"Udah siap Tin" ucap Indah ketika melihat Kathrina yang akan berangkat menuju sekolah barunya.
Sma Ksatrya itulah yang akan ditempati oleh Kathrina untuk melanjutkan pendidikannya yang tertunda, dirinya sedari tadi sangat senang karena akan satu sekolah dengan seorang yang menjadi panutan dirinya.
"Kak Fre, aku berharap orang yang kakak suruh duel ama aku gak mengecewakan" gumam Atin.
Indah tersenyum lalu mengelus lembut rambut milik Atin,
"Kalo sampe kalah, jangan anggap aku momy kamu" ucap Indah.
Atin menatap gadis yang lebih tua darinya itu sambil mencabikkan bibirnya,
"Iihhh momy kok gitu sih" ucap Atin merengek.
"Makanya, nanti tunjukin bahwa kamu juga udah hebat kepada Freya" ucap Indah.
Atin tersenyum dengan wajah berbinar,
"Pasti mom, yaudah aku berangkat dulu" ucap Atin.
"Momy juga, yaudah hati hati Ksatrya itu gak semenyenangkan itu" ucap Indah.
Atin mengangguki lalu berjalan berbeda arah dari Indah dengan menghela nafas sedikit panjang, kini Atin sudah siap untuk memasuki tanah Sma Ksatrya yang memang sangat ditakuti di Purnamaju.
"Eya hari ini Atin udah mulai masuk kan?" Ucap Marsha.
Freya dan Marsha kali ini ada dirooftop Sma Ksatrya Freya memang sengaja berangkat lebih pagi dengan Marsha.
"Iya Cha, dia pasti kaget liat sekolah kita" ucap Freyana.
Marsha melirik kepada Freyana,
"Justru dia bakal seneng tau, sekolah dengan banyak berandalan gini" ucap Marsha.
"Iya deh, apa kata Chacha aja Eya mah" ucap Freya sambil memegang lembut kepala Marsha agar masuk kedalam dekapannya.
Didepan gerbang Sma Ksatrya kini seorang Kathrina berdiri sambil menyeringai sekolah yang prestasinya bagus, namun kental dengan perebutan kelas serta berandalan disetiap fraksi.
"Kak Fre!! Atin datang" teriaknya dalam hati.
Lalu dirinya perlahan melangkah masuk kedalam halaman sekolah itu namun baru selangkah dirinya melewati gerbang itu, banyak pasang mata melirik sinis kepada Kathrina seolah tatapan mereka itu warning bagi Kathrina.
Namun ini adalah Kathrina dirinya malah berjalan santai sembari wajahnya yang terlihat meledek kepada semua pasang mata yang meliriknya.
"Kak Freya bener bener hebat deh, mereka keliatan sangar sih tapi masih kuatan gue" benak Atin.
Saat mengedarkan pandangannya Kathrina menangkap dua sosok gadis yang berada dirooftop sekolah itu, dirinya menyeringai sebab Kathrina sangat mengetahui siapa kedua gadis itu.
"Fureyaaa!! Harusnya gue teriak tapi nanti image aku jelek huh" benak Kathrina.
Kathrina pun berjalan menuju ruang kepala sekolah dengan tujuan untuk mengetahui letak kelasnya ada dimana, karena baru pertama kali memasuki sekolah ini dirinya pun sedikit kebingungan.
"Heh! Dimana ruang kepala sekolah" ucapnya mencegat salah seorang gadis.
Gadis yang menjadi petinggi fraksi VFA bahkan mungkin gadis itu banyak berjasa bagi fraksi itu, Angelina Christy adalah gadis yang dicegat oleh Kathrina.
Dengan sorot mata tajam Christy menatap Kathrina,
"Dia yang dimaksud Freya?" Benak Christy.
Dengan kasar Christy melepas cekalan Kathrina,
"Noh!! Mata lo buta kah? Apa perlu gue kasi mikroskop biar lebih jelas" ucap Christy ketus.
KAMU SEDANG MEMBACA
Ksatrya Girl 2 (END)
Ação"lo gak bisa semudah itu ngalahin gue fre, sampai kapanpun gue yang akan nyatuin SMA Ksatrya ini gue yang pantas jadi pentolan SMA ini" Azizi Naura Mentari "haha gue saat ini cuma sedang main main zee kalo itu yang lo bilang ayo gue juga akan serius...
