Event: Tour Memo

100 5 4
                                        

Baper banget baca inii 🫠

.

.

.

Prolog: Ayo! Tur Dalam Cinta

"Rafayel? Kamu ngapain di sini?"

"Aku sedang mencari seseorang..."

Aku melangkah ke arah Rafayel dan menggodanya dengan kedua tanganku di belakang punggung.

"Siapa yang kamu cari sejauh ini dari Whitesand Bay? Apa kamu menemukan dia?"

"Biar ku lihat..."

Dia berpura-pura mengamati sekelilingnya sebelum tatapannya perlahan tertuju pada wajahku.

"Ah, ya. Di situlah kau, Nona Pengawalku yang manis."

"Kau bersusah payah mencariku. Kurasa kau punya sesuatu yang penting untuk dikatakan?"

"Aku ingin bertanya apa kamu punya rencana untuk liburan."

"Aku tidak punya rencana sebelumnya, tapi sekarang aku punya."

Aku tersenyum dan meraih tangannya.

"Berita tentang Touring In Love akhir-akhir ini ada di mana-mana. Karena kita punya waktu, haruskah kita datang?"

"Tentu... Tunggu dulu, aku merasa ini adalah sesuatu yang terjadi secara spontan."

"Jika kamu tidak mau pergi, aku akan menarik kembali undanganku."

Aku berpura-pura menggelengkan kepala karena kecewa dan hendak melepaskan Rafayel, tetapi dia mencengkeram pergelangan tanganku.

"Itu tidak diperbolehkan! Kamu bebas, aku bebas. Kita bisa menjelajahi setiap sudut dan celah di Linkon tanpa perlu bersusah payah. Siapa bilang kita tidak bisa melakukan Tur ini? Seseorang mungkin akan berbisik ke telingaku nanti dan memohon agar liburan ini tidak pernah berakhir." Ujar Rafayel buru-buru menenangkan ku

Mendengar hal itu aku menahan diri untuk tidak tersenyum.

"Rasanya segalanya menjadi kenyataan, dan aku baru saja mendapatkan semacam jackpot!" Kataku

"Bukankah itu suatu hal yang bagus?"

"Ya. Itu hal yang bagus baik. Jadi..."

Aku menelusuri postingan pada akun resmi Fun in Linkon.

Kadang-kadang, aku merasa ingin mengunjungi banyak tempat bersama Rafayel.

(Sama! Aku juga sama!! Kapan dia nyata?!! 😫😫)

"Sudah menentukan tujuan? Apa yang ingin kamu lakukan pertama kali?" Tanyanya

"Hmm... Mari kita nikmati dulu makanan dan aktivitas di Tour. Dan kalau ada waktu, aku ingin mencoba menyelam di es bersamamu!"

Mendengar tawa Rafayel, aku segera berhenti melamun.

"Apa yang lucu?"

"Tidak ada. Aku hanya ingin segera memulai liburan kita bersama. Apakah kita benar-benar harus menyelam di es... Cuacanya dingin sekali. Lautan mungkin akan mendapatkan ikan beku baru."

Dia mencubit hidungku dan menggoyangkannya dengan lembut.

"Dan patung es kecil yang lucu."

.

.

Chapter 1: Nuansa Kebebasan dan Keberanian

Pasar Tour di dekat Whitesand Bay sedang ramai. Tak lama kemudian, Rafayel dan aku telah mengumpulkan banyak barang jarahan (jajanan).

Rafayel's momentsCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang