"Ashlan lepas, Ashlan..." Ucap seorang wanita yang tak lain adalah Lidya, karena lehernya yang di cengkram erat oleh Ashlan.
Brakht..
Uhuk.!! Uhuk.!!
Lidya terbatuk dengan tubuh yang sudah terkulai lemas di lantai, meraup oksigen sebanyak-banyaknya untuk menstabilkan pernapasannya
"Kamu aku bawa untuk mempermudahkan ku membalas perlakuan Gino, bukan malah menentangku" tekan Ashlan.
"Aku tau dan sadar akan posisi itu" jawab Lidya lalu menatap tajam ke arah Ashlan "tapi tidak untuk membunuh anak tak berdosa itu"
"Dia adalah bagian dari Gino"
"Tapi dia tidak tahu apapun tentang urusan kalian" tengang lidya.
Ashlan berjongkok, lalu mencengkram rahang Lidya keras, hingga membuatnya terpaksa menatap Ashlan yang kini sudah memancarkan aura kemarahan nya "kau berani menentangku sialan?!" Tanyanya namun malah keheningan yang ia dapatkan, lalu Ashlan menghempaskan cengkramannya kasar.
"Tidak berguna" gumamnya lalu beranjak keluar dari kamarnya.
Meronggoh saku depan celananya untuk mengambil telpon genggamnya, Ashlan menghubungi salah satu kontak yang tertera hingga sambungan telepon itu tersambung.
"Dia sudah tak berguna lagi untukku, apa aku berhak melenyapkannya?" Ucapnya.
"Dia berpaling dariku"
"Akan aku lakukan"
Sambungan telponnya pun ia putus secara sepihak.
Hingga keesokan harinya Ashlan pamit pergi dari kediamannya dengan menitipkan Lidya dengan alasan perjalanan bisnis.
Padahal nyatanya kini dia berada di apartemen yang masih satu kota dengan mereka "sepertinya drama itu sangat cocok untukmu" ucapnya.
Hingga keesokannya lagi dia memulai dengan mengirimkan bukti mengenai status Lidya sebagai seorang bawahan dari salah satu musuh bisnis nya yang di tugaskan untuk memata-matai mereka agar bisa menghancurkan Gevano dari dalam.
Dan itu berhasil membuat Gino murka dimana Renhard dan Arkana sedang dalam perjalanan bisnis membuat dia menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas nasib apa yang perlu di terima oleh Lidya.
Namun ternyata kematian lah yang di terima Lidya atas khasutan dari bawahan Ashlan yang sempat ia bawa dari kembalinya Ashlan di kediaman Gevano.
"Mari kita ciptakan permainan ini aku sudah geram ingin memukul wajahmu Gino" ucap Ashlan lalu beranjak pergi dari apartemennya nenuju monsion setelah tau berita tentang kematian Lidya.
••••••••••
Bught.!!
"Sialan lo Gino, lo bunuh istri gua?!" geram marah Ashlan dengan satu pukulan mendarat tepat pada rahangnya "tidak cukup semuanya lo ambil? Dan sekarang lo ngambil istri gua juga. Brengsek?!"
Bught.!!
Bught !!
Bught !!
Pukulan itu terus Ashlan layangkan tanpa ada perlawanan dari Gino, karena alasan Gino yang merasa faham dengan apa yang Ashlan rasakan.
"Ashlan.!!" Teriak Arka yang langsung menahan pergerakannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Alvan's Transmigrasi [End] ✓
RomansaAlvan seorang remaja 18tahun, dengan keahliannya sebagai Hacker handal dengan setatusnya yang menyandang sebagai salah satu sniper terbaik di kalangan organisasinya. Menjelani hidup dengan penuh kekerasan, mengharuskan dia menjadi pribadi yang mandi...
![Alvan's Transmigrasi [End] ✓](https://img.wattpad.com/cover/368203447-64-k679740.jpg)