Boboiboy Fanfiction
© Boboiboy | Animonsta Studio
A/N: seluruh cerita ini merupakan karangan semata dan penulis tidak mengambil keuntungan dari penulisan cerita ini. Apabila ada kesamaan ide, nama tokoh atau tempat, semua itu murni ketidaksengajaan.
≫ ──── ≪•◦ ❈ ◦•≫ ──── ≪
'The True Heir of Ignisia'
Itu adalah sebuah novel fantasi petualangan yang menceritakan mengenai sebuah Kerajaan dengan 7 pangeran di dalamnya. Pemeran utama novel itu ialah salah satu dari ketujuh pangeran. Ini adalah novel tentang persaingan perebutan tahta antar para pangeran yang dibumbui dengan beragam petualangan yang harus dilakukan oleh sang pemeran utama demi mencapai tujuannya—yakni menjadi Raja Ignisia. Itu novel yang menarik untuk dibaca jika saja sang pemeran utama mendapatkan akhir yang bahagia seperti kebanyakan novel lainnya.
Sayangnya ini adalah salah satu novel sampah yang membunuh sang pemeran utama pada bagian akhir. Sang pemeran utama, Pangeran Pertama dari Ketujuh Pangeran, dibunuh dengan sadis pada hari penobatannya sebagai Raja.
Ya, aku tak membaca novel itu sendiri tetapi tetap merasa marah ketika mengetahui akhir dari novel tersebut. Adik keduaku adalah orang yang membacanya. Dia tak bisa berhenti bercerita mengenai novel tersebut di setiap kesempatan yang dia miliki. Entah itu secara langsung atau melalui pesan pribadi. Awalnya dia tertarik membaca novel ini karena mengetahui salah satu karakter penting di dalam novel memiliki nama yang sama dengan dirinya. Padahal dirinya bukan seseorang yang suka membaca, tetapi tiba-tiba saja tertarik untuk membaca novel karena karakternya memiliki nama yang sama.
Aku ingat dia terdengar begitu lesu ketika menceritakan akhir dari 'The True Heir of Ignisia' karena sang pemeran utama malah tewas pada hari penobatannya. Saat itu aku tak berpikir banyak karena kupikir ini hanya sebuah novel dan dia akan segera pulih. Aku juga yang awalnya berniat membaca novel ini memilih untuk mengurungkan niatku karena akhir yang buruk itu.
Namun kini aku tengah menyesalinya. Mengapa aku tak membaca benda terkutuk itu?! Seharusnya aku membacanya jika tau akan seperti ini. Aku akan membenturkan kepalaku ke meja karena stress terhadap keadaanku, tetapi bukan permukaan keras yang kurasakan melainkan sebuah tangan yang hangat berbalut sarung tangan putih.
"Yang Mulia, saya benar-benar tak ingin menjelaskan pada Pangeran Halilintar mengapa anda kembali menderita pusing juga terdapat benjolan pada kepala anda."
Aku hanya melirik pemuda di sampingku dengan tatapan malas. Tangannya masih senantiasa menahan kepalaku agar tidak membentur meja.
"Dia tak akan tau jika kau tidak memberitau." Aku menggerutu.
"Beliau akan tetap tau meski saya tidak memberitau."
Aku melambaikan tangan dengan malas. Kembali merenungi nasibku saat ini sambil masih bertanya-tanya bagaimana aku bisa berakhir seperti ini.
Aku telah memasuki novel. Dan parahnya itu adalah novel yang tidak pernah aku baca sebelumnya. Bagaimana aku bisa tau aku ada di dalam novel? Ya, sejujurnya memakan waktu 2 hari bagiku untuk sadar jika aku berada di dalam novel dan bukan di duniaku lagi. Hari pertama aku habiskan untuk panik dan tidur, sementara hari kedua tak jauh berbeda. Kecuali sebelum akhir hari aku akhirnya mengetahui apa yang terjadi padaku. Semua berkat pemuda di sampingku ini. Maripos namanya—sebuah nama yang unik menurutku.
Hari itu Maripos membicarakan mengenai saudaraku—Sang Pangeran Pertama—yang akan datang berkunjung. Aku tak paham pada awalnya, hingga Maripos menyebutkan namanya. Pangeran Halilintar von[1] Ignisia. Pangeran Pertama Kerjaan Ignisia sekaligus pemeran utama dari novel 'The True Heir of Ignisia', orang yang nantinya akan dibunuh dengan tragis pada hari penobatannya sendiri. Dan tubuhku saat ini adalah tubuh Pangeran Kedua mereka, Taufan von Ignisia, yang dikenal sebagai Pangeran yang terbuang. Percayalah, saat pertama kali aku mengetahuinya, aku sangat ketakutan sampai jatuh pingsan di hadapan Maripos.
KAMU SEDANG MEMBACA
Di Bawah Langit yang Sama
Fanfiction~"Nyatanya, kita semua berada di bawah langit yang sama, bukan begitu, Taufan?"~
