37

1.9K 131 26
                                        

Halilintar dan Taufan langsung membantu Gempa berdiri, mereka menjauhi Gempa dari gadis itu.

" Apa-apaan Lo barusan hah! Lo barusan dorong adek gue!?" Marah Blaze tangannya terangkat ke udara dan

PLAK!

Ringan sekali tanganmu blaze:)

Lieta kembali menangis, tangannya menyentuh pipinya yang baru saja di tampar oleh Blaze.

" Hisk ..sakit"

"Tamparan itu gak seberapa! Setiap kali adek gue deket-deket Lo, selalu aja dia kena masalah! Dasar pembawa sial!" Sinis Thorn tajam

Lieta memejamkan matanya,dia langsung mendongak menatap mereka semua dengan memasang wajah tersakiti" itu bukan salahku!....dia duluan yang cari masalah sama aku,aku gak salah hisk...gak salah!"

Mereka yang mendengarnya tertawa sinis,lucu juga badut ini, jelas-jelas gadis inilah yang duluan mencari masalah,malah menuduh orang lain pula.

Gempa yang mendengarnya tentunya tak terima,dia tersenyum sinis di dalam hati" aku gak punya salah sama kamu, kenapa kamu selalu ganggu aku?"

Lieta langsung memasang wajah marah,tangan menunjuk pada Gempa" tentu itu salah kamu! Kamu salah!"

" Apa salahku?" Tanya Gempa

" Salah mu! Kamu selalu mencari perhatian pada kesemua orang,kamu bahkan mengambil kekasihku! Kamu juga mengambil perhatian keluarga ku!"

( Kalo kalian masih bingung, yang di maksud Lieta kekasih itu (Taufan) ,nah kalo keluarga ya (keluarga Taufan,sugar Daddy Amato) gituh :V )

Mereka yang mendengarnya hanya bisa menggeleng kepala tak percaya dengan gadis itu,satu di pikiran mereka "gila"

Gempa yang mendengarnya matanya langsung berkaca-kaca" aku gak kenal sama kamu! Kenapa kamu menuduhku yang tidak-tidak?"

". Tentu saja itu--"

BRUG!

tak terduga Blaze langsung menendang perut Lieta, membuat Lieta jatuh berbaring di lantai dengan memuntahkan sedikit darah dari mulutnya.

" Dasar gadis gila! Lo nuduh adek gue yang gak-gak? Gila!" Maki Blaze

Sebelum Blaze melakukan hal gila lainnya,dia langsung di tahan oleh Solar.

" Sudahlah bro, semakin Lo ladenin nih orang semakin gila pula dia!" Kata Solar

Walaupun Blaze dan Solar sempat berantem tadi,kalo udah menyangkut soal Gempa, mereka bakalan bersatu.

Ice yang sudah jengah berujar" tinggalkan saja gadis itu,kita pergi saja, nampaknya gadis ini ingin menguasai ruangan ini sendirian!"

Mereka semua mengangguk setuju, mereka langsung saja pergi dari raungan itu meninggalkan gadis itu sendirian di sana.

Setelah mereka pergi,ruangan itu sunyi, hingga Lieta berteriak kesetanan di sana.

" SIALAN! SIALAN! SIALANNNN! KENAPA JADI GINI SIH!?" Teriak frustasi Lieta

"Lo gak bakalan hidup tenang Gempa! Lo harus mati!!"

.
.
.

Dan di sinilah Gempa.

Di kamar sambil rebahan, setelah pulang dari klinik mereka langsung menghantarkannya pulang,tapi Gempa bersyukur karena di antara mereka tidak ada yang menceritakan jika dia masuk ke kelinik tadi.

Tentunya Gempa senang bisa gawat jika mereka menceritakannya pada orangtuanya,bisa di kurung bertahun-tahun dia.

"Huh... Ochobot gak ada misi kah? Bosen juga di kamar terus" kata Gempa

GEMPATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang