Jakarta, 2208.
Anak laki-laki berusia sembilan tahun itu sedang duduk bersila dan membuka bekal makanannya, adik perempuannya yang sedari tadi memegang ujung kaos lusuh yang dikenakkan kakaknya akhirnya melepas pegangan dan duduk bersila di jembatan penyeberangan di sebelah kakaknya. Tempat yang dulu adalah sebuah persimpangan susun yang terkenal di akhir abad XX sebagai tempat para mahasiswa dan pelajar melakukan demonstrasi besar dan menimbulkan korban jiwa. Di tahun 2208 ini, penggunaan kertas sebagai pembungkus makanan atau alat tulis adalah kejahatan lingkungan. Pemerintahan seluruh dunia sudah melarang penebangan pohon untuk produksi kertas dan turunannya, sehingga kedua anak itu menggunakan alat makan dan wadah yang terbuat dari plastik.
Kendaraan listrik yang lalu-lalang di jalan protokol di dekat situ. Kendaraan-kendaraan melaju tanpa pengemudi di atas jalur-jalur yang saling bersusun hingga ketinggian 60m dari permukaan tanah, kereta dan bis pun terlihat bergerak dengan membawa puluhan atau ratusan orang yang hendak pulang dari tempat kerja.
Anak laki-laki itu menyendok makanan ke adiknya, "Aa! Makanlah, kau harus makan biar hanya sedikit." Adiknya membuka mulut dan mulai mengunyah makanan. Satu suap. Dua suap. Tiga suap.
Anak perempuan itu menunjuk ke arah mulut anak laki-laki sambil mulutnya mengunyah. "Tidak, kakak belum lapar, kau makanlah dulu." Kata anak laki-laki itu sambil menyuapkan suapan ke-empat ke mulut adiknya. Anak perempuan itu mengunyah makanannya dan kembali memegang ujung kaos lusuh kakaknya. "Kakak tidak kemana-mana, Kakak di sini." Anak perempuan berusia lima tahun itu tampak lebih kurus jika dibandingkan dengan anak perempuan diusia sebayanya.
Sejak ditinggal oleh kedua orangtuanya, dua anak itu bertahan hidup dengan menjadi pemulung, mengumpulkan sampah plastik atau elektronik yang mereka temui di pinggir jalan atau di tumpukan sampah, dan menukarkannya dengan uang elektronik dan menyimpannya dalam rekening yang terhubung dengan retina mata dan sidik jari anak laki-laki itu. Di tahun 2208 ini, penggunaan uang fisik tidak lagi dilakukan, sebagai imbas dari kelangkaan bahan kertas di seluruh dunia kira-kira satu abad yang lalu. Jadi semua orang dengan usia di atas lima tahun memiliki satu rekening dompet elektronik yang terhubung dengan otentifikasi menggunakan pindai retina mata dan sidik jari. Pemerintah negara menyediakan lokasi-lokasi khusus yang tersebar cukup banyak di seluruh penjuru kota, yang bisa digunakan oleh semua orang untuk memasukkan sampah plastik dan menukarkannya dengan sebuah besaran uang elektronik dan otomatis menambah saldo dompet elektronik yang bersangkutan.
Kelompok pemulung di kota metropolitan semacam Jakarta adalah sebuah pemandangan langka, karena tidak banyak lagi yang mau bekerja menjadi pemulung, lagi pula, mesin-mesin pembersih sampah otomatis sudah banyak digelar dan mengambil-alih tugas petugas sampah. Tapi dua anak kecil itu mungkin tidak mempunya pilihan lain selain melakukan apa yang mereka mampu untuk bertahan hidup.
Anak laki-laki dan perempuan itu duduk bersila di ujung jembatan penyeberangan, dan keduanya menghadap ke jalanan protokol yang dipenuhi kendaraan dan manusia di bawahnya. Tangan anak perempuan itu tetap mengenggam ujung kaos kakaknya, dan keduanya duduk diam dalam lamunan masing-masing selama beberapa menit. Petang hari itu, gedung-gedung pencakar langit yang memenuhi ruang penglihatan mereka dihias lampu-lampu jendela perkantoran, gedung pemerintahan, hotel, gedung kampus sebuah universitas atau lampu jalan yang memanjang hingga cakrawala.
"Lampu-lampunya bagus?" Tanya anak perempuan kepada kakaknya dengan suara pelan.
"Bagus. Di bawah kita ada banyak kendaraan dengan lampu depan berwarna kuning dan lampu belakang berwarna merah sedang bergerak. Di pinggir jalan ada gedung-gedung tinggi dengan lampu-lampu kelihatan dari sini, lampu-lampu berwarna putih dan kuning. Ada juga yang berwarna merah di ujung depan sana!" Kata anak laki-laki sambil menunjuk ke cakrawala di depan mereka. "Kau harus makan yang banyak, kalau Kakak punya uang dan kau sehat, kita bisa mengobati matamu." Tambah anak laki-laki itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
2471
Science FictionSeorang dokter wanita mendapati dirinya berada di dalam sebuah tabung kapsul dengan populasi dunia berkurang 99.91% dan permukaan air laut naik 100m. Sebuah kejahatan yang berumur lebih dari empat setengah abad menunggu untuk diselesaikan di tengah...
