⚠️ pedofilia ! Abuse ! ⚠️
Bagi siapapun yang kurang nyaman atas tulisanku pada bab ini, kuharap kalian gak memaksa untuk terus membaca ya!
Baby By Me !
LXII
"Jadi kemungkinan untuknya hidup sangat kecil?"
Yuta memandang kedepan, dimana terdapat ruangan yang dibatasi oleh kaca transparan. Didalamnya ada salah satu maid winwin yang keadaannya kritis saat ini.
"Ya, luka tusukan diperutnya mengenai pembuluh darah besar dan organ vital lain, lalu pasien yang tidak cepat ditangani mengakitbatkan keadaannya semakin parah!"
"Komohon, bantu dia untuk kembali pulih karna dirinya adalah salah satu saksi yang bisa membantuku untuk mendapat informasi terkait penculikan kedua anakku!"
Hansol nampak menepuk pundak yuta beberapa kali, memberikan sedikit dukungan kepada temannya yang sedikit putus asa mencari keberadaan jisung dan renjun.
Hansol tau yuta tengah frustasi kehilangan anak-anaknya, hansol berfikir mungkin akan lebih baik jika yuta kehilangan semua harta kekayaannya dibanding kedua anaknya yang tak ternilai harganya.
"Ya, kuusahakan yang terbaik untuknya...." hansol nampak melihat kembali lembaran kertas data terkait laporan pasien didepan.
Menelaah dan mendiagnosa kemungkinan dan penanganan yang tepat untuk pasien didepan. Walau hanya sedikit kesempatan yang dipunya pasien untuk tetap hidup, setidaknya hansol berusaha lebih keras untuk menentang takdir tuhan akan nyawa pasien yang tengah ditanganinya kali ini.
"Memangnya tak ada saksi lain atau rekaman cctv didalam rumah atau diluar lingkungan untuk membuktikan kecurigaanmu bahwa bukan hanya satu orang yang menculik anak-anakmu??"
"Sayangnya perumahan yang ditempati winwin memang berjarak lumayan jauh dari rumah satu ke rumah lainnya.
Lalu cctv hanya berada di satu wilayah yaitu gerbang utama tempat keluar-masuk menuju akses ke perumahan itu, karna rata-rata yang tinggal disana memang benar-benar ingin menjaga privasi mereka! Dan sialnya, cctv itu juga dirusak olehnya!"
Yuta nampak mengecek ponselnya sekilas, sebelum lanjut berbicara.
"Lalu menurut kesaksian winwin, kejadiaannya begitu cepat. Tak mungkin hanya shohei yang melakukan aksi itu sendiri, bisa saja antek-anteknya ikut andil dalam penculikan kedua anakku!"
"Jika perumahan itu sangat ketat penjagaannya, bukankah ada satpam atau bodyguard dipintu masuk perumahan itu?"
"Dua orang yang menjaga gerbang depan, ditemukan mati tertembak dibagian dada!"
"Jika seperti itu sangat susah! Kuharap kau bisa menemukan titik terang dan segera menemukan kedua anakmu...."
""
Jisung yang tertidur sedikit terganggu dengan seseorang dibelakangnya yang nampak sibuk membuka ikatan kencang pada tangannya.
Sakit, perih dan kebas, itu yang kini dirasakan olehnya.
Tangannya seperti mati rasa, bedanya sudah tak diikat lagi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Baby By Me ! | Yuwin
FanfictionYuta tak tau takdir membawanya kepada renjun. Anak yang dirinya temukan berada di wilayah villa tempat menetap sementara yuta, renjun ditinggalkan begitu saja oleh orang tua kandungnya. Awalnya yuta sama sekali tidak ingin renjun terus bersamanya...
