Baby By Me !
LVII
Kebun binatang menjadi destinasi yang dipilih yuta untuk mengajak anak-anaknya berlibur sambil belajar mengenal hewan.
Renjun serta jisung dipastikan mendapat pembelajaran dari setiap hal baru yang mereka kenal. Yuta memastikan anak-anaknya tumbuh dengan pengetahuan luas tentang dunia dan seisinya.
"Papa, apa gajah juga beltelul?"
Jisung yang ada digendongan yuta bertanya perihal bagaimana gajah berkembang biak, karna mereka baru saja mengunjungi area yang dimana terdapat banyak burung bereproduksi dengan cara bertelur.
"Bukann jiee... gajah ngak bertelur, dia melahirkan anaknya sama seperti manusia!" Renjun yang genap berusia 4 tahun mendengar pertanyaan adiknya, dirinya membantu yuta untuk menjawab pertanyaan jisung.
Renjun yang memang sudah disekolahkan kurang lebih tau dasar-dasar pengetahuan tentang cara bagaimana hewan-hewan berkembang biak. Renjun adalah salah satu murid yang pintar dan aktif disekolah.
"Ohh...cama cepelti baba, baba lahilin hyung cama jiee??"
"Benar, gajah sama seperti baba sayang! Dia melahirkan bayi-bayi mereka..." winwin ikut menimpali pertanyaan sang bungsu.
"Jiee dan injuniee mau memberi makan gajah-gajah itu?"
"Memangnya bisa baba?" Renjun melihat kearah winwin, winwin mengelus kepala renjun.
"Tentu bisa sayang, sebelum itu kita harus membeli makanannya terlebih dahulu!"
Winwin membelai rambut hitam renjun dengan sayang.
Mereka berempat menuju tempat dimana gajah-gajah bisa diberi makan. Shohei mengekor keluarga itu tepat dibelakang.
Awalnya yuta menolak shohei ikut, tapi itu semua atas suruhan eommanya untuk mengajak shohei pergi bersama. Hyoyeon hanya tak ingin terjadi hal-hal diluar kendalinya.
Renjun dan jisung nampak memegang seember kecil berisi wortel dan beberapa jenis sayur lainnya untuk diberikan pada gajah-gajah itu.
"Wahh beyayainya panjang cekali papa!"
Jisung senang saat memberikan gajah yang ada dihadapannya sepotong wortel, tentunya dengan pengawasan yuta dan juga pawang gajah disampingnya.
Berbeda dengan renjun, dirinya nampak mengumpat dibelakang tubuh winwin. Sedikit takut dengan ukuran gajah yang sangat besar dari tubuhnya jika dilihat dari dekat.
"Sayang...ayo beri gajahnya makan, tak usah takut ada papa yang akan menjagamu!" Yuta mengajak renjun yang ketakutan dibelakang winwin.
"Njunn takut papa!"
"Tidak apa, ada papa dan juga paman pawang yang akan mengawasimu!" Winwin terus berusaha membujuk anaknya.
Yuta berinisiatif untuk menggendong renjun "tak apa sayang, gajahnya sudah jinak! Coba saja pegang belalainya!" Yuta tertawa karna renjun memeluknya erat sambil ketakutan dalam gendongan.
Awalnya renjun menolak, tapi berkat ketekunan yuta meyakinkan renjun. Akhirnya renjun berani untuk memberikan gajah-gajah itu makan.
Winwin menatap kedepan dimana ketiganya berada, senyum bahagia sangat jelas terlihat dari wajah orang-orang terkasihnya. Yuta masih menjadi orang yang sangat disukai oleh kedua anaknya, winwin senang yuta tetap mampu memiliki dan merebut kembali tempat di hati anak-anaknya walau mereka berpisah selama beberapa bulan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Baby By Me ! | Yuwin
Hayran KurguYuta tak tau takdir membawanya kepada renjun. Anak yang dirinya temukan berada di wilayah villa tempat menetap sementara yuta, renjun ditinggalkan begitu saja oleh orang tua kandungnya. Awalnya yuta sama sekali tidak ingin renjun terus bersamanya...
