h a p p y r e a d i n g
— ⛓️ —
Seorang gadis dengan pahatan wajah yang sempurna terlihat tengah duduk manis di salah satu meja restoran yang tersedia.
Pandangannya mengedar ke sana dan kemari menunggu seseorang yang telah membuat janji padanya.
Hingga tak lama, manik tajam namun indah itu menangkap seorang pemuda yang berjalan santai mendekatinya.
Mengambil kursi tepat di hadapannya.
Raut wajah yang sedari tadi terlihat begitu menyeramkan, mendadak berubah.
Cassa, gadis itu merubah raut wajah nya menjadi lebih ceria dari sebelumnya, namun javier, pemuda yang kini berada di hadapan cassa tentu menyadari perubahan itu.
"Mama bilang, Lo punya dua kepribadian. Gue mau aca." Ujar javier membuka suara.
Cassa terkekeh. "Ucapan lo seolah-olah gue kayak punya alter ego."
"Gue masih satu orang yang sama. Tapi gue pintar ngendaliin diri. Contohnya kalau sifat gue yang biasa lo lihat sehari-hari di sekolah, nyebelin, heboh, dan lain-lain nya, itu aca. Tapi cassandra, sebaliknya." Jelas cassa.
"Cassandra Antagonist? Kaya keluarga lo maybe." Tutur javier.
Cassandra mengangguk. "Melebihi Antagonist kalau gue mau."
"Kalau tentang itu gue gak peduli. Gue cuman mau, aca yang ada disini, di hadapan gue." Tutur javier.
"Lo mau berhadapan sama gue yang nyebelin?" Tanya cassa membuat javier terdiam.
Benar juga, aca itu menyebalkan. Javier bisa darah tinggi duluan di buatnya.
"Gak jadi. Gini aja." Balas javier cepat.
Kekehan ringan terdengar dari cassa.
"Jadi.. kenapa lo mau ketemu gue? Kangen ya?" Cassa tersenyum.
Sejenak javier mematung, senyuman cassa berbeda dari yang biasanya.
Jika biasanya terlihat menyebalkan dimata javier, justru kini terlihat, manis mungkin?
'Benar-benar dua kepribadian yang beda.' Batin javier.
"Mama mau lo balik. Tapi mama tau, gak akan mudah buat lo bebas lagi dari abang dan kakek lo itu. Jadi gue, dengan terpaksa mau ngebantuin lo buat lepas dari mereka." Jelas javier.
Sebuah senyum manis merekah di bibir tipis cassa. Gadis itu menyeruput bentar lemon tea yang di pesannya kemudian kembali menatap javier.
"Gue hargai bantuan lo, tapi maaf. Semua bakal percuma, karna gue udah terlanjur balik ke dunia mereka." Tutur cassa.
"Maksud lo?"
"Awalnya mereka cuman minta gue balik, kalau gue gak balik, mereka bakal ngelakuin hal yang di luar batas, ke seseorang yang gue sayang. Jadi mau gak mau gue milih balik tinggal sama mereka tapi dengan syarat, gue gak mau ikut-ikutan tentang organisasi gila mereka apalagi tentang bisnis bisnis ilegal mereka. Tapi kemarin, mereka ngingkarin persyaratan itu, mereka ngancam gue lagi dengan ngebawa orang yang gue sayang supaya gue ikut sama organisasi dan bisnis itu." Jelas cassa.
"Mereka ngancam lo gimana?"
"Mereka bakal bunuh lo."
Javier berdecih. "Jadi maksud lo gue adalah orang yang lo sayang?"
"Lo pasti tau hal itu dari lama. Lo gak mungkin gak sadar tentang perasaan gue, javier." Balas cassandra.
"Bulshit, lo cuman mau buat gue luluh." Ujar javier.
KAMU SEDANG MEMBACA
JAVIECAS [ SEGERA TERBIT ]
Acción"Gak usah ngancurin hidup gue." - Javier nalendra Aditya. "Gue gak nyakitin lo, jadi kenapa lo hancur?" - Cassandra Zahra Aqila. "Dengan adanya lo di hadapan gue, itu sama aja ngehancurin hidup gue." - javier nalendra Aditya. ••••••• Javier itu luk...
![JAVIECAS [ SEGERA TERBIT ]](https://img.wattpad.com/cover/356977038-64-k854258.jpg)