Cerita BL dewasa bergenre fantasi kolosal yang akan membawamu ke dunia fantasi di masa lampau.
Tentang dua orang pangeran yang terlahir di kerajaan Ananta. Putra Mahkota Ukino dan Kesatria terbaik Semino. Dua bersaudara itu menjalani kehidupan kepan...
Note : Bab ini akan penuh dengan deskripsi fantasi.
Author membebaskan pembaca membuat bayangan fantasinya sendiri. Ilustrasi yang author sediakan adalah ilustrasi "Terdekat" dengan deskripsi yang author buat. Jelas gambar yang ada belum benar-benar sesuai apa yang author bayangkan. Tapi setidaknya bisa mendekatinya.
Selamat berimajinasi, terima kasih.
Jangan Lupa Vote dan Komen, biar author semangat Update ...
Pembukaan
Selagi para putri masih berada di Ananta. Semino membuat pesta meriah rahasia dibantu oleh Penumbra dan anak-anak buah kepercayaan-nya. Sebuah Pesta besar yang dikhususkan untuk generasi muda yang sudah dia dan Ukino percaya.
Malam dimana mereka bisa membebaskan diri dari kakunya hukum kerajaan dan rumitnya peraturan yang mengekang mereka selama ini. Tidak ada status, gelar bangsawan, pangeran dan putri, budak dan pengawal lagi di pesta itu.
Malam itu, Semino ingin kebebasan yang mengendalikan mereka.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pesta itu dilakukan di sebuah aula latihan perang. Penumbra memantrai sekitarannya sehingga hanya yang memiliki undangan lah yang dapat masuk, mendengar, dan melihat pesta yang Semino buat. Selain yang terundang, akan melihat gedung itu kosong dan sepi senyap.
Semino memilih beberapa tukang masak dan penghibur kepercayaannya untuk mengisi acara. Dia juga membuat rangkaian acara menarik untuk menghibur sang kakak yang cukup terbebani dengan acara perjodohannya kemarin. Semino membawa beberapa anggota sirkus, pasar siluman, dan tamu-tamu special yang biasa dia ajak berpesta
Menjelang sore persiapan sudah hampir selesai. Semino yang tidak kenal lelah bolak balik dengan kecepatan super untuk mengangkat barang, mengurus dekorasi, mengatur pekerja dan lainnya. Penumbra fokus kepada rapalan mantra yang membuat pesta ini "ajaib".
Ukino sampai ditemani Merpati di depan aula pesta. Gedung yang kosong dan gelap itu dilindungi tirai magis yang begitu dilewati akan menampakkan wujud aslinya. Ribuan lilin yang menyala di gelapnya malam, obor dan kunang-kunang yang berkilau, serta cahaya bulan yang menerangi lantai dansa sehingga tidak tampak seperti malam hari. Sihir Penumbra membuat arena itu meriah, indah, ramai, dan semarak. Tak lupa ide-ide gila Semino seperti pameran siluman dan barang sihir, arak berbagai rasa, penari seksi pria dan wanita, lalu makanan makanan aneh yang berbagai macam.
Makanan melimpah, buah, daging, ribuan macam kue juga tersaji dan siap makan. Pelayan berkeliling menawarkan makanan dan minuman. Ukino terpukai dengan persiapan yang Semino lakukan. Dia tak tahu kapan Semino mulai persiapan ini dengan waktu singkatnya. Tapi semuanya tampak teratur, indah, meriah dan megah.
"Kau menggunakan sihir Penumbra untuk hal seperti ini?" Tanya Ukino ke Semino yang sedang mengangkat 10 Karpet sekaligus.