Bagian 21: Keruh dan Berkabut

620 103 27
                                        

Boboiboy Fanfiction

© Boboiboy | Animonsta Studio

A/N: seluruh cerita ini merupakan karangan semata dan penulis tidak mengambil keuntungan dari penulisan cerita ini. Apabila ada kesamaan ide, nama tokoh atau tempat, semua itu murni ketidaksengajaan.

≫ ──── ≪•◦ ❈ ◦•≫ ──── ≪


Teman Gopal bernama Qually. Usianya lebih muda setahun dari Gopal, tetapi mereka dapat menjadi teman baik karena memiliki banyak kesamaan. Orang tua Qually bekerja di toko milik Gopal, membuat dirinya dan Qually telah mengenal sejak lama. 3 bulan yang lalu, Qually diterima bekerja di rumah bangsawan di Kota Tarín sebagai asisten koki. Namun kemudian kejadian keracunan itu terjadi, Qually ditangkap dan dipenjarakan karena dicurigai sebagai salah satu tersangka. Meski begitu, Gopal bersikeras jika temannya itu tidak bersalah. Gopal berkata jika temannya itu adalah seorang yang jujur dan baik hati. Terlebih Qually yang sangat mencintai dunia memasak, tidak mungkin ingin meracuni makanan.

"Pasukan Kerajaan adalah orang-orang yang kompeten dalam melakukan tugas mereka. Aku yakin temanmu akan dibebaskan setelah mereka berhasil menemukan pelaku sebenarnya. Apalagi kau mengatakan jika Pangeran Halilintar yang menangani kasus ini. Tidak mungkin Pangeran Halilintar akan membiarkan orang yang tidak bersalah dipenjara."

Ekspresi Gopal mengeras, dia mungkin tidak percaya lagi pada pasukan kerajaan yang sudah menangkap teman baiknya dan mungkin ragu Halilintar akan memiliki waktu untuk memperhatikan temannya, "Saya yakin teman saya tidak bersalah, Yang Mulia. Saya juga tidak meragukan Pasukan Kerajaan atau Pangeran Halilintar. Namun, saya merasa ada yang mencoba menjebak teman saya."

"Mengapa kau bisa menyimpulkan demikian?"

"Sebelum saya menemui anda, saya telah berusaha melakukan semua yang saya bisa untuk membuktikan teman saya tidak bersalah. Saya membeli informasi dari seorang informan yang cukup terkenal, dia berkata untuk membuktikan teman saya tidak bersalah adalah hal yang sulit. Semua itu karena katanya teman saya memiliki motif untuk melakukan hal itu."

"Motif macam apa?"

"Dikatakan jika dia tidak diperlakukan dengan baik oleh bangsawan tersebut selama bekerja. Yang membuat dia dapat dijadikan tersangka, terlebih dirinya adalah orang yang menyiapkan makanan bangsawan itu sebelum dia keracunan. Walau demikian, saya percaya teman saya tidak akan melakukan tindakan tercela seperti itu hanya karena alasan demikian. Dia bukan seseorang yang akan menodai apa yang dia usahakan, Yang Mulia!"

Mengapa semuanya menjadi sangat merepotkan sih? 

Aku 'kan hanya ingin mencari cara untuk membuat Halilintar menjadi Raja agar aku bisa kembali ke duniaku. Mengapa aku harus terlibat dalam hal ini? 

Aku sudah terlalu banyak menyusahkan Halilintar, belum lagi Halilintar memiliki segudang masalah yang harus dia tangani setiap harinya. Bagaimana bisa aku tega menambah lebih banyak masalahnya? Meski begitu, aku benar-benar tidak tega mengusir Gopal yang sudah begitu putus asa. Dia hanya ingin menyelamatkan temannya, dia bahkan tidak peduli pada dirinya sendiri ketika datang memohon padaku. Padahal dia tau jika adiknya telah melakukan kesalahan fatal terhadap Halilintar.

Mau tak mau, nuraniku yang terlalu lembut ini merasa kasihan padanya dan ingin membantunya. Pikirku, tak ada ruginya jika aku membantu Gopal. Dia dan Pavan adalah saudara sepupu, setauku keluarga Pavan adalah pendukung Halilintar, tetapi belakangan mereka banyak diasingkan karena tindakan Pavan yang telah menuai kebencian dari Halilintar. Aku sempat khawatir jika keluarga mereka berpaling dari Halilintar dan memilih mendukung pangeran lainnya. Mungkin dengan aku menolong Gopal, akan membuat keluarga mereka berhutang padaku dan dengan begitu aku bisa menyuruh mereka untuk terus mendukung Halilintar.

Di Bawah Langit yang SamaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang