Baby By Me !
XLVII
Yuta berlari dilorong rumah sakit, mengabaikan orang-orang yang kesakitan akibat tabrakan bahu karna dirinya tak memperdulikan orang-orang yang lewat didepan matanya.
Matanya mencari dimana letak ruang persalinan, setelah kelimpungan setengah mati, matanya menangkap seseorang yang berdiri diujung lorong. Yuta mengenali orang itu, dirinya segera berlari menghampiri.
"Dimana winwin!?"
"DIMANA WINWIN!!??!"
Yuta menatap beberapa orang yang tengah berada didepan ruang persalinan, menuntut orang-orang disana untuk segera menjawab pertanyaannya.
"Winwin masih ada didalam ruang operasi dan sedang ditangani oleh dokter" Kai yang dipegang tangannya oleh yuta menjawab. Mencoba menenangkan yuta yang panik saat ini.
Terhitung sudah 1 setengah jam winwin berada didalam ruang operasi, tapi baik dokter ataupun perawat nampak belum keluar dari ruangan tersebut untuk mengumumkan keadaan winwin.
Yang berada disana menunggu winwin juga. Mereka sama khawatirnya dengan yuta, hanya saja mereka fokus untuk berdoa dan berharap winwin dan juga bayinya akan baik-baik saja.
Biasanya operasi caesar hanya berlangsung dalam kurun waktu 45 menit sampai 1 jam saja, mungkin keadaan winwin yang parah membuat waktu operasi menjadi lebih lama dari biasanya.
"Mengapa....mengapa kalian tak segera memberitahu diriku??!"
"KENAPA BARU SEKARANG KALIAN MEMBERITAHU DIRIKU!!!" yuta kalut, dirinya benar-benar memikirkan keadaan winwin yang dirinya dengar dari para bawahan ayahnya.
"Biarkan aku masuk! Biarkan aku masuk!!" Yuta nampak memukul-mukul pintu otomatis yang menghubungkan ruang tunggu keluarga pasien dengan ruang operasi.
"Buka pintunya!!!"
Yuta ingin masuk kedalam menemani istrinya untuk berjuang, yuta harus menepati janjinya untuk melihat winwin berjuang didalam sana.
Yuta nampak kacau saat ini, leeteuk melihat anaknya tampak hancur mendengar kabar winwin yang memburuk keadaannya.
"Kumohon biarkan aku masuk! Aku ingin berada didalam menemani istriku!" Yuta terus berusaha untuk masuk, tapi pintu itu hanya bisa diakses oleh dokter, suster dan para staff khusus karna memelurkan kartu keanggotaan rumah sakit untuk masuk kedalam.
Itu juga salah satu alasan mengapa leeteuk menyuruh para bawahannya menjemput yuta, jika anaknya diberitahu via telepon tak ada jaminan yuta akan selamat sampai disini. Leeteuk hanya khawatir anaknya lepas kendali saat mengendarai kendaraannya sendirian karna mendengar keadaan winwin dan juga anaknya.
Walau bagaimanapun yuta hatus tetap hidup untuk mempertanggung jawabkan semua kesalahannya.
Bugh! Bugh! Bugh! Bugh!
Johnny yang berusaha menahan emosinya mendekat kearah yuta, dirinya langsung memukuli yuta. Johnny muak dengan yuta yang bersikap seenaknya saja jika dirinya bersama winwin.
Yuta tak menepati janjinya untuk menjaga dan melindungi winwin.
Tak ada yang berusaha memisahkan johnny dengan yuta, yuta pun seperti tak melawan mendapat beberapa pukulan diwajahnya dari johnny. Mereka tau yuta salah disini karna meninggalkan winwin sendirian.
Dirinya merasa pantas mendapatkan itu, yuta lalai wajar saja jika semua orang menyalahkan dirinya kini.
Johnny sudah diliputi dengan kekesalan mendalam kepada yuta, melihat bagaimana sahabatnya meninggalkan winwin yang seharusnya dirinya jaga dan perhatikan lebih dari apapun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Baby By Me ! | Yuwin
Fiksi PenggemarYuta tak tau takdir membawanya kepada renjun. Anak yang dirinya temukan berada di wilayah villa tempat menetap sementara yuta, renjun ditinggalkan begitu saja oleh orang tua kandungnya. Awalnya yuta sama sekali tidak ingin renjun terus bersamanya...
