Baby By Me !
XXXIII
"Berita mengejutkan datang dari pengusaha muda nakamoto yuta, mantan kekasih kim doyoung itu kini sudah resmi menjadi ayah dari anak-anak yang dirinya dapatkan dari laki-laki yang sedang dekat dengannya saat ini.
Sebelumnya tak ada berita apapun tentang dirinya yang dekat dengan orang lain setelah dirinya gagal menikah dengan model terkenal kim doyoung. Laki-laki yang dekat dengannya diketahui berumur 20-an awal, berkewarganegaraan china dan menetap dikorea saat ini. Sewaktu kami meliput laki-laki itu untuk mendapat konfirmasi hubungan sebenarnya antara dirinya dengan yuta, kami mendapati laki-laki itu nampak ketakutan.
Dirinya juga berteriak dengan keras dan menyalahkan yuta atas apa yang terjadi kepadanya saat yuta tengah menjemputnya untuk pulang kerumah dan menghindari awak media.
Apa laki-laki itu mejalin hubungan dengan yuta karna terpaksa dan tak bisa melawan? dan apa sebenarnya anak-anak yang hadir ini adalah atas ketidaksengajaan mereka yang justru membuat mereka hadir didunia ini? Kamipun tak bisa mengonfirmasi apapun terkait hal itu karna baik yuta ataupun sekretarisnya enggan untuk menjawab semua pertanyaan yang kami dan wartawan lain ajukan. Mereka seperti tengah menutupi sesuatu dari sorot media, saat hendak membawa orang yang diduga kekasihnya dan juga anak kandungnya, mereka menutup rapat wajah mereka agar tak tersorot awak media"
Tv itu mati saat taeyong mematikannya, dirinya menghampiri winwin yang terduduk diam menonton berita tak bermutu itu. Nampak winwin mengusap pipinya yang dialiri air mata dengan lengannya.
"Hyung...hiks....kenapa semua terjadi kepadaku? Apa salahku sehingga anak-anakku juga menjadi korban atas berita itu? Mereka juga tidak bisa memilih orang tua mereka, aku yang salah disini karna memberi mereka kesempatan untuk hidup dan tersiksa karna mendapatkan orang tua yang tak bertanggung jawab seperti diriku!" Winwin selalu memantau berita tentang dirinya setelah kejadian dirinya dikepung dan dipaksa untuk menjawab seluruh pertanyaan wartawan.
Berita tentang dirinya trending diberbagai platform media cetak maupun online. Winwin tau orang-orang menyalahkan dirinya yang hadir dikehidupan yuta. Tak jarang komenan cacian dan kebencian serta suruhan untuk bunuh diri winwin terima. Tak jarang anak-anaknya juga mereka cap sebagai anak diluar nikah dan tak berhak atas winwin menuntut yuta untuk merawat mereka karna yuta dan dirinya tak terikat dengan pernikahan yang sah dimata hukum, Padahal taeyong sudah berusaha tak membuat winwin membaca dan mendengar berita itu lagi, tapi yang namanya winwin tak bisa dilarang saat ini dirinya terus menggali imformasi tentang dirinya sendiri.
"Aku memang kotor dan hina hyung...tapi anak-anakku ini tak berhak dicap sebagai anak diluar nikah. Mereka menyalahkanku karna menghadirkan mereka tanpa aku menikah dengan ayah mereka!"
Taeyong memperhatikan winwin, padahal baru dua hari kejadian itu menimpa winwin tapi kini badan winwin menjadi sedikit kurus, kantung mata perlahan mulai menghitam karna winwin sama sekali tak tertidur 2 hari ini dan diperparah dengan dirinya yang selalu menangis bahkan mukanya sangat pucat saat ini.
"Kau tau, aku selalu kagum denganmu winwin. Aku benar-benar melihat kau adalah ibu yang sempurna untuk renjun, kau merawatnya penuh kasih walau kehadiran dirinya tak pernah kau inginkan, aku juga melihat bagaimana dirimu senang mengandung anak keduamu!" taeyong mengusap air matanya.
"Aku tau kau sudah banyak ditimpa banyaknya hal negatif selama ini, bahkan beberapa kali kau kembali menyakiti dirimu sama seperti saat ini!" Taeyong mengusap wajah lebam winwin karna dirinya terus menerus menyakiti diri dengan cara menampar dirinya sendiri, tangannya pun saat ini diikat oleh kain. Sebenarnya taeyong tak tega, tapi demi kebaikan winwin taeyong melakukan itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Baby By Me ! | Yuwin
FanfictionYuta tak tau takdir membawanya kepada renjun. Anak yang dirinya temukan berada di wilayah villa tempat menetap sementara yuta, renjun ditinggalkan begitu saja oleh orang tua kandungnya. Awalnya yuta sama sekali tidak ingin renjun terus bersamanya...
