Kini chika telah selesai melakukan ritual mandinya. Ia berjalan keluar menggunakan handuk yang melilit tubuhnya.
Chika menatap ke arah suaminya yang masih berbaring di kasur sembari memejamkan matanya.
Dengan langkah pelan, chika berjalan menghampiri aran. Ia mendudukan dirirnya di samping aran. Tangan lentiknya mengelus kepala aran dengan lembut.
"Mas, bangun yuk. Mandi dulu baru lanjut tidur lagi"ucap chika.
Aran masih belum bangun dari tidurnya, tangan chika berpindah mengelus ke rahang tegas milik suaminya.
"Mas... bangun dulu bentar, bersih bersi dulu baru tidur lagi"ucap chika lembut.
Aran sedikit mengeliat, ia perahan membuka matanya. Aran terpaku, ia menatap chika yang tengah tersenyum sembari mengelus pipinya.
Sangat cantik. Batin aran.
Matanya teralih mentap ke arah dua gundukan kenyal yang terhimpit oleh lilitan handuk. Aran menelan ludahnya kasar, otaknya mulai berkeliaran memikirkan hal hal kotor.
"Sayang~~"
Ucapan chika terhenti karena tiba tiba aran langsung menariknya membuat tubuh chika terjatuh di atas tubuh aran.
Mata chika membulat sempurna saat aran melumat bibirnya sedikit ganas. Chika mengelus rambut aran membalas ciuman dari suaminya itu.
"Eeemmmhhh"desah chika saat tangan nakal aran meremas payudaranya.
Aran yang merasa kesal karena mainan barunya terhalang lilitan handuk, ia menarik kasar handuk yang melilit tubuh chika.
Dan sekejap handuk itu sudah berada di lantai, aran membalikan posisi tubuhnya menjadi di atas. Tautan bibir mereka terlepas, aran mengalihkan ciumanya ke leher jenjang istrinya.
Chika mendongakkan kepalanya untuk memberikan suaminya akses mencumbui area lehernya.
"Aaahh sssttt maassshh"desah chika saat aran memilin putingnya.
Tubuh chika mengeliat geliat seperti cacing kepanasan. Ia terus mendesah dan meremas rambut aran untuk menyalurkan rasa geli dan nikmat yang ia rasakan.
Ciuman aran turun menuju kedua gundukan kenyal yang mungkin sekarang akan menjadi mainan baru kesayanganya.
Aran menghisap kuat payudara chika membuat chika mendesah sedikit kuat. Chika mendongakkan kepalanya, tanganya menekan kepala aran untuk menghisapnya lebih dalam lagi.
"Aahhh eemmhhh masshhh ahhh"desah chika tak karuan.
Aran memdongakkan kepalanya tanpa melepas hisapanya dari puting istrinya. Aran menatap wajah kenikmatan dari istrinya, hal itu membuat nafsu aran semakin melonjak.
Setelah puas dengan payudara chika, aran memposisiskan dirinya di tengah tengah antara kedua kaki chika.
Aran membuka bajunya, melepar kesembarang aran, tak lupa juga melepaskan celananya dan CD nya.
Chika yang melihat itu mengigit bibir bawahnya, tubuh kekar dan berotot milik aran sangat seksi di mata chika.
Chika mengelus dada bidang milik suminya hingga menuju perut sixpack milik suaminya.
Aran mencium kening chika, membuat mata chika terpejam.
"Sayang, boleh kan?"
Suara berat aran mampu membuat chika merinding, chika mengigit bibir bawahnya menahan desahannya karena tangan nakal suminya sudah mengelus elus area sensitifnya.
"Sayang kenapa diem hm?"tanya aran pelan dengan suara beratnya.
Chika hanya menganggukan kepalanya pelan, ia tak mampu mengeluarkan suaranya.
Aran yang mendapatkan izin dari istrinya tersenyum senang. Ia langsung mendaratkan bibirnya ke bibir chika.
"Eeemmmhhh"desah chika di selah ciumanya.
Aran mengesekkan penisnya kelubang vagina chika. Setelahnya, ia menekan memaksa masuk kelubang surgawi milik istrinya.
"Aaahkkk mass sakitt"isak chika mencakar punggung kekar suaminya.
"Sssttt tahan ya sayang"ucap aran mengecup bibir istrinya singkat.
Tangan kanan aran meremas payudara chika untuk mengalihkan rasa sakit yang istrinya rasakan itu.
Aran mengerakan pinggulnya secara pelahan, cakaran chika di punggungnya mulai terlepas. Ia tersenyum mendengar desahan merdu keluar dari mulut istrinya.
Aran telalu senang mendengar desahan merdu milik istrinya membuat mereka melakukannya beberapa ronde.
Udah ya...
Banyak kali ku tengok dosa ku udahan🙂🙏🏻
KAMU SEDANG MEMBACA
Bos Galak Itu Bocil Ku!
Fiksi Remaja"Di depan orang lain dia galak. Tapi saat bersama ku, dia akan menjadi bocil yang manja. Itu lah suamiku" ~~~~~~~~~~~~~~ "KERJA BISA YANG BECUS GA SIH!"bentak Aran. Semua terdiam, mereka menunduk enggan menatap wajah marah bos nya. "NGEDIT SELOGAN A...
