Enjoy guys☺
Deru sepeda saling bersautan, karena cuaca mendung hingga para pengendara lebih menaik kan kecepatan mereka dalam mengemudi. Apa lagi pengendara sepeda motor mereka kebut kebutan untuk menghindari rintikan hujan yang sudah mengguyur bumi.
Seperti Fathan yang kini sudah sampai di kediaman nya, segera masuk karena udara dingin sudah menusuk tulang nya. Saat masuk Fathan melihat macan kesayangan nya sedang asyik menonton serial istri yang di sakiti.
"Assalamu'alaikum macan." Ucap Fathan pada mamah nya.
Ibu yang telah melahirkan anak kembar itu terlonjak kaget karena sedang serius melihat serial itu. Dengan cepat ibu yang sudah sering di panggil macan pun menjawab anak nya.
"Walaikumsalam, sayang sini." Jawab macan pada Fathan.
Fathan melangkah ke ruang TV untuk bergabung bersama macan.
"Macan Aku mau tanya boleh?" Tanya Fathan sedikit gugup. Karena dia tidak mau tebakan dia benar. Dan untuk memilih sungguh sangat sulit.
"Mau nanya apa, boleh dong sayang." Respon Macan. Untuk anak ny yang super dingin ini.
"Macan apa ingat temen aku yang namanya Ivona?" Lontaran pertanyaan yang belum pernah di dengar oleh mamah Fathan.
"Kamu lagi jatuh cinta yah?" Selidik mamah Fathan yang merasa aneh, tumben sekali anak es nya bisa menanyakan nama perempuan.
"Enggak macan, ini beneran macan gak inget nama itu." Tanya lagi Fathan untuk memastikan.
"Enggak sayang, kan emang anak macan belum ada ngenalin cewek kerumah son." Jelas macan pada Fathan.
Fathan sekarang benar benar frustasi. Karena dia harus memilih dia antara dua hal. Dan jalan satu satu nya Fathan harus menemukan Ivona untuk berdiskusi.
***
"Bi Ivo mau pergi keluar dulu yah." Pamit Ivona pada pembantu rumah nya.
"Iyah non hati hati." Jawab Mbok.
Ivona keluar rumah untuk membeli ketoprak yang ada di dekat post komplek, Ivona sering ke depan sana hanya untuk menikmati ketoprak milik pak Mamat.
Sesampainya di tempat Ivona memesan pesanan seperti biasa, dan Pak Mamat sudah hafal dengan itu.
"Neng ini silakan di nikmati." Ucap Pak Mamat.
"Makasih Pak. "
Karena Ivona merasa la para dan sangat tergiur dengan makanan di depan nya dia tidak melihat keliling, tak sadar bahwa ada pasang mata yang memperhatikan nya.
Fathan dia ingin sekali menghampiri gadis yang asik dengan hidangan yang ada di depan nya. Serasa dunia ini hanya berpusat pada makanan saja, sehingga yang lain benar-benar tak ia hiraukan.
Ekhm...
Suara Fathan membuat Ifona menoleh, tapi sekilas dia melanjutkan aktifitas nya lagi, entah apa yang dia fikirkan. Apa dia takut untuk sok kenal dengan Fathan?
Karena semua sahabat nya melupakan dia?
Pov Ifona
Suara yang familiar membuat nya menoleh, senyum tipis terbit di bibir cantik nya, akan tetapi seketika pudar karena mengingat sekarang dengan dulu sudah berbeda.
Jadi Ifona lebih memilih melanjutkan acara makan nya.
Mungkin aku harus cari waktu lain yang lebih tepat
***
Di kolam renang belakang rumah mewah, terdapat cowok yang sedang asik dengan petikam senar gitarnya. Fannan menyendiri untuk menghilangkan rasa bosan yang menyerang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Izora or Ivona
Teen FictionCacian makian terngiang di Gendang telinga ku , tapi itu tertuju untuk siapa ? " kenapa mereka mengarah ke gue ?" tanya ku dalam hati semua orang masih menatap ku tajam " siapa Ivona ?" pikir ku bertanya tanya mata ku masih mengerjap polos yang a...
