bnyk typo
🌹
****
Nata duduk di sebuah restoran rooftop yang memiliki pemandangan kota indah dia mau bertemu dengan teman lamanya, mereka dalah Karin dan Dio sepasang kekasih yang selalu menukung nata sejak dulu, selain gilang dan riyan mereka berdua lah yang nata punya
“nata. Astaga, lama banget nggak ketemu” seru Karin sambil memeluk natanata membalas pelukan Karin “kangen kalian juga”
dio tersenyum melihat dua sahabatnya saling berpelukan dia mengeser kursi “lo si nat jarang bangat kasih kabar”
nata mengangkat bahu, merasa sedikit bersalah “sorry, akhir-akhir ini hidup gue agak berat”
Karin duduk di sebelah dio “cerita dong! Gue penasaran lo sekarang tinggal di mana? Sama siapa? masih sibuk sama kuliah?”
Nata menghelah nafas sedikit ragu untuk menjelaskan “gue sekarang tinggal di apartemen bareng teman, bisa di bilang keluarga baru gue, soal kuliah yah masih gitu-gitu aja”
Karin menatap nata dengan penuh perhatian “lo harus lebih sering ketemu kita, serius, nat gue kangen masa-masa kita dulu. lo nggak lupa kan gimana kita dulu sering bolos bareng”
Nata tertawa lepas mengingat kenangan mereka dulu, mereka temanan SMP setelah lulus nata pindah sekloah sudah tidak Bersama dengan kedua sahabatnya, dengan pindah sekolah itu nata bertemu dengan gilang “mana bisa gue lupain, gue yang selalu kena marah duluan kalau ketahuan”
Percakapan terus berlanjut dengan cerita-cerita lama dimana mereka bertiga bolos, jalan Bersama dengan orang tua nata, masih banyak kisah indah mereka dan update terbaru dari hidup masing-masing.
~
Alvaro membuka pintu apartemennya dan Langkah masyk dengan Lelah setelah sehari bekerja. Jasnya di lepas dan dia gantung di dekat pintutanpa memeriksa sekeliling terlebih dahulu. Kamar terlihat rapi seperti biasa, tapi kosong. Ia memandang sekitar sebentar kemudia melangkah masuk ke kamar mandi
Setelah mandi alvaro keluar dengan rambut yang masih sedikit basah. ia mengenakan baju kaos biasa penampilan jauh lebih segar. Saat menuju ruang tamu, ia menyadari natatidak terlihat di manapun
Alvaro berjalan kedapur melihat hanya ada maid di sana “nata mana?”Maid itu tampak gugup, menunduk sedikit kepalanya “keluar tuan, nata tidak memberi tahu saya kemana dia pergi”
Alvaro menatap maid dengan tatapan dingin “kenapa tidak kasih tau saya? ”
“saya….. saya pikir tuan sudah tau” jawab maid itu pelan
Ekspresi Alvaro tetap dingin, tapi ia tidak meninggikan suara. “Saya pernah bilang, apapun yang dia lakukan, laporkan ke saya. Kalau dia keluar lagi pastikan saya tahu. Mengerti?”
Maid itu langsung mengangguk. “Baik, Pak. Saya minta maaf. Lain kali akan saya pastikan.”
Tanpa berkata apa-apa lagi, Alvaro mengangguk kecil dan berjalan kembali ke ruang kerja. Ia duduk di kursinya, mencoba fokus pada laptop di depannya, tapi pikirannya tetap terganggu.
Beberapa jam kemudian, ketika pintu apartemen terbuka, suara langkah Nata terdengar. Alvaro menoleh sekilas, mendapati Nata berjalan masuk dengan senyum santai.
“Gue pulang,” kata Nata sambil melepas tasnya.
“Dari mana?” tanya Alvaro, nadanya tetap tenang tapi penuh arti.
“keluar bentar sama teman” jawab Nata sambil berjalan menuju dapur untuk mengambil air.
“gilang?” tanya alvaro

KAMU SEDANG MEMBACA
Alnata
General FictionAlvaro yang dingin pada semua orang di temukan dengan nata yang mampu merubah dirinya, dimana mereka berdua bertemu di suatu club malam. LAPAK BXB HOMOPOBIC MINGGIR❗ **** cerita fiksi bnyk typo