02 | CASSANDRA

7K 298 1
                                        

Sebelum baca, alangkah baiknya vote dan tinggalkan jejak di setiap paragraf ya teman teman.

— happy reading —

Cassandra, gadis yang kerap dipanggil aca tersebut terus melangkah kan kakinya tak tau arah.

Maniknya bergerak ke kiri dan kanan seolah mencari sesuatu.

Langkahnya terhenti ketika ia menemukan, apa yang sedari tadi dicarinya.

"JAVIER!" Teriak aca berlari kegirangan menghampiri javier yang tengah bersama lingga.

Javier tanpa menolehpun sudah tahu bahwa gadis yang memanggil nya tersebut adalah aca, membuatnya mendadak menjadi tak bersemangat.

"Gue duluan ngga, nanti lo nyusul aja." Ujar javier pada lingga sebelum akhirnya melangkah pergi tak menggubris panggilan aca.

"Javier tunggu dulu! Gue mau ngasih sesuatu nih." Aca berjalan cepat berusaha menyamakann langkahnya dengan javier.

"Gue gak terima apapun yang lo beri, sampah." Ujar javier pelan namun menyakitkan.

Aca tersenyum tipis, semakin membuat javier kesal bukan main dan mempercepat langkahnya berusaha kabur dari gadis tersebut.

"Sayang kali ya, sampah kaya gue, malah suka sama cowok hama sekolah kaya lo." Ucap aca tiba-tiba.

Langkah javier terhenti, javier cukup tertegun mendengar ucapan aca.

Javier akui, aca tak selemah itu. Aca bukan seperti gadis pada umumnya yang akan menangis atau sakit hati dengan setiap ucapan menyakitkan.

Aca adalah tipikal orang yang akan melawan. Walaupun wajahnya terlihat polos seperti gadis lugu, ucapan aca cukup pedas.

Itulah sebabnya, banyak siswi yang emosi dan kesal padanya.

"Gue hama sekolah?" Tanya javier sembari membalikkan badannya menghadap aca.

"Iya. Lo hama. Kerja nya cuman bisa bolak balik BK. Gue mah masih mending sampah, daripada hama." Jawab aca membuat javier berdecih.

"Apa yang istimewa dari sampah hm?"

"Jangan lupa ya pak hama. Sampah masih bisa di daur ulang, bahkan kalau di daur ulang, bentuknya pasti bakal jauh lebih bagus daripada sebelumnya. Beda sama hama, hama itu pengganggu dan perusak, di daur ulang juga gak bisa. Karna manusia terlalu benci, benci sama hama sampai enggan buat menyentuh nya." Ujar aca semakin membuat javier jatuh.

Javier terkekeh sinis, baiklah, ucapan aca menyakitkan.

"Gak kebalik? Bukannya pengganggu itu lo?" Tanya javier mengangkat sebelah alisnya, membuat ekspresi semenyebalkan mungkin.

"Walaupun gue pengganggu, gue tetap lebih baik daripada lo. Hama yang mengganggu semua guru!" Ujar aca di akhiri teriakan menyebalkan dan berlari meninggalkan javier yang sudah kepalang emosi.

"CASSANDRA ANJING!" Teriak javier membuat pasang mata menatapnya dan menatap aca yang masih berlari menjauh.

———

Setelah menjauh dari javier, dan tak lagi terlihat oleh javier, aca mengeluarkan sebuah kotak kecil dari saku rok nya.

Padahal niatnya ingin memberikan kotak tersebut pada javier, tapi kini malah berakhir berdebat.

JAVIECAS [ SEGERA TERBIT ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang