"Semua persiapan sudah selesai Riyu, kami menunggu perintah" ucap salah seorang yang Riyu tunjuk sebagai ketua untuk pasukan assassinnya.
Riyu mengangguk, lalu berjalan ke arah Kara yang masih memandang jauh kedepan melihat barisan yang mulai berjejer rapi kebelakang "kita bisa mulai sekrang" Kara hanya mengangguk sebagai jawaban.
Sampai pada akhirnya kini mereka berada di aula yang terdapat podium dengan tiga sofa dengan dua di antaranya di isi oleh Kara dan Riyu dengan pakaian khas Shikigami Chameleon.
Dan kekosongan sofa tersebut membuat beberpa dari mereka merasa heran apalagi pasukan sniper yang sudah merasa gatal ingin bertanya tentang pemimpin mereka.
Kara beranjak dari duduknya lalu menatap ke arah aula yanh sudah di penuhi oleh bawahannya "Semua sudah berkumpul?" Tanya Kara dengan intonasi penuh wibawa.
"Sudah Kara!!" Jawab mereka serempak
"Seperti yang kalian lihat, kursi Ash sedang kosong, karena dia yang sedang ada pekerjaan lain, yang membuat dia tidak bisa ikut serta dalam acara suksesi kali ini" ucap Kara sembari menatap ke area umum yang sepertinya menjawab rasa penasaran dari para bawahannya "untuk sebagian mungkin kalian sudah tau bahwa kali ini atas dasar penculikan adik kami atau adik kalian juga, yang di sekap oleh Gevano.
"Lokasi susah di tentukan, formasi sudah di bentuk, kalian bisa bersiap" lanjut Kara "ingat tidak ada satupun dari kalian yang diizinkan mati" jelasnya menekan kata mati di akhir kata.
Menatap ke seluruh pasukannya dengan sorot mata tajam penuh wibawa "Shikigami Chameleon!!" Teriak Kara.
"BANTAI SEMUA YANG ADA KARENA MEREKA HANYALAH HAMA!!" Jawab mereka serempak.
"Oprasi kita mulai" printah Kara.
Dan akhirnya para pasukan bubar menuju barisan atau tempat dengan kordinasi yang sudah di tentukan.
"Kara" panggil Riyu kini berdiri di hadapannya.
Kara menoleh dengan raut wajah penuh tanya di balik topeng yang ia kenakan "apa Alvan baik-baik saja?" Ucap Riyu sayu.
"Yakinlah, dia adalah yang terkuat di antara kita, lo tau tentang hal itu Riyu" tegas Kara.
"Gua hanya khawatir"
Hahh....
Menghela nafas sesaat "kita lakukan yang terbaik, bawa Alvan kembali dan membuat Gevano jera karena telah bermain-main dengan kita" tekan Kara yang membuat Riyu pun pada akhirnya mengangguk setuju.
•••••••••
Semua pasukan Shikigami Chameleon, telah bersiap di tempatnya masing-masing.
Sniper yang telah siaga membidik ke arah bangunan dua tingkat dengan halaman yang cukup luas dan telah siap untuk menembakkan pelurunya apabila di perlukan, yang bertugas sebagai support di lini belakang.
Serta Kara yang kini memimpin pasukan penyerangan garda depan, menunggu komando dari Riyu yang telah menyusup masuk bersama pasukan assassinnya.
"Mulai" ucap Riyu yang membuat Kara kini memberi perintah untuk langsung menyerang bangunan dua tingkat tersebut.
Gerbang rumah yang dapat terlewati dengan mudah karenan akses yang sudah di beri oleh Riyu, membuat mereka leluasa menyerang garda pasukan musuh.
Pertarungan pun tak dapat terelakan, ketika tangan kosong maupun benda tajam saling bersautan, serta suara senjata api yang terus menggema.
Darah yang berserakan dimana-mana serta banyaknya anggota tubuh yang sudah tidak menyatu dengan raganya.
Mayat yang berserakan seakan hal lumrah dan tidak untuk di pedulikan, hingga sampai dimna mereka berada di lantai dua, dengan Gino yang sudah berada di antara barisan bodyguard nya, menatap sengit ke arah Kara serta Riyu yang berada di sampingnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alvan's Transmigrasi [End] ✓
RomanceAlvan seorang remaja 18tahun, dengan keahliannya sebagai Hacker handal dengan setatusnya yang menyandang sebagai salah satu sniper terbaik di kalangan organisasinya. Menjelani hidup dengan penuh kekerasan, mengharuskan dia menjadi pribadi yang mandi...
![Alvan's Transmigrasi [End] ✓](https://img.wattpad.com/cover/368203447-64-k679740.jpg)