Manipulate

1.4K 135 14
                                        

Baby By Me !

LXIII

"Aku benar-benar tak menyangka shohei melakukan hal keji itu pada anak-anakmu hyung!" Jungwoo nampak terkejut dengan semua hal dan bukti yang disampaikan yuta kepadanya bahwa shohei saat ini tengah menculik renjun dan juga jisung.

Hatinya masih terus menyangkal shohei melakukan semua hal ini hanya karna winwin menolak cintanya.

"Shohei yang kukenal bukanlah laki-laki yang seperti itu. Tak mungkin dia tega melakukan hal keji itu pada kedua anakmu hyung... aku tau shohei orang yang seperti apa!"

"Semua bukti tertuju padanya jung, maid bersaksi bahwa anak-anakku dibawa oleh bajingan itu! Dia tak terima bahwa winwin menolaknya waktu itu, dan melampiaskannya pada kedua anakku!"

Yuta nampak memijat pelipisnya, dirinya benar-benar buntu. Pencarian yang dilakukan olehnya belum membuahkan hasil sama sekali.

Data terkait nomor yang kemarin menghubungi winwin pun memakai data orang yang sudah mati. Walau berhasil dilacak lokasinya, para bawahan yuta hanya menemukan ponsel yang dipakai oleh shohei di tengah semak-semak. Ponsel itu dicurigai dibuang sesaat setelah shohei berhasil mengirim pesan itu pada winwin.

Eomma hyoyeon pun berusaha terus melacak shohei, merasa bersalah telah mempekerjaan orang kepercayaan dirinya yang nyatanya malah menjadi bumerang untuk orang-orang terkasihnya. Hyoyeon tau shohei adalah sosok yang sangat baik dalam melaksanakan setiap tugasnya, maka winwin dan anak-anaknya dipercaya hyoyeon untuk dijaga olehnya. Mungkin ini adalah salah satu alasan mengapa shohei sulit untuk ditemukan juga olehnya.

Shohei adalah orang yang berpengalaman dalam bidangnya.

"Aku sudah benar-benar berusaha mencari keberadaan keduanya, tapi jejak shohei yang membawa kedua anakku tak tercium sama sekali oleh para bawahanku. Seolah ada orang lain yang terlibat untuk membantunya membawa renjun dan juga jisung pergi dari sini."

Padahal yuta sudah melibatkan seluruh bawahan yang mengabdi pada keluarga nakamoto. Yuta khawatir anak-anaknya tak bisa ditolong dengan cepat, yuta tak ingin menyesal karna kehilangan keduanya.

Yuta benar-benar khawatir kehabisan waktu, dirinya takut tak bisa menyelamatkan anak-anaknya dari para bajingan yang punya dendam terhadapnya dan juga winwin.

Disaat yuta dan jungwoo tengah berperang dengan pikiran mereka, ponsel yuta berbunyi.

Atensinya kini beralih pada ponsel tersebut. Segera mengangkat telepon dari nomor asing yang tertera dilayar, yuta takut itu adalah kabar dari para bawahan yang akan mengabari dirinya terkait dari hasil pencarian kedua anaknya.

Yuta belum membuka percakapan, tapi dirinya bisa mendengar dengan jelas tangisan lirih dari seberang menyapa telinganya.

"Hiks! Papa! Hiks! Baba! Jiee tatut! Jiee mau puyang!"

"Hyung banun! Hiks! Jiee tatut sendilian hyung!"

"Jisung! Sayang! Kau dengar papa?! Sayang!? Jisung?! Renjun?!" Yuta tentu terkejut, itu adalah suara si bungsu yang tengah menangis memanggil hyungnya.

Perlahan suara itu berganti, menjadi suara tawa puas dari sosok yang menculik anak-anaknya.

"Hahaha! Hahaha! Suaramu terdengar sangat khawatir yuta!"

Baby By Me ! | Yuwin Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang