KENIKMATAN TERLARANG (3)

957 3 0
                                        

THIS WORK BELONGS TO MY_LODY (My_Lody)

VOTE DAN KOMEN YANG BANYAK!

🔥🔥🔥

"Sayang!" seru Fara mencari Arzein.

"Siapa kamu? Berani-beraninya pakai baju istri saya!" tegas Arzein, yang segera menarik jarinya dari kawah basah milik Syelen.

Tangan Syelen segera membenarkan letak dress rumahan pinjamam Fara, yang sudah kusut akibat perbuatan Arzein.

Ingat ya, pinjaman! Bukan curian!
Setelah merasa bagian tubuhnya sudah tertutup, gadis itu kemudian memutar tubuhnya ke arah Arzein. Sepasang netra hitam pekat Syelen, bisa melihat sosok pria kurang ajar yang berani menyalahkan dirinya. Namun, ketika Syelen melihat sosok pria itu, sosok kakak iparnya yang sialannya tampan, dan memiliki tubuh bagai pemain bola, Syelen semakin merasa kesal, karena dia jadi tidak berani memarahi pemilik wajah tampan itu.

Kenapa harus tampan? 'Kan Syelen jadi merasa tidak hati kalau marah.

"Ini pasti karena kebaikan Fara. Sampai pembantu sepertimu berani kurang ajar," tuduh Arzein.

Kurang ajar? Wah... Syelen hampir saja ingin merobek mulut pedas Arzein, yang tidak memiliki filter penyaring.

Padahal di sini, yang bersikap kurang ajar adalah Arzein, yang tidak tahu diri adalah Arzein. Dari mulai pria itu memeluk tubuh Syelen, kemudian meremas-remas payudara Syelen, dan lebih kurang ajar lagi adalah... Arzein memasukkan jarinya ke dalam lubang peranakan Syelen.

Oh sialan untuk tubuh Syelen! Karena setelah membayangkan kejadian yang baru saja Syelen rasakan, justru bagian bawah Syelen terasa lembap.
Ini sangat tidak membantu Syelen!

"...." Syelen bersiap ingin mengeluarkan kata-kata untuk Arzein, tapi Fara ke dalam ruangan. Syelen yang melihat itu, merasa seperti sedang berada dalam novel perselingkuhan, yang memperlihatkan adegan seorang istri menghentikan perbuatan bejat suaminya.

Tapi apa ini sudah termasuk perselingkuhan? Syelen dan Arzein saja tidak melakukan cocok tanam, mereka hanya melakukan sentuhan kulit bertemu kulit. Itu bukan selingkuh kan?

"Sayang! Apa yang kamu omongin sama Syelen?" tanya Fara mendatangi Syelen.

"Dia benar, Mbak. Aku hanya pembantu kurang ajar di rumah ini, dan mulai hari ini aku berhenti buat jadi pengasuh Ellea!" ucap Syelen.

Kemudian Syelen memilih untuk meninggalkan ruangan itu, membuat Ellea mengejar Syelen. Sedangkan Fara harus menatap tajam ke arah suaminya, Fara tidak terima melihat adiknya dihina di depannya langsung.

"Pembantu kurang ajar? Kamu benar-benar tidak bisa jaga ucapan kamu ya, Mas," sentak Fara dengan nada tinggi.

"Pengasuh Ellea? Kamu mau ke mana, sampai menggunakan orang lain untuk mengasuh Ellea?"

"Nanti aku jelasin, Mas. Sekarang aku harus mengejar Syelen." Ucapan Fara terhenti bersamaan dengan tangan Arzein, yang menarik lengan Fara.

"Jawab dulu, Fara. Karena kita sepakat, urusan pendidikan Ellea, kamu yang akan mendidiknya sendiri," ucap Arzein.

"Mama mau aku ke Bali, Mas. Jadi aku minta tolong sama Syelen buat jagain Ellea," jelas Fara.

"Mama? Sejak kapan Mama lebih terbuka sama kamu, dibanding aku yang anak kandungnya?"

"Itu... Aku juga nggak tau, Mas."

Arzein tidak lagi mau mendengar penjelasan Fara, pria itu lebih memilih untuk pergi meninggalkan Fara. Membuat Fara mematung, tidak tahu harus berbuat apa. Dia menyesali emosinya yang tidak stabil, hanya karena adiknya dikatakan sebagai pembantu.

THE WWG HOLIDAY PROJECTCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang