Di dalam koper yang terbuka di atas meja di tengah ruangan itu terdapat dua bagian, bagian kanan adalah sebuah tumpukan dokumen dalam map ziplock plastik yang sudah berwarna kekuningan dimakan waktu, dan di bagian kiri adalah sebuah tabung yang menyimpan sebuah serum sample darah sebanyak 150ml dengan tulisan di atasnya:
USSHA p.Gry2300ArgfsX12
Marlina dan Lydia tahu apa yang berada di dalam tabung vakum itu. Isi tabung itu adalah serum dan sample darah Lydia yang tersisa dari hasil percobaan Karim di tahun 2300. Selama ini mereka berdua menyangka serum itu sudah digunakan Robert pada dirinya sendiri setelah mengambil paksa dari Karim.
Di sebelah kiri wadah pelindung yang terbuat dari gabus lembut terdapat satu tempat tabung serum yang lain, tapi isinya kosong.
"Robert meninggal dunia tahun berapa?" Tanya Lydia kepada Kaisar Monewa.
"Tahun 2470, setahun yang lalu. Tuan Robert tiba di tempat kami pada tahun 2300, dalam keadaan sakit dan sebagian besar waktunya dihabiskan di dalam tabung hibernasi."
"Sakit? Sakit apa?" Sekarang Marlina yang bertanya pada Kaisar Monewa.
"Menurutnya, sebelum tiba di tempat ini Tuan Robert terpapar radiasi cukup lama."
"Terpapar? Dia kan punya fasilitas yang memungkinkan untuk melindungi dirinya dari radiasi," lanjut Marlina. "Tidak masuk akalku, jujur saja."
Kaisar Monewa menghela napas panjang dan mengangkat bahunya, "menurut cerita kakek buyutku, Tuan Robert tiba di tempat ini sudah dalam keadaan sakit dan sering mimisan. Karena waktu itu kami tidak memiliki tenaga dokter, Tuan Robert memilih untuk hibernasi hingga tahun 2385."
"Kenapa dia tidak mencariku ya? Aku ada di dekat Stasiun-128 ketika itu. Dan fakta bahwa dia mengambil paksa serum dari kawan kami, Karim, pun membuat urut-urutan kejadian ini semua agak terlihat janggal." Kata Lydia, "dia sepertinya menyembunyikan sesuatu yang kita semua tidak tahu."
"Mungkin dia malas ketemu mantan?" Kelakar Marlina sambil tertawa, Lydia menatapnya dengan memasang wajah bengong tanpa berkata apapun.
"Lalu kemana satu tabung lainnya? Melihat koper ini, sepertinya Robert membawa dua buah tabung." Tanya Marlina kepada Kaisar Monewa.
"Sudah dipakai." Jawabnya.
"Oleh siapa?" Tanya Lydia.
"Oleh Tuan Robert... Kepadaku."
Lydia dan Marlina saling berpandangan, dan Lydia menatap Kaisar Monewa, "kenapa Robert memilih untuk menyuntikannya ke tubuhmu?"
"Bukan keinginanku, tapi kakekku. Menurutnya monarki di tempat membutuhkan seseorang yang bisa mengawal peradaban kami yang tersisa dalam waktu cukup panjang. Jadi maaf, jika kalian menuduhku menggunakan serum itu untuk mengekalkan kekuasaan keluargaku, kalian salah. Aku tidak pernah menginginkan untuk menjadi kaisar, raja atau presiden." Jawab Kaisar Monewa sambil mengangkat kedua tangannya. "Sampai hari ini, aku tidak merasa diriku pantas. Tapi para ketua kelompok suku-suku yang tersisa meminta dan memilihku untuk menjadi pemimpin mereka, sebelum mereka mengetahui serum itu sudah disuntikkan ke tubuhku." Mereka bertiga terdiam untuk waktu yang cukup lama.
Marlina dan Kaisar Monewa duduk di kursi yang mengelilingi meja rapat di ruangan itu, sementara Lydia mengeluarkan semua isi koper ke atas meja di depan mereka.
"Kita perlu sebuah laboratorium untuk mengetahui isi pasti tabung ini dengan persis," kata Marlina sambil mengangkat dan memperhatikan isi tabung. "Kita tidak bisa melakukannya di sini, dan kita tidak bisa menghambur-hamburkan warisan Karim," sambungnya sambil melihat ke arah Kaisar Monewa yang sedang duduk dengan siku bersandar di meja.
KAMU SEDANG MEMBACA
2471
Science FictionSeorang dokter wanita mendapati dirinya berada di dalam sebuah tabung kapsul dengan populasi dunia berkurang 99.91% dan permukaan air laut naik 100m. Sebuah kejahatan yang berumur lebih dari empat setengah abad menunggu untuk diselesaikan di tengah...
