik, Mara langsung memukul lengan Amato dengan spatula.

Pletak! Anggap aja bunyi tamparan spatula:v

" Aduh kenapa kamu pukul aku sayang?" Tanya Amato sambil mengusap lengannya yang baru saja di pukul

" Jangan ngajarin Gempa yang enggak-enggak, sekarang kamu mandi dulu sana!" Kata Mara

" Iya deh iya~"

Sebelum pergi Amato sempat menangkap Gempa yang hampir menghindari nya,dia dengan cepat mencium pipi chubby Gempa sambil mengigitnya.

" Aduhh!! Jangan di gigit! Hisk"

Dan dalam sekejap Gempa pun menangis.

Mara yang melihat itu langsung melayangkan spatula nya ke arah Amato,tapi dengan cepat Amato langsung menghindari serangan dadakan itu dan langsung pergi dari sana,sambil tertawa lebar.

Mara hanya menggeleng kepalanya pusing dengan kelakuan suaminya,tapi tak ayal dia juga gemas dengan Gempa yang menangis sambil menyentuh pipinya yang tumpah.

Tambah tumpah gak tuh!

" Sudah ya sayang nanti Bunda pukul jamur nya" ucap Mara

" I-iya hisk"

Hehehe jamur:)

.....

Sekarang Gempa sedang di kamar,sehabis menangis tadi dia langsung saja naik ke atas,males banget bertemu dengan Daddy nya itu.

" Ocho kamu masih di sini kan?" Tanya Gempa

[Iya Gempa aku di sini] Ochobot langsung muncul,dia mendekati Gempa yang saat ini sedang berbaring.

GEMPATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang