"Nah ini dia, orang paling sibuk ngalagin sibuknya presiden." Sarkas Hoshi menggoyangkan gelas berisi cairan berwarna merah
"Lu dari mana aja dah. Baru keliatan. " sambung Indra
Elard menoleh tanpa ingin menjawab. Ia berjalan keluar ruangan menuju kolam renang yang terdapat di halaman rumah. Ia membuka kaos nya dan segera masuk.
Segar, itu lah yang ia rasakan.
"Napa tuh bocah tiba-tiba nyebur kolam?" Tanya Indra pada Hoshi. Lelaki mata sipit itu mengedikkan bahunya tak tau.
Elard berenang guna menjernihkan pikirannya. Setelah membersihkan diri dan sarapan dengan sangat canggung tadi pagi, Elard memilih kabur kerumah Indra. Dimana sebelumnya sudah di tentukan untuk berkumpul di rumah lelaki itu. Ia tidak bisa terlalu lama berada di satu ruangan dengan Lio.
Anggaplah ia pengecut, itu memang benar adanya. Ia begitu bingung tentang perasaannya. Ini asing baginya. Semuanya begitu asing hingga ia bingung harus bersikap seperti apa.
Tentang Lio dan semua yang berhubungan dengan pemuda itu. Ini aneh. Apa alasannya menyentuh lelaki itu ? Membantu, nafsu atau apa? Ia bingung sendiri. Mungkin awalnya kecelakaan lalu setelah nya ?
"Sial!" Umpatnya sebelum meyelam
"Woi lu kenapa dah ? Kek orang galau lu." Ucap Hoshi
Elard keluar dari kolam. Air mengalir setiap lekuk tubuhnya yang sexy. Ia berjalan ke arah kursi yang tersedia di pinggir kolam, tepat di sebelah Hoshi duduk.
"Menurut lu?" Tanya Elard
"Lu keliatan galau banget kek hamilin anak orang." Guyon Hoshi tapi Elard hanya diam dan memikirkan sesuatu
Indra datang dengan cemilan di tangannya. Ia berniat bergabung dengan kedua lelaki itu. "Lagi ngobrol apa lu pada?" Tanya Indra, namun tatapan tanpa sengaja mengarah ke punggung Elard.
Mata lelaki itu membulat. "ANJING, EL LU BARU HABIS NGEWE YA?!" Melihat punggung Elard yang penuh dengan garis merah di sekujur punggungnya. Dan itu seperti bekas kuku.
plak
"Kaget njing."
Indra tak hiraukan, ia tetap fokus pada Elard yang menatapnya dirinya tajam. "Njir pantes aja di ajak ngumpul kaga mau baru nongol sekarang, ternyata abis anu toh." Ucapnya menganggukan kepala seolah paham
Hoshi ikut nimbrung. "Asw, lu galau ternyata beneran hamilin anak orang El? Telat cabut lu ?"
"Hah? Hamil ? Elard ? Kok bisa ?" Heboh Indra
"Dia keliatan galau dari tadi, jadi gua pikir dia hamilin anak orang." Ucap Hoshi
"Emang iya El lu hamilin anak orang?" Tanya Indra penasaran
"Goblok." Ucap Elard tak ingin membuat kepalanya lebih pusing lagi, ucapan keduanya sungguh tak masuk akal. Ia berjalan masuk dalam rumah untuk membersihkan diri.
Elard memejamkan matanya saat air dari shower membasahi tumbuh nya. Ia bahkan tak merasa kedinginan. Kepalanya penuh dengan pertanyaan yang belum ia ketahui jawabannya.
Bayangan Lio tiba-tiba saja datang. Bahkan sampai sekarang dia bisa merasakan kulit panas lelaki itu, bagaimana ia berada di dalam dengan ia meraba setiap inci dari tubuh Lio. Dan rasa bibir tebal itu yang membuatnya candu. Suara erangan serta tangis lelaki masih terekam jelas di otaknya. Sial. Sepertinya dirinya mulai gila membayangkan lelaki itu. Hanya membayangkan saja mampu membuat tubuhnya panas. Sialan, betapa mesumnya dirinya.
Nafasnya terdengar berat. Oh ayolah, ini bukan saat nya. Tapi bayangan Lio melintas membuat nya-huh, ia tak bisa berpikir jernih.
Selesai dengan ritualnya. Elard kembali, ternyata mereka masih disana dengan bertambahnya anggota.
KAMU SEDANG MEMBACA
HEAD Over HEELS [BL]
Teen FictionAdelio itu cowok yang pekerja keras. Sangking bekerja kerasnya dia sampai di kejar-kejar rentenir. Bukan dia yang utang tapi kedua orang tuanya. Akibatnya, dia harus menanggung semua hutang kedua orang tuanya yang telah meninggal. Sekolah-kerja-pul...
![HEAD Over HEELS [BL]](https://img.wattpad.com/cover/342704312-64-k128190.jpg)