10-Jun-2471
Setelah rombongan itu tiba kembali di Stasiun-128, Marlina dan Lydia mulai mengarahkan pandangan pada lokasi-lokasi koloni lain yang tersebar di seluruh dunia. Berdasarkan video conference yang mereka lakukan beberapa bulan yang lalu, ada dua puluh tiga lokasi koloni lain di seluruh dunia yang akan ikut berpartisipasi dalam program mereka.
Koloni di Kinabalu, Xian, Ulaanbaatar, Kathmandu, dan Thimpu dari benua Asia. Colorado, Brasilia, La Paz, Santiago, Mexico City, dan Las Vegas dari benua Amerika. Gaborone, Jeddah, Antananarivo, Addis Ababa, Yerusalem, dan Nairobi mewakili koloni-koloni di benua Afrika. Glasgow, Moskow, dan Yerevan dari lokasi di benua Eropa. Dan sisanya berasal dari wilayah di Pulau Jawa dan Sulawesi.
Mereka berdua bergerak tanpa henti setiap hari, untuk melakukan kontak, diskusi, korespondensi dengan perwakilan dari lokasi-lokasi tersebut. Setiap kunjungan ke lokasi koloni-koloni itu adalah pengalaman baru dan membawa harapan untuk memastikan rencana mereka terlaksana dengan baik.
Dari tiap lokasi koloni, mereka melakukan barter bahan pakaian, makanan, peralatan dan terutama perwakilan orang-orang yang akan menjadi pelopor di berbagai bidang. Yang akan disiapkan dalam waktu dua tahun ke depan, sebelum mereka membuat pengukuran global di seluruh permukaan dunia pada kadar kepekatan radiasi sampah nuklir. Apakah akan bertahan di lingkungan bawah tanah yang terlindung, atau memutuskan untuk keluar.
Dalam waktu kurang dari dua bulan, Stasiun-128 menjadi sebuah komunitas global dengan populasi mencapai 600 orang. Armada-armada udara besar dan kecil tanpa henti keluar atau masuk wilayah udara Bandung. Marlina dan Lydia tetap mendapat kendali penuh terhadap fasilitas modern di bawah reruntuhan Savoy Homann itu. Ratusan orang dari berbagai suku bangsa berkumpul di Stasiun-128. Fasilitas laboratorium dan ruangan-ruangan dengan teknologi modern digunakan untuk penelitian dan pengembangan.
Semua koloni yang memiliki perwakilan di Stasiun-128 terhubung secara daring, dan komunikasi yang semakin lama semakin erat menjadikan jaringan global pada saat ini seakan tanpa sekat dan jeda. Informasi mengalir dari satu tempat ke tempat lain dengan baik.
Semua koloni-koloni itu mempunyai harapan besar pada penelitian dan pengembangan yang digagas oleh Marlina dan Lydia.
Penelitian yang dilakukan tidak hanya terpaku pada bidang-bidang dasar, biologi molekuler, dan genetika saja, tetapi teknologi manufaktur sudah terlihat pergerakan walau perlahan. Perwakilan-perwakilan koloni menyadari pentingnya teknologi manufaktur dan teknologi lainnya untuk memproduksi alat atau kebutuhan dalam skala besar untuk konsumsi umat manusia yang diperkirakan akan bertambah jumlahnya seiring berjalannya waktu.
"Kau dari mana?" Tanya Marlina, ketika terbangun di pagi hari, mendapati Lydia baru saja masuk melalui ruangan utama dalam keadaan berkeringat. Setiba dari Botswana, mereka berdua memang menggunakan ruang kendali utama Stasiun-128 sebagai tempat tinggal. Selain alasan kenyamanan, alasan keamanan juga menjadi prioritas utama mereka berdua. Mereka tidak ingin fasilitas yang sedang dihuni oleh ratusan orang dari berbagai suku ini terjadi drama yang tidak penting, terutama yang berkaitan dengan keamanan kekayaan intelektual yang tersimpan dalam fasilitas-fasilitas di bawah UniCare.
"Jalan-jalan ke sekitar sini naik motor trail, sudah lama tidak menghirup udara segar. Kendaraan-kendaraan berat kita melakukan pekerjaan dengan baik. Jalur utama antara Stasiun-128 dan Stasiun-171 sudah dibersihkan, kita bisa melakukan perjalanan darat ke sana." Jawab Lydia sambil menurunkan ransel dari pundaknya, dan mengeluarkan barang-barang dari dalamnya.
Tablet, kotak makanan, dan alat tulis. Marlina tahu, Lydia adalah salah satu orang yang dianggap 'kuno', karena kegemarannya menulis di atas kertas.
"Pablo, terbangkan salah satu drone untuk melihat situasi di atas sekarang. Terutama jalur antara Stasiun-128 dan Stasiun-171, tampilkan ke layar utama." Kata Lydia sambil duduk di atas meja dan memakan roti lapis yang tadi dikeluarkannya dari dalam ranselnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
2471
Ficção CientíficaSeorang dokter wanita mendapati dirinya berada di dalam sebuah tabung kapsul dengan populasi dunia berkurang 99.91% dan permukaan air laut naik 100m. Sebuah kejahatan yang berumur lebih dari empat setengah abad menunggu untuk diselesaikan di tengah...
