Cemburu Ala Aisyah

4.8K 288 7
                                        

Aku masih duduk termangu dihadapan layar putih di laptopku.Sebuah kursor berkedip-kedip menungguku menarikan jemari diatas keyboard , menorehkan satu dua patah kata untuk menggarap dongeng yang dipesan Kak Fathur kemarin saat di rumah Bondan. Dia memintaku bergabung dengan para tutor di TPQ Al Muhaimin , dan begitu dia tahu kalau aku adalah salah satu penulis di majalah Al Qomariyyah , Kak Fathur memintaku untuk menjadi tutor yang bertugas mendongeng untuk anak-anak. Yah , akhirnya aku terima saja , karena selain sebagai kerjaan diwaktu liburan ini , hal itu juga sebagai wujud pengamalan ilmu yang aku dapat dipondok . Ilmiyah Amaliyah , Amaliyah Ilmiyah , ya tho??

Tapi kini fikiranku tengan kacau , gara-gara memkirkan surat aneh dari Gus Adnan , aku jadi rada hang. Entah kenapa tatapan teduh yang selalu menghujani hatiku itu malah semakin membayang dipelupuk mata , jika boleh jujur .. aku sangat merindukannya . Tapi apa boleh buat ? aku hanya bisa menahan rasa yang belum halal bagiku itu. Menekannya sekuat mungkin , agar tidak menjadi penyakit hati.Namun , alih-alih mengacuhkan perasaan , hati ini malah kian kalut.

Hal itu terbukti ketika tanpa sadar aku sudah berselancar diyoutube , menstalking semua tentang Gus Adnan . Video-video klipnya , Video ketika tengah tilawah , qiro'ah , pidhato , Nadzoman , Dziba'an , bahkan sampai lagi bersih-bersih kamar ada diyoutube ! Gila , kurang kerjaan amat nih yang upload.Ku lihat usernamenya "FF.Fadhil" Siapa lagi itu ? Pasti kawan sepondoknya Gus Adnan.

Puas menstalking video , aku mendownlod dan mendengarkan sholawat hadroh Al Badriyyah.Sembari mendengarkan lagu Nurul Kawakib yang dibawakan Gus Adnan , aku membuka facebook dan mencoba bergabung dengan grup-grup penggemar Gus Adnan . Gila ... Banyak buanget cewek yang ikutan gabung . Dari postingan-postingan mereka yang lebay dan ku anggap 'berlebihan' aku menjadi muak sendiri.

"Subhanallah manisnya ,

Ah andai aja dia dateng ke daerahku , sayangnya jauh :(

Pangeranku .... Subhanallah , cakep jiddan

Matanya ... :) Gue suka alisnya

Subhanallah .. sungguh beruntung perempuan yang kelak jadi pendampingnya"

Stop sampai disitu . Ratusan komentar yang notabenya berisikan pujian semua terpampang manis dikolom komentar pada foto Gus Adnan yang tengah tertawa dengan baju khas santri . Koko lusuh , Sarung , Dan peci miring yang membuat dia malah seolah mempunyai daya pikat sendiri. Tak bisa kupungkiri , pesonanya , mampu membuat hati perempuan manapun terpikat . Diakah titisan Nabi Yusuf dan Nabi Dawud? Aduh , Aisyah jangan ngaco deh !

Sedang asyik-asyiknya menstalking semua tentang Gus Adnan , aku malah mikir. Apa Gus Adnan nggak risih tuh banyak cewek yang muji dia ?Nggak risih juga kalau dia tampil hadroh depannya banyak cewek yang fanatisme nya menggelegar ? Apa Gus Adnan malah seneng dan bangga ?

Kan nggak seharusnya dia gitu!

"Kriiiing" 

Benda putih disudut ruangan itu berdering , memaksaku yang tengah sebel untuk mengangkatnya .

"Hallo"

"Waalaikumsalam , Salam dulu kali nyong" Suara diseberang sana nggak asing sama telingaku , ah siapa lagi kalau bukan Vani.

"Iye iye , Assalamualaikum . Kenapa ? Tumben , eh udah sampe Bandung tah?"Tanyaku sembari duduk dikursi merah ruang tamu ini. Bisa ditebak , bakal ada obrolan panjang yang seru nih !!

"Udah syah , Alhamdulillah .. Eh , lagi ngapain lo? Peesan ye?"Vani bertanya dengan nada mengejek.

"Enak aje , Enggak keles . Gua mah alim anaknya , hihihi" Aku mulai cekikian nggak jelas gara-gara ngobrol sama nih anak.

"Lha terus lagi ngapain , hayooo...."Vani menggodaku.Duh , jujur nggak ya kalau aku lagi panas gara-gara stalking Gus Adnan?

"Vani , malah ngelamun , kangen sama yang di Mesir yeee" Kata-kata vani barusan bener-bener gemesin. Andai aja dia ngobrol langsung didepan ku , pasti udah aku tonyo dia.

"Bisa aja lo "Elakku.

"Nggak bisa ngelak ding , Nih bbmmu lagi muter AdnanAshfy-Sholawat Burdah , Nih diberanda facebook full like mu dikiriman-kiriman tentang Gus Adnan . Lu pasti lagi liat-liat komentar alay di facebook kan ? Ngaku deh"Vani kayaknya ahli deh dalam bidang ramal-meramal , kenapa semua tebakan nih anak bener?

"Mumtaz! kamu cocok van jadi ahli ramal ."

"Bukan ramal tauk , tafsir kali , haahaha" Tawanya memecah di seberang sana.

"Aku ngerasa ada yang salah deh van , kok aku ngerasa gimana gitu ya liat komentar mereka ?"Aku memulai sesi curhat colongan ini.

"Tunggu-tunggu , gue ambil cemilan dulu" Logat bandung vani mulai muncul lagi , sesaat kemudian suara Vani terdengar lagi "Oke , sekarang kita bisa memulai . Ilaa hadrotinnabiyyil musthofa , al fatihaah "

Dan dengan pintarnya , aku mengikuti instruksi Vani ."O lha bocah , emang meh tahlilan , kangen podnok ye ? Haha dulu aja muring-muring dibuang disono" Sindirku.

"haha udah itu masa lalu , jadi gimana sayang ?"

"Gue kayaknya mulai kesurupan deh , sawanen virus pink pink . Rasanya nggak enak banget tauk "Aku ku.

"Maksut lo , lo kayak nggak rela gitu Gus Adnan jadi buah bibir banyak perempuan lain?"

"Yah , begitu lah .. Aku itu udah berusaha sekuat mungkin , tapi .. selama 2 tahun mendem perasaan , begitu dikasih surat , pertahananku lumer deh. Gimana nih , apa yang musti aku lakuin ? Aku nggak pengen kejebak van , masih ada target hafalan yang harus dikejar.. Masih buanyak mimpi-mimpi gue yang belum terwujud"

"Yah , Yang pasti lo inget aja sama Allah terus isy , inget , Allah itu muqollibal qulub , sang maha pembolak-balik hati . Kenape ente nggak keukeuh aja sama prinsip ente , kan biasane sampeyan yang paling anti sama hal beginian . Ini sekalinya jatoh , babak belur dah . hehehe ampun deh aisy.

Gini aja , lo tahan rasa itu sekuat lo lagi . Sibukkan diri lo , oke . Banyakin kegiatan , jangan sampe ada waktu luang yang ngasih peluang lo buat inget-inget rasa itu lagi .

Inget , ini bukan tips buat nghilangin perasaan ke doi , ini hanya sebuah trik biar lo nggak babak belur dalam kasus jatuh cinta ini . Kan elo tau sendiri ,Cinta dan Manusia itu udah fitrah , udah lahir dari sononya , tinggal selihai apa kita memanage nya , kan isy ?

Semua ada saatnya , kabeh ono wayahe .. Koyok aku ki loh , sante mawon" Kata Vani panjang lebar. Ku akui dia palingpintar memberi solusi diantar geng JM.

"Whelleh , Nyante apanya ... lha si bos tukang cetak itu?"

"Siapa ? Kang Ahmad ? Idih .. itu namanya memanfaatkan kesempatan yang positif , akhirnya gua bisa dapet majalah anget duluan kan ? hihi. Rasa Kang Ahmad ke aku , itu juga wajar kok . Apalagi kita kan udah baligh , udah punya rasa seneng sama rejal atau hareem , ya kembali lagi ke kitanya , sepandai apa kita menahan diri dan possitive thinking"

"Hooh , ana faham mbak , intinya ana musti sibuk nih , yaudah , ana lupa kalo hari ini harus dateng ke TPQ buat ndongeng , syukron Van , Assalamualaikum"

"Waalaikumsalam" 

Tut..Tut.Tut

Aku segera melirik jam , waduh udah hampir jam tiga . Mana belum tau ntar mau dongeng apa sama anak-anak , yaudah deh , cerita yang simpel aja .

Yang terpenting sekarang aku harus cuek sama hal-hal berbau Gus Adnan. 

Ini bukan saatnya , bukan begitu kawan??

LASKAR JM fi Ma'hadTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang