Lama yeee gak up....
Maapkeunnnnn
Jangan lupa vomment biar upnya cepet, pengen disemangatin wkwk
Double up ko sanssss
***
Rumah keluarga Zayyan dipenuhi para tamu. Katanya saja acara kecil untuk penyambutan Kyla, nyatanya ini adalah acara yang cukup besar. Dan itu berhasil membuat Freya kesal.
Freya dan kedua sahabatnya baru saja tiba di tempat tujuan. Mereka berjalan bersama memasuki kediaman Zayyan, tak kala mata menangkap keberadaan anggota Liberios. Banyak juga teman dan rekan kerja keluarga Zayyan. Entah mengapa Freya merasa kedekatan antara Saguna dan Kyla seperti sudah direstui secara resmi.
"Ternyata rame juga." gumam Naila berjalan di tengah, memeluk lengan Freya di sebelah kiri dan Meisya di sebelah kanannya.
"Iya, aku kira cuma acara biasa." kata Meisya menatap dekorasi di sekelilingnya.
"Pasti si Kyla itu yang minta acaranya dibikin mewah." balas Freya kesal.
Wanginya cemburu sudah tercium pekat.
"Hai." sapa Jordan datang menghampiri mereka. Yang benar saja? Bahkan penampilan Jordan sangat rapi, memakai kemeja putih berdasi dengan jas berwarna hitam pekat. "Kalian udah gak betah di surga? Kok bidadari ada di bumi?" ucap Jordan memuji seraya membenarkan dasi yang melingkar di leher jenjangnya.
"Bisa aja, Kak. Terima kasih, Kak Jordan juga kelihatan ganteng." kata Meisya dan Naila mengangguk setuju.
Jordan mengibaskan poni sedikit panjangnya kebelakang dengan wajah sombong ala cowok tersebut. "Gak mau muji gue?" tanya Jordan kepada Freya.
"Lo ganteng." kata Freya jujur.
"Dari lahir." balas Jordan hingga Freya menyesal memujinya barusan.
"Kuenya enak banget. Kalian liat aja para tamu terutama teman se-gengnya Saguna, udah kaya orang kelaparan." kata Jordan menunjuk anggota Liberios. Lebih mengarah pada Kenzo sih sebenarnya.
"Liat dulu siapa yang bikin." giliran Freya yang sombong.
"Mana? Gak keliatan." Jordan celingak-celinguk padahal sudah jelas Freya ada di hadapannya.
"Maksud lo gue pendek? Badan lo aja yang kaya tiang listrik!" cerca Freya. Masih menjadi misteri mengapa kaum Adam selalu membuat lelucon tentang tinggi badan. Kadang Freya sendiri tidak tahu harus merespon apa.
'Gue gak sependek itu!' pick me.
'Stopppp!' pick me.
'Gak! Gue gak pendek ih.' pick me.
'Iya, emangnya gue pendek.' pick me.
Semua terasa cringe.
"Jordan!" panggil Ardana kepada sang putra.
Jordan terkekeh melihat wajah masam Freya. "Gue tinggal dulu. You all have fun!" kata Jordan berlalu.
Lama kelamaan ketiganya mulai berpencar. Meisya dan Naila yang sudah pasti menemui kekasih pujaan mereka. Suasana hati Freya sebenarnya sedang tidak terlalu baik. Faktor utama adalah sebab sidang Dayton akan dilaksanakan esok hari. Tetapi Irish memohon kepada Meisya dan Naila untuk membujuk Freya ikut, Irish tidak bisa membiarkan Freya tenggelam dalam sedih dan kesendirian.
"Frey, ini kue terenak yang pernah gue makan." kata Kenzo jujur.
"Pasti dong. Pembuatnya cewek-cewek cantik semua." kata Freya tertawa.
"Gak nyambung." balas Kenzo lagi. "Eh, by the way, mau gue buat video review gak? Followers gue banyak nih. Nanti pasti lo bakal banjir pesanan." kata Kenzo menunjukkan laman Instagram.
KAMU SEDANG MEMBACA
Saguna
Teen Fiction[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] Spin off cerita "Aksara" dapat dibaca terpisah <3 "Bisa diam gak?" "Jangan ganggu gue!" "Gue bukan pacar lo, Frey." Top 3 kalimat Saguna Zayyan, cowok super dingin mengalahkan tumpukan salju di Kutub Utara. "DASAR...
