Noted; vote yaw, makasih.
•••
”Kamu anaknya Dimas Supardi kan?”
Putia menganggukkan kepala, ”iya om.”
Tuh kan! Putia tidak salah tebak. Pria yang merupakan Papi dari Jenggala itu pemilik ’Bumi Guntur Realty’. Tempat dimana Papa nya bekerja. Tapi kenapa ya alih-alih jujur, Jenggala bicara jika itu hanya kebetulan semata.
Keluarga besar itu menyambut hangat kedatangan tamu spesial, siapa lagi jika bukan Putia Asmiranda yang beberapa hari baru menjadi pacar dari sang anak, Jenggala. Putia melirik Jenggala yang duduk di sampingnya, rupanya pria itu benar-benar tidak meninggalkan Putia barang selangkah saja.
Putia tersenyum saat ia menerima minumnya, entah ada berapa ART di rumah ini. Rasanya Putia ingin menghitungnya, ”silahkan!”
”Makasih,” cicit Putia ketika di hadapannya terhidang makanan enak.
Kalingga duduk di samping Jenggala berbisik pelan, ”lucu banget cewek lo, bang.”
Dan bocah SMP itu mendapat tatapan tajam dari kakaknya dan mulai sibuk dengan makannya. Makan malam bersama keluarga Jenggala tidak pernah ia pikirkan sama sekali, apalagi sekarang Putia jadi pusat perhatian ketiga adik Jenggala dan tentu saja dua orang tuanya.
Makan malam yang begitu hangat, apalagi Kalingga jadi manusia paling berisik disana. Di hadapan Putia, ada Guntur, Pasha, dan Tyas, adik perempuan Jenggala satu-satunya. ”kakak satu fakultas sama Abang?”
Tyas menguyah makanannya, ia senang karena merasa memiliki teman. Maklum, punya saudara semuanya berbatang membuatnya tidak bisa bertukar pikiran atau membicarakan hobi paling menyenangkan sesama anak gadis. ”nggak, aku di Adbis.”
”Oalah, administrasi bisnis ya? Kalo aku mau masuk HI kayaknya.” Tyas terkekeh dan Putia ikut tertawa kecil.
”Oh ya? Mau kuliah dimana?”
Tyas melirik Guntur sebentar, ”di suruh di luar sih.”
”Luar kota?” tanya Putia lagi dan Tyas menggeleng.
”Luar negeri,” jawabnya membuat Putia terdiam. Ia sepertinya lupa sedang berhadapan dengan siapa. Jenggala tersenyum senang karena untuk pertama kali ia membawa seorang gadis ke rumah dan Tyas menyambutnya hangat, ia pikir Tyas akan cemburu karena kakak pertamanya membawa pacar.
”Kakak tinggal dimana?” kini giliran Kalingga yang berbicara, bocah SMP itu ikut penasaran. Setelah melihat Putia ia seperti tidak asing dengan wajahnya dan mencoba mengingat, ia pernah menemukan foto gadis pacar kakaknya itu di tumpukan barang-barang saat Jenggala pindahan ke kamar atas.
”Antasari,”
”Udah lama ya pacaran sama bang Kael? Tapi kok baru kesini, gue pernah loh nemu foto kakak di kamar Abang dulu, tapi masih pake baju SMA. Kalian pacaran sari SMA ya?”
Jenggala mengusap wajah Kalingga agar adiknya itu berhenti bicara dan melempar rentetan banyak pertanyaan untuk Putia yang kini terdiam, memelankan kunyahannya, ”kepo banget lo bocah!
Pasha melihat Putia sembari tersenyum kecil.
”Maafin Kalingga ya, dia emang cerewet.”
”Gapapa kok tante,” jawab Putia.
Kalingga berseru tidak terima, ”cerewet darimana, cool begini. Kata cewek-cewek di sekolah juga aku dapet gelar cool badboy tau, Mi.”
Tyas mendelikkan mata, ”sok ganteng banget lo!”
”Emang ganteng, liat bibitnya noh!”
Guntur melirik Kalingga membuat anak ketiganya itu terdiam, ”canda, pi.”
KAMU SEDANG MEMBACA
Hai, Jengga!
Short Story[KKN SERIES PRIME] Nama gadis itu, Putia Asmiranda. Dari SMA, Jengga suka pada Putia. Sampai masuk Universitas, Jengga masih suka padanya. Dan, sampai pada masa KKN, Jengga tak ingin hilang kesempatan. Satu kelompok dengan Putia bukan kebetulan, mel...
