THIS WORK BELONGS TO NYAYU (NyayuSilviaArnaz)
VOTE DAN KOMEN YANG BANYAK
🔥🔥🔥
Satu jam kemudian, mereka telah sampai di depan restoran Nexa. Ezra memarkirkan mobil hitamnya di parkiran. Dia mematikan mesin mobil, memasukkan kunci mobil ke dalam saku celananya. Dengan perhatian, dia berjalan ke sisi pintu mobil yang lain dan membukakan pintu untuk Yasmin.
"Terima kasih, Kak Ezra," ujar Yasmin tersenyum. Kak Ezra memang berbeda dengan Mas Dika. Mas Dika tidak pernah membukakan pintu untuknya.
"Sama-sama," jawab Ezra.
Yasmin mengedarkan pandangan ke sekelilingnya. Dahinya mengerut, tanda tanya besar muncul di pikirannya. Halaman parkir yang sangat luas dan rapi ini hanya ada beberapa mobil yang terparkir. Sangat sepi.
"Yasmin, ayo ke dalam," ajak Ezra. Dia menggenggam tangan kanan Yasmin. Mereka berjalan bersisian.
Ezra sengaja tidak memberitahu kepada pihak restoran jika dia akan datang. Dia ingin melihat secara langsung bagaimana cara para karyawan restoran menangani pelanggan yang datang. Interior restoran mewah dan elegan seperti restoran bintang lima pada umumnya. Dua orang karyawan berdiri di pintu masuk menyambut kedatangan pelanggan.
Kira-kira mengapa pelanggan memberikan komentar buruk? pikir Ezra masih menebak-nebak.
"Kita duduk di sebelah sana saja, Kak." Yasmin menunjuk meja di sisi kanan ruangan restoran. Ezra setuju.
Keduanya duduk berhadapan. Tampak seperti pasangan sungguhan.
Yasmin mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan. Dia hanya menemukan tiga orang pelanggan yang sedang makan. Meja banyak yang kosong. Padahal menurutnya, ruangan luas restoran dan fasilitas yang tersedia seharusnya berhasil memberikan kenyamanan dan ketenangan.
Berselang beberapa saat kemudian. Seorang karyawan wanita dengan seragam khas datang menghampiri meja mereka.
"Tuan dan Nona ingin pesan apa?" tanyanya ramah.
Yasmin mengambil buku menu makanan yang tergeletak di atas meja, membukanya dan mencari makanan dan minuman yang ingin dipesan. "Cumi-cumi saus mentega, honey garlic salmon, dan minumannya jus alpukat serta kue coklat."
"Dan Tuan?" tanya karyawan.
"Ayam saos tiram, spageti bolognese dengan tambahan topping udang, pudding stroberi, dan untuk minumannya smoothie coklat."
Karyawan itu segera mencatat pesanan keduanya di dalam buku catatan kecil. "Baik, Tuan dan Nona, mohon ditunggu."
"Kak Ezra, restoran Nexa tampak baik-baik saja," ucap Yasmin berbisik setelah karyawan tadi berjalan pergi.
Ezra mengangguk setuju. "Mungkin karena kita belum melihat semuanya."
Tak lama kemudian, makanan dan minuman yang mereka pesan pun datang. Dua orang karyawan meletakkan makanan dan minuman dari nampan ke atas meja. Uap panas yang berasal dari makanan melayang di udara membawa aroma makanan.
"Silakan dinikmati Tuan dan Nona." Ezra dan Yasmin hampir bersamaan mengangguk.
"Kelihatannya enak." Yasmin mengambil sendok dan dengan semangat memasukkan potongan cumi ke dalam mulutnya dan mengunyahnya pelan.
Ekspresi wajah wanita itu berubah. "Ada apa Yasmin?" tanya Ezra ingin tahu.
Yasmin menatap wajah Ezra sebentar, kemudian beralih memotong daging ikan salmon dan memakannya pelan
"Kak Ezra, mendingan coba sendiri deh," saran Yasmin.
"Baiklah." Tak ingin lebih lama penasaran, dia mengambil sendok dan memotong daging ayam saos tiram, kemudian merasakannya sendiri.
Ezra buru-buru mengambil gelas smoothie dan meminumnya. "Masakan apa ini? Rasanya nggak enak, daging ayamnya nggak fresh."
Dia mencoba spageti bolognese, berharap masakan itu lebih enak daripada masakan pertama. Ternyata hasilnya sama saja.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE WWG HOLIDAY PROJECT
Short StoryThe WWG datang lagi membawa project baru bertema THE WWG HOLIDAY PROJECT. Terdiri dari kumpulan cerita adult romance. Dalam kumpulan cerita ini, kamu akan dibawa ke dalam kisah-kisah romansa yang muncul tanpa rencana, di mana setiap tatapan, setiap...
