Masalah besar menimpa Helena, ia yang sangat membenci bodyguard Ayahnya bernama Jason malah tak sengaja tidur dengan duda empat puluh empat tahun itu. Tak hanya itu, sebulan kemudian Helena dinyatakan hamil anak Jason padahal Jason sebentar lagi aka...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
***
Beberapa testpack tampak berjejer menunjukkan hasil positif yang membuat Helena dirundung rasa cemas dan panik bukan kepalang.
Demi Tuhan ia baru saja lulus kuliah dan akan membangun karirnya sebagai seorang fashion designer terkenal dan mewujudkan seluruh impian serta cita-citanya.
Namun sekarang, dengan kondisinya saat ini, bisakah ia mewujudkan semua itu setelah apa yang ia alami kini?
Mungkin bagi semua orang hidup Helena sudah sangat sempurna karena ia adalah anak seorang konglomerat ternama dan tak perlu susah-susah bekerja untuk mencari uang sendiri.
Ingat bahwa Helena adalah seorang tuan puteri kesayangan keluarga Adiyaksa, jadi harusnya ia bisa hidup mewah tanpa harus bersusah payah mencari uang sendiri.
Namun itu semua bukan gaya Helena, Helena tentu sama halnya dengan manusia lain yang mempunyai mimpi dan cita-cita. Namun sepertinya semua itu harus ia kubur dalam-dalam karena peristiwa ini.
"Melenyapkannya atau nikah sama pria itu? Aku nikah sama bodyguard papa? Orang yang sangat aku benci sejak dulu, Jason..."
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Helena tak sengaja melihat bodyguard ayahnya itu sedang bersantai sambil membaca koran dan menikmati secangkir kopi di sore hari.
Jason saat ini memang sedang ditugaskan untuk menjaga Helena sedangkan Tuan Adi sedang berada diluar negeri karena keperluan bisnis. Entah apa tujuan ayahnya menyuruh Jason menjaga Helena, Helena sudah menolaknya dengan keras namun sang ayah tetap memaksanya.
Mungkin karena dia sudah sepercaya itu pada Jason, bahkan ketiga kakak laki-lakinya pun sangat menyukai Jason.
"Hiks, aku harus apa sekarang sialan! Aku harus apa?" Helena menangis tergugu menangisi nasib malangnya. Ia membuang seluruh testpack tersebut ke tempat sampah sebelum ia masuk ke dalam kamar mandi dan menutup pintunya dengan sangat keras sampai Jason yang berada di lantai bawah langsung tersentak.
"Nona!" Dengan cekatan Jason pun segera bergegas menuju kamar sang nona untuk memastikan keadaannya.
"Mas! Mas Jason ada apa?" Tanya Marina, salah satu asisten rumah tangga di rumah tersebut sekaligus janda yang tiga bulan lagi akan Jason nikahi.