Baby By Me !
LXIV
Pedofilia ⚠️ Abuse ⚠️
Renjun terbangun akibat guncangan kencang didalam mobil dari jalanan yang tidak rata.
Seluruh badannya sakit...
Rasanya benar-benar pening kepalanya saat ini. Bahkan hanya untuk sekedar membenarkan posisi badannya agar lebih tegak, renjun tak sanggup untuk bergerak.
Mobil itu perlahan berhenti tepat didepan sebuah bangunan tua, dari kursi pengemudi turun seorang laki-laki tinggi. Tak lupa masker hitam yang selalu menutupi wajah misteriusnya.
Laki-laki itu nampak menggendong adiknya untuk dibawa masuk kedalam bangunan tua dan usang didepan.
"Jie! Hiks...jie!!" Air mata kembali mengalir dari ujung matanya. Dirinya selalu takut jika jisung tak ada disisinya, renjun benar-benar tak ingin adiknya jauh dari dirinya.
Rasanya dia ingin berlari saja menggapai sang adik untuk selalu didekapannya....
Tapi apalah daya? Dirinya tak sanggup....
Jika jauh, dirinya berfikir tak bisa melindungi jisung dari perlakuan kasar yang diberikan kepada mereka.
Renjun tak tau sebenarnya apa kesalahan yang dilakukan oleh dirinya dan juga adiknya, sampai-sampai mereka diperlakukan tak layak seperti anak-anak seusia mereka.
Mereka dipukul, ditampar, ditendang, dicubit sampai menimbulkan luka fisik yang membekas dan membuat seluruh badan mereka terasa amat sakit.
Dan mungkin yang lebih parah lagi mereka dijadikan alat pemuas oleh orang dewasa yang membawa mereka jauh dari kedua orang tuanya.
Jujur, renjun merindukan papa dan babanya. Renjun ingin papa dan babanya disini, menemani disaat semua ketakutan seakan menelan dirinya yang lemah.
Renjun tak tau, mengapa semua ini terjadi pada dia dan juga adiknya??
Apa kesalaham yang diperbuat keduanya??
Laki-laki itu muncul dari arah dalam bangunan, menuju kembali ke mobil yang dirinya kemudikan tadi.
Membuka pintu belakang, tepat dimana renjun duduk saat ini. Laki-laki itu nampak mengambil tempat disamping renjun.
"Hiks...paman, hiks.... njun mau sama jiee paman!"
"Jangan bawa jie... jauh dari njunn...hiks!! Jangan sakiti jiee lagi!!"
Tangan besarnya mengusap air mata yang terjatuh dipipi sikecil, membawa renjun untuk duduk dipangkuannya.
Nampak menggemaskan renjun yang menangis dan merengek kepadanya.
Seolah menjadi candu untuknya saat ini...
Tangan besarnya masuk kedalam baju sikecil, terus mengelus lembut dan menggerayangi pinggang kecil serta mulus renjun.
"Biarkan adikmu tidur didalam, paman hanya ingin berdua bersamamu sebelum berpisah tanpa diganggu oleh suara adikmu yang terus saja merengek!" Laki-laki itu terus mengelus pipi tembam renjun, mendekatkan wajahnya untuk mencium wangi rambut sikecil.
Renjun merasa tak nyaman, tubuhnya digerayangi seperti ini.
Laki-laki itu memang sengaja memberikan jisung obat tidur, jadi jisung tak melulu merengek dalam perjalanan mereka kesini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Baby By Me ! | Yuwin
FanfictionYuta tak tau takdir membawanya kepada renjun. Anak yang dirinya temukan berada di wilayah villa tempat menetap sementara yuta, renjun ditinggalkan begitu saja oleh orang tua kandungnya. Awalnya yuta sama sekali tidak ingin renjun terus bersamanya...
