Malam yang tadinya tenang dan tentram, serta malam yang penuh dengan duka bagi Al ini, berubah menjadi mimpi buruk yang menyeramkan setelah mereka mendengar tiga teriakan dari monster yang menghancurkan "The Tower" di Bogor. Teriakan yang singkat namun mengerikan itu menghancurkan malam yang tenang bagi semuanya. Para penjaga dan Tim Maz Hatters, langsung mengambil posisi bertahan. Para pengungsi dikumpulkan di dalam hangar yang besar tersebut. Mobil-mobil yang memiliki senjata pun dikeluarkan dari hangar guna memperkuat garis pertahanan.
Al berlari bersama Julia mengambil peralatannya dan membantu memasang senjata berat di depan pintu masuk pesawat. Gerbang Hangar yang besar pun ditutup guna melindungi para pengungsi di dalam. Para sniper naik ke atap Hangar untuk memberikan informasi dan membantu menembak. Al yang tengah berlari menuju ke tangga lengannya tertahan oleh Julia.
"Tolong berhati-hatilah," Al lalu mencium kening wanitanya dan tersenyum. "Kamu juga berhati-hatilah." Mereka pun berpisah dan menuju posnya masing-masing.
Al dengan anggota Wink Angel sudah berada di atap memantau keadaan sekitar. Al sudah diberitahu kalau mereka sudah memasang beberapa perangkap yang sudah tersebar di beberapa tempat, termasuk claymore dan ranjau darat. Jarak pandang mereka terbatas karena gelapnya malam. Salah satunya penerangan yang tersedia hanyalah lampu sorot dari Hangar yang menyorot sejauh 10 meter, sementara landasannya sangat luas.
Para sniper menggunakan bidikan Night Vision, agar mereka bisa melihat dengan jelas. Al menjaga bagian timur bersama dengan Frans dan Jane tentunya. Chemistry mereka semakin kuat semenjak misi sebelumnya. Al memasang tripodnya dan berbaring memanntau keadaan sekitar dengan bidikannya.
Beberapa menit sudah berlalu dan semuanya sudah siap dalam posisinya, namun satu tembakan pun belum terdengar sama sekali. Al melihat sekitar dan menemukan sebuah keanehan, di dekat gerbang yang jaraknya 50 meter dari dirinya saat ini. Sepertinya itu orang yang obesitas, karena perutnya begitu besar dan menonjol. Badannya pun terdapat beberapa benjolan yang terlihat seperti tumor, Al terus memerhatikan gerak gerik zombie tersebut.
Tiba-tiba saja perut zombie itu membesar dan meledakkan dirinya sendiri dengan tekanan yang begitu kuat dari dalam tubuhnya, pagar yang berada dekat dengan tubuh zombie tadi terlihat rusak dan meninggalkan penyok yang besar. Al menyalakan radionya.
"Semuanya, jika kalian melihat zombie gemuk yang mendekat kearah pagar, cepat tembak. Atau pagarnya tidak akan bisa menahan lebih lama."
"Baik."
"Iya sayang..."
"Roger."
Tak lama setelah laporan yang diberikan oleh Al kepada seluruh anggotanya, tembakan dari sniper yang lainnya mulai terdengar dan juga suara ledakan menyaut setelah suara tembakan.
Tembak-tembakkan berhenti seketika, tidak terlihat lagi zombie gendut itu. Al kembali melihat keadaan sekitar dengan bidikannya, senjatanya sudah terisi penuh. Ia terkejut saat melihat zombie sudah menumpuk di pagar dan gerbang. Tapi zombie-zombie itu tidak bisa masuk karena pagar 5.000 volt yang mereka pasang dari aki-aki pesawat yang terkumpulkan.
Al sedikit lega karena tidak ada zombie yang bisa masuk kedalam, tapi kelegaan itu tidak berlangsung lama karena ia melihat ada sesuatu yang melempar batu dan merusak pagar sekaligus zombie-zombie disekitarnya. Ternyata para mata sniper pun melihat kejadian yang serupa dilihat oleh Al, di sebelah barat laut dan juga Selatan gerbang hancur oleh batu yang dilempar seseorang.
Akhirnya muncul sosok yang diduga menjadi tersangka pelemparan batu besar itu. Sosok setinggi 2 meter lebih terlihat diantara zombie yang berkerumun. Dengan perawakan yang sangat besar dan juga adanya rompi anti peluru yang menempel dibadannya, kemungkinan awalnya ia adalah polisi atau sebuah tentara. Dengan gerbang yang sudah hancur, para zombie bisa masuk kedalam dan mengincar mereka. Volatile pun datang bergerombol seperti kawanan serigala yang mengejar mangsanya.
YOU ARE READING
DEAD WORLD
Sci-fiKenapa ada beberapa orang yang ingin adanya keberadaan zombie di dunia ini? Apakah mereka siap jika terjadi kiamat zombie tersebut? Atau emang ada orang atau kelompok yang menciptakan kiamat zombie tersebut? Entahlah terlalu banyak teori konspirasi...
