25. SERANGAN (SEASON 1 END)

804 38 158
                                        

Selamat membaca

Terima kasih sudah menunggu

Segera komentari bila ditemukan Typo agar segera diperbaiki

Disarankan membaca buku spin off

-Tinta dan Darah

-Piramida Spiral

Bab ini terbagi menjadi 15 Bagian...

Author menyarankan untuk diberi jeda saat membaca tiap bagian. Karena bahasannya cukup banyak dan lompat dari satu plot ke plot lain. Silahkan di baca perlahan, jangan buru-buru. Santai saja.

 Santai saja

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

BAGIAN I . DIMENSI KEADILAN

Kekacauan terjadi di Abaria, kerajaan gurun yang kaya akan batu berharga. Saat Ratu Berlian dan Putri Permata pergi ke Ananta untuk acara perkenalan calon Ratu, Raja juga pergi untuk urusan kerajaan ke suku padang pasir. Para orang radikal yang membenci putra mahkota berencana melakukan makar melawan pangeran. Membentuk aliansi yang ingin membunuh sang pangeran yang mereka anggap "Lemah" dan "Rusak".

Bagi mereka Bharatta tidak pantas menjadi putra mahkota, dan semua rencana itu diketahui Sakti. Sebagai pengawal pribadi dan orang yang sangat protektif kepada Putra Mahkota, Sakti melakukan sihir besar demi mencegah pemberontakan. Dia mengendalikan pikiran para pemberontak, membuat semua orang yang membenci Bharatta mengakhiri hidup mereka sendiri. Ratusan nyawa melayang dalam satu waktu.

Ramalan muncul di Ananta, ramalan yang membuat beberapa kesatria pergi ke Abaria untuk menyelamatkan "Raja". Namun mereka harus menghadapi Sakti yang saat itu dalam mode melindungi Pangeran. Sakti melakukan apapun demi keselamatan Bharatta, apapun, termasuk melawan para kesatria Ananta sendirian. Kesalahpahaman terjadi, Para Prajurit Ananta kebingungan dengan ramalan yang mereka terima, sedangkan Sakti menjaga sang pangeran dengan kekerasan yang berlebihan.

"Sudah..." Bharatta melayang dan membuat waktu terhenti. Situasi terlalu kacau, terlalu banyak yang terluka atas kesalahpahaman yang terjadi demi melindunginya... "Sudah Sakti.. Sudah..."

Tubuh melayang Bharatta dikelilingi pasir yang berputar dengan cepat, matanya menghitam gelap dan semua sihir yang ada di sekitarnya mendadak hilang begitu saja.

Kendali Sakti lepas dari orang-orang Ananta yang dia paksa untuk saling serang. Sakti terduduk pasrah kehabisan energi dan terluka terkena satu pukulan Azaleka. Rusuknya hancur, dia mulai batuk darah dan Ukino mendekatinya. Ukino ingin menyembuhkan Sakti, namun seakan ada energi yang menahan tangannya. Energi telekinesis kuat yang berasal dari Putra Mahkota Abaria.

"Siapa yang izinkan kau menyembuhkan orang ku Pangeran Ananta" Bharatta mengibaskan tangan dan Ukino terpental.

Ukino terlempar menghantam dinding hanya dengan satu kibasan tangan. Sihir Bharatta sangat kuat, energinya membara keluar dari tubuhnya dengan sangat menyeramkan. Sang pangeran disinari matahari yang masuk dari langit-langit yang bolong karena sisa pertarungan. Tubuhnya berkilau layaknya dewa matahari langsung yang turun dari surga.

DANAU PELANGICerita yang bikin terobses. Temukan sekarang