06 | UJIAN

4.7K 210 3
                                        

h a p p y r e a d i n g

Masa masa ujian telah di mulai.

Sejak ujian pertama kemarin, javier dengan begitu mudah mengerjakan nya, seolah-olah soal ujian tersebut adalah arena balapan yang dengan mudah di kuasai nya.

Padahal nyatanya, semua soal itu tak akan bisa ia kerjakan tanpa adanya bantuan aca, gadis pengganggu.

Biasanya javier tak pernah selihai ini dalam mengerjakan ujian. Jangan kan ujian, tugas harian saja kadang tidak tuntas.

Dan kali ini, untuk pertama kalinya javier berterima kasih pada aca.

Karena gadis itulah, javier sangat pede bahwa ujian kali ini, ia mungkin akan mendapatkan juara?

——

Usai ujian hari kedua, seperti biasa selalu ada aca yang mengintili nya.

Melontarkan berbagai pertanyaan yang membosankan membuat javier sangat sangat muak.

"Diam aca." Titah javier pelan.

Aca tak menyahuti, gadis itu terus berbicara seolah olah perintah javier tadi hanya angin lalu baginya.

"Kalau javier juara, buat ulangan aca kasih kunci jawaban juga deh." Ujar aca membuat javier menoleh padanya.

"Gue tanya, lo bisa dapat semua kunci jawaban itu dari mana? Lo gak takut ketauan?" Tanya javier membuat aca tersenyum tipis.

"Buat apa takut, kalau guru aja lebih takut sama aca." Ujarnya membuat javier menghentikan langkahnya.

"Maksud?"

Aca menggeleng pelan. "Becanda, yakali guru takut sama aca." Ujarnya  di akhiri cengengesan.

"Sinting." Gumam javier dan kembali melangkahkan kakinya menuju parkiran sekolah.

Untuk hari ini, sebagai tanda terimakasih pertama dan terakhir kali javier, ia akan mengantarkan aca pulang kerumahnya.

"Aca gak akan takut apapun, kalau itu untuk javier." Ujar aca tiba-tiba.

Javier terdiam sejenak mendengar penuturan itu.

Entah mengapa, javier cukup kasian pada gadis itu kali ini.

"Cukup bertingkah buat hal-hal yang merugikan lo. Gue gak butuh." Ujar javier dan memberikan helm nya pada aca.

Aca mengambil helm tersebut dari genggaman javier, maniknya tak lepas dari wajah javier.

"Sok sok an gak butuh, tapi tadi pas ujian kayaknya bahagia banget karna pemberian gua berguna." Sindir aca terlihat sinis membuat javier cukup tertampar.

———

Seminggu lebih ujian terlaksana kan, kini masa masa menyiksa bagi seluruh siswa siswi telah usai.

Pembagian raport akan dibagikan minggu depannya lagi.

Javier tak sabar menerima hasil raport nya. Pemuda itu tak sabar, akan mengalah kan nilai lingga nantinya.

JAVIECAS [ SEGERA TERBIT ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang