Suasana rumah tersebut tampak sunyi hanya terdengar suara dari arah televisi yang sedari tadi menyala. Yuki menatap bosan tv di depannya sedangkan elang anaknya sedang fokus pada psp dan sepertinya tidak mau diganggu. Yuki mengamati elang sebentar yang duduk disampingnya lalu menghela napas. Yuki mengambil remote dan mengganti chanel di layar tvnya dengan malas. Dan ia berhenti disalah satu channel yang menampilkan acara talkshow. Setelah beberapa menit berlangsung. Elang menyenderkan kepalanya ke lengan yuki dengan wajah yang merenggut.
"kenapa?" tanyayuki yang menyadari perubahan raut wajah anaknya.
Sebelum menjawabelang menengadah menatap wajah ibunya masih dengan bibir manyunnya. "ayah kapan pulang bunda?"
"kangen ya sama ayah?" tanya yuki sambil membawa elang kedekapannya. Ia menyenderkan kepala elang ke dadanya lantas mengelus kepala anaknya dengan saya sambil sesekali mencium puncak kepala elang. Elang tampak nyaman dengan dekapan bundanya. Ia mengangguk untuk mengiyakan pertanyaan dari bundanya.
Memang benar stefan sedang tak berada dirumah sekarang. Lebih tepatnya dari 3 hari yang lalustefan tidak ada dirumah. Stefan pergi ke keluar kota untuk menghadiri meetingbersama partner kerjanya. Yuki dan elang tidak ikut karena elang harusbersekolah dan juga beberapa alasan lain yang membuat mereka –yuki&elang-membiarkan stefan pergi sendiri. Padahal stefan ingin sekali yuki dan elangikut agar sekalian bisa liburan bersama.
"lusa ayah pulang" jawab singkat yuki. Hening sesaat seolah-olah yuki dan elang salingmerasakan kesepian yang kini mereka alami. Tiba-tiba terdengar suara getaranyag berasal dari handphone yuki yang ia letakan diatas meja yang berada didepannya. Yuki meraih handphonenya. Setelah membuka kata sandi handphonenyaia mengecek pemberitahuan yang ternyata isinya sebuah pesan BBM dari stefan.
Stefan William
PING!
StefanWilliam has sent you an image
IMG-20141209.jpg
Hanya ituisi pesan bbm yang yuki terima dari stefan. Yuki membuak foto yang baru sajasuaminya kirimkan untuknya. Isi foto itu menampakan stefan yang sedangmengangat kedua tangannya samnil tersenyum dengan background pasir putih dantebing yang berada dibelakangnya. Yuki jadi memikirkan betapa indahnya tempattersebut. Andai saja ia ikut dengan stefan mungkin sekarang ia sudah menikmatiindahnya tempat itu. Dengan cepat yuki membalas pesan dari stefan.
Yuki A. Kato
Aihhhhh!!!!PAMER! :]x
Seneng-senengya disana? Aku disini sama elang kesepian. L
Balas yuki. Iatampak kesusahan membalas pesan stefan karena elang yang menempel padanya. Dan takberapa lama stefan kembali membalasnya.
Stefan William
Siapa suruhdiajak ngak mau :p
Yuki A. Kato
L :'(
Pulang bawaoleh-oleh yang banyak buat aku sama elang.
Stefan William
Siap Bunda!!*sambil hormat
Lagi apasayang?
Yuki A. Kato
Lagi nontonTV sama Elang. Anakmu lagi cemberut.
Stefan William
Kenapa?
Yuki A. Kato
Kangen samaayahnya. :*
Setelah itutidak ada lagi balasan dari stefan. Tapi Stefan langsung menelpon dengan cepatyuki langsung menerima telpon dari stefan bukannya ia yang berbicara denganstefan. Yuki malah memberikan handphonenya pada elang yang sedari tadimemperhatikannya.
"nih ayah,katanya kangen ayah" ucap yuki sambil memberikan handphonenya pada elang. Dengangesit elang langsung merubah posisinya menjadi duduk tegap. Sambil mendekatkanhandphone ibunya pada telinga kirinya.
"Halo ayah!"seru elang dengan semangat. Disebrang sana stefan terkekeh mendengar nadabicaraelang yang sangat excited.
"Hai! kakak Kangenya sama ayah?" tanya stefan langsung.
"ayah kapanpulang?" tanpa menjawab pertanyaan ayahnya elang langsung bertanya balik.
" lusa ayah pulang. Kakak mau oleh-oleh apa?"
"apa aja tapi yang banyak" seru elang dengan polosnya membuat yuki mencubit pipi elangdengan gemas.
"oke siap. Ntarayah pulang bawa oleh-oleh buat jagoan ayah ini"
"sekarang kakak tidur ini udah malem" lanjut stefan. Memang jarum jam di rumah sudahmenunjuk ke arah angka 9.
"oke, tapi ayah cepetan pulang." Jawab elang cepat.
"iyaa ntar ayah pulang. Sana tidur, handphonenya kasih bunda ya. Ayah mau ngomong samabunda" tanpa menjawab elang langsung memberikan handphonenya kepada yuki.
"halo?"sambut yuki pelan.
"anaknya aja kangen sama ayahnya, masa istrinya ngak kangen sih sama suaminya"ucap stefan. Yukiterkekeh.
"ngak ah,lagian kamu nyebelin, manas-manasin pake kirim-kirim foto segala lagi."
"yah kok gitu!"
"abisnya nyebelin sih, Cepetan pulang yah, kita udah kangen banget!!!! Ini udah pake banget loh!" jawab yukimasih dengan senyuman yang tak pernah lepas dari bibirnya.
"pasti, ayah juga udah kangen banget sama kalian. Udahmalem ni, udah dulu ya bunda, besok ayah masih ada meeting, good night bunda. Ilove you" ujar stefan dengan lembut.
"i love youtoo" jawab yuki yang setelah itu sambungan telepon pun terputus. Yuki menolehke arah elang yg masih memperhatikannya. Ia tersenym pada elang dan membelaipipi anak semata wayangnya itu.
"Tidur yuk!"ajakyuki elang mengangguk. Yuki dan elang beranjak meninggalkan ruangan itu menujukamar setelah yuki mematikan televisi. Yuki menggandeng elang. "bunda aku tidursama bunda ya!" ujar elang dengan wajah imutnya. Yuki hanya mengangguk dantersenyum untuk mengiyakan permintaan anaknya ini. Meskipun stefan tidak adatapi dia masih memiliki elang. Jadi rasa kesepian itu tidak terlalu terasa. Berbeda saat stefan dan yuki belummemiliki elang. Jika stefan meninggalkan yuki untuk urusan pekerjaan. Yuki harusrela tinggal di rumah sendirian, meski tidak benar-benar sendirian karenadirumah tersebut terdapat satu orang asisten rumah tangga, sopir, dan satpam. Tapitetap saja yuki merasa kesepian jika stefan tidak ada. Tapi kini ada elang yangselalu membuat hati yuki tenang dan bahagia. Elang yang bisa menjadi mengisikesepian hati yuki dikala stefan tidak ada. I love you elang.

KAMU SEDANG MEMBACA
This Is Just About Us (Slow Update)
FanfictionCerita Ini hanya KARANGANdan bersifat fiktif, dengan menggunakan cast Yuki dan stefan sebagai visualnya. [Cerita di private]