h a p p y r e a d i n g
.
.
.
.
.
— 50 vote untuk lanjut part selanjutnya.
.
.
.
.
Kekesalan javier sudah tak dapat terbendung kan lagi.
Cowok itu memukul kesal bantal guling nya, tak kunjung puas javier melempar seluruh barang yang ada di atas kasur miliknya asal.
"Anjing." Umpat cowok itu.
Javier mengusap kasar wajahnya.
Perasaan kesal dan gelisahnya menjadi satu.
Entah apa yang dipikirkan nya, yang jelas semua perasaan nya terpampang jelas lewat ekspresi nya.
"Javier, lo cowok sejati. Jangan bimbang cuman karena cewek." Tuturnya pelan.
Tak lama, javier kembali meracau.
Cowok itu mengacak-acak kesal surainya.
"Nasib gak pernah pacaran, sekalinya suka cewek langsung jadi gila." Gumam javier.
Javier beranjak dari ranjangnya. Cowok itu mengambil jaket calaveras dan kunci motornya, kemudian berlalu pergi meninggalkan kamarnya yang telah berantakan.
— ⛓️ —
Kini javier berada di markas calaveras.
Ia benar-benar butuh saran dari teman-teman nya itu yang rata-rata memiliki pasangan.
"Lo suka cassa?" Tanya cakra memastikan.
Javier menggeleng pelan. "Gak tau."
"Selama sebulan ini gue benar-benar dekat sama dia. Kemana-mana bareng." Tutur javier.
"Lo munafik jav. Dulu lo maki cassa, lo nyakitin dia berkali-kali, tapi sekarang?"
"Dulu dia aca, gue benci aca. Gue benci cewek tengil itu. Kalau sekarang cassandra, gadis mahal dan angkuh, benar-benar menarik perhatian gue." Ujar javier penuh kejujuran.
Cakra terkekeh ringan membuat perhatian javier teralih kan padanya.
"Lo lucu." Puji cakra.
"Saking lucunya, lo bisa nge buat deon dan kakek nya itu jadi monster karena kemunafikan lo." Tutur cakra.
Javier terdiam.
"Perasaan lo itu hama buat cassandra. Di saat cassa berusaha ngejauhin lo supaya lo aman dari gilanya deon, sekarang lo justru jatuh hati sama cassa." Tambahnya semakin memanaskan hati javier.
Tak ada sahutan dari javier, membuat Cakra kembali berujar.
"It's oke kalau menurut lo, lo sukanya cassandra, dan gak pernah jatuh hati sama aca selama ini walaupun mereka satu orang yang sama. Tapi seharusnya lo mikir, cassa selama ini rela merubah dirinya sendiri sampai membuat kepribadian lain dari dirinya itu demi lo. Demi lo jatuh cinta sama sisi baik aca, sisi positif aca, dia gak mau lo malah jatuh cinta sama sisi cassandra nya, sisi monster yang selama ini di didik pratama dan deon." Ungkap Cakra.
Manik javier bergerak penuh kegelisahan. Jantungnya berdebar kencang mendengar seluruh penunturan Cakra.
"Dulu bagi lo aca itu beban. Sekarang lo yang beban bagi dia. Lo beban bagi pikiran dan hati nya karena lo selalu buat ke khawatiran di dirinya. Dia selalu khawatir lo di sakiti deon." Tutur cakra menyelekit.
KAMU SEDANG MEMBACA
JAVIECAS [ SEGERA TERBIT ]
Aksi"Gak usah ngancurin hidup gue." - Javier nalendra Aditya. "Gue gak nyakitin lo, jadi kenapa lo hancur?" - Cassandra Zahra Aqila. "Dengan adanya lo di hadapan gue, itu sama aja ngehancurin hidup gue." - javier nalendra Aditya. ••••••• Javier itu luk...
![JAVIECAS [ SEGERA TERBIT ]](https://img.wattpad.com/cover/356977038-64-k854258.jpg)