Hari pertama dirumah sakit, Chaeyoung menjalankan tugasnya dengan baik bahkan dia menjadi Dokter yang cukup ramah membuatkan pasien betah dengan bantuan yang diberikan olehnya.
"Kondisi Pak Cho sudah membaik loh. Besok pagi Pak Cho sudah bisa pulang" ujar Chaeyoung.
Pasien yang dipanggil Pak Cho itu tersenyum "Dokter Park" panggilnya.
"Iya Pak?" Sahut Chaeyoung.
"Saya punya anak laki laki loh. Apa Dokter mau saya perkenalkan Dokter kepada anak laki laki saya itu?"
Chaeyoung terkekeh kecil "Terima kasih tapi saya tidak bisa Pak"
"Kenapa? Apa kamu sudah punya pacar?"
Chaeyoung hanya mengangguk singkat. Kalau dia jujur dia sudah menikah dan Limario itu suaminya, bisa bisanya Pak Cho jantungan terus harus lanjut dirawat.
"Pastikan Pak Cho rutin meminum obat ya terus istirahat. Saya pamit" ujar Chaeyoung berjalan pergi dari sana diikuti oleh suster Yeri yang sedari tadi membantunya itu.
"Hari pertama saja sudah ramai yang naksir sama Dokter" ujar Yeri.
Chaeyoung terkekeh kecil "Ada ada saja si kamu"
"Ngomong ngomong, Dokter benaran sudah punya pacar?" Tanya Yeri kepo.
Chaeyoung mengangguk singkat "Aku sudah menikah"
"Mwo!? Dokter masih muda bukan?"
"Perjodohan keluarga si. Tapi kamu jangan ngomong sama siapa siapa soal ini ya"
"Baiklah Dokter. Dokter bisa percaya sama aku"
Chaeyoung tersenyum "Sekarang sudah jam makan siang. Kita makan siang duluan yuk"
"Ayo kita kekantin" sahut Yeri membawa Chaeyoung menuju kekantin.
Bukannya menikmati makan siangnya, Chaeyoung malah fokus melihat Limario yang lagi menikmati makan siangnya bersama Jennie.
"Yer, apa Dokter Manoban sama Dokter Kim cukup dekat?" Tanya Chaeyoung kepo.
Yeri mengangguk singkat "Itu sudah menjadi rahsia umum dirumah sakit ini si. Mereka dulu pacaran bahkan mereka berniat untuk menikah tapi sayangnya hubungan mereka terpaksa berakhir gara gara orang tua Dokter Kim sudah menjodohkan Dokter Kim sama orang lain. Tapi sepertinya Dokter Kim sama Dokter Manoban masih saling mencintai si" jelasnya.
"Jadi gara gara ini Limario juga menerima perjodohan ini" batin Chaeyoung.
"Apa kamu fikir mereka cocok bersama?" tanya Chaeyoung.
Yeri terkekeh kecil "Mereka cocok si tapi kalau dilihat sepertinya Dokter Manoban lebih cocok sama Dokter Park"
"Mwo? Sama aku?" Tanya Chaeyoung.
"Iya. Tapi sayangnya Dokter sudah menikah"
Chaeyoung hanya tersenyum tipis. Dia sudah membayangkan reaksi Yeri jika yeoja itu tahu kalau suami Chaeyoung itu adalah Limario.
"Tapi Yer, kenapa Dokter Manoban kelihatan cuek terus dingin gitu?" Tanya Chaeyoung lagi.
"Dokter Manoban memang seperti itu. Dia dingin dan cuek sama sekitar tapi kalau sama Dokter Kim, sikapnya berubah banget deh. Dia menjadi sosok hangat terus perhatian banget sama Dokter Kim"
"Dasar! Sama mantan saja malah hangat. Sama gue malah seperti kulkas" batin Chaeyoung menggerutu sebal.
*
Waktu kerja Chaeyoung sudah berakhir dan kini dia sudah berada didalam perjalanan untuk menuju kemobilnya.
"Permisi" langkahnya terhenti ketika seorang cowok memanggilnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Surrender ✅
FanfictionPernikahan yang terjadi secara tiba tiba membuatkan Limario membenci Chaeyoung namun akhirnya dia menyerah ketika cinta mula menghampiri namun dia 'terlambat' Chaelim📌 Fanfiction 📌 Fiksi📌
