بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم
.
.
.
.
.
.
.
Assalamualaikum para pembaca, budayakan follow dan vote serta komen ya.
Karna follow, vote Dan komen adalah bentuk dukungan kalian terhadap aku si penulis baru.
Tetap maksa follow dan vote guys, biar semangat ni publish nya.
Boleh nggak follow ig @wattpadaqilahaeni, disana nanti akan di usahakan banyak video dan Au dari cerita Gus fathan dan Nadien
satu lagi tiktok aku @ibunaqilah
Sudah 7 hari, sejak meninggal nya seluruh keluarga nadien. Kali ini, gadis bergamis hitam itu terlihat mendekati dua nisan yang tertera nama Bunda dan ayahnya.
"Nadien nggak pernah benci bunda sama ayah walau kasih sayang kalian kurang, Nadien belajar ikhlas Bunda,belajar ikhlasin ayah dan bunda pergi. Semoga kita bisa sama-sama di surga ya nanti, Nadien pamit ya bunda, ayah," ucap nya mengusap ketiga nisan itu.
Ada luka yang amat sangat dalam, belajar mengikhlaskan kepergian itu susah, apalagi ini kepergian selamanya dan hanya akan bertemu di akhirat nanti.
Seorang pria berjubah hitam itu mendekati nadien, berjongkok di samping gadis cantik itu. Mengusap pelan bahu yang bergetar Karena menangis.
"Jangan sedih terus ya, Ada saya sayang, kamu tanggung jawab saya," Nadien kini beralih memeluk pria itu,
"Nadine takut Gus, takut klau Gus Fathan akan meninggalkan Nadien juga," ucap nya menaruh dagu itu di ceruk lehersuami nya.
"Tidak akan,klau pun iya, pasti saya sudah meminta Allah untuk ada yg menjaga kamu, kematian itu wajar na, kita hamba Allah di lahir kan ke dunia untuk mencari keberkahan dan kenikmatan dalam mencari surganya Allah nanti," kini mengusap kepala yang berbalut hijab cream itu.
Setelah dari pemakaman, Nadien dan Gus Fathan memilih untuk kembali ke pesantren.
Nadien sudah izin seminggu, pasti banyak pelajaran yang tertunda. Gus Fathan memperhatikan Nadien yang menatap lurus ke arah jalan, wajah gadis itu terlihat tirus.
Gus Fathan jadi terfikir kan soal penyakit Nadien yang di sembunyikan istri nya sendiri, ingin bertanya kenapa tidak jujur saja kepada nya.
Namun, Gus Fathan mengurungkan niat itu. Dia akan menunggu gadis cantik nya itu berbicara langsung ke diri nya.
Mereka sudah sampai di pesantren, Gus Fathan memperhatikan Nadien yang sedari tadi diam, ia menggenggam tangan mungil itu membuat sang empu langsung menatap nya.
"Kenapa sayang?" Tanya Gus Fathan.
"Nadine lupa bawa cadar Gus," jawab nya, Gus Fathan baru ingat . Pernikahan mereka masih rahasia, pria itu melihat ke arah belakang dan mendapatkan sorban nya yang terletak di kursi belakang.
KAMU SEDANG MEMBACA
CINTA TULUS GUS GALAK (END)
Fiksi Remaja⚠️Mohon untuk follow terlebih dahulu sebelum membaca Nadien seorang santri, ia adalah gadis yang sangat periang. Tiba-tiba ketika libur semester dia harus menikah dengan seseorang karna nazar ayah dan bunda nya nadien yg masih bersekolah tentu menol...
