Nikah yuk?

278 50 9
                                        

Dalam beberapa bulan terakhir ini rasanya pikiran Sehun sangat penuh. Semua pusat pikirannya tertuju kepada rekan satu band matenya.

Jongin, Kim Jongin. Entah untuk alasan apa setelah dirinya menyelesaikan wajib militer otaknya selalu saja dipenuhi dengan Jongin.

Jika Sehun tidak salah ingat dirinya sudah mengenal Jongin lebih dari setengah umurnya. Bisa dikatakan mereka tumbuh bersama.

Jongin memang selalu berusaha menjadi kakak baginya, tapi tidak Sehun cenderung lebih suka mengalah dan memanjakan Jongin. Semua orang tahu itu kecuali Jongin sendiri.

"Sehunie? Kenapa belum tidur?" Suara lembut Jongin mengalihkan lamunan Sehun. Sehun terpaku, Jongin nampak manis dengan piyama kebesaran miliknya.

Astaga, kenapa Jongin tambah manis sih? Iya, Sehun tahu Jongin memang dari dulu selalu manis tetapi kenapa sejak usia mereka menginjak kepala tiga ini Jongin terlihat makin lembut?

"Kamu sendiri kenapa belum tidur?" Sehun menarik Jongin untuk duduk dibagian kosong sofa dorm mereka-iya, mereka saat ini tinggal di dorm sementara selama persiapan comeback mereka-.

"Mau pipis jadinya kebangun." Jongin mengerucutkan bibirnya, astaga lucu sekali. Sehun ingin menciumnya. Eh?

"Mau mengobrol?" Jongin menatap lurus kearah Sehun. Mata bulat jernihnya selalu berhasil meluluh lantakkan Sehun. Selalu berhasil untuk membuat Sehun tunduk dan mengalah.

"Aku cuma berfikir, kenapa kita sekarang terpecah kayak gini ya? Apa yang salah?" Sehun bisa melihat Jongin terdiam.

Senyum getir bisa Sehun lihat muncul dari bibir tebal Jongin, "Kalau Sehunie menanyakan seperti itu, aku juga gak bisa menjawab. Tapi yang jelas aku akan bertahan sampai akhir."

Jongin meremat kedua tangan Sehun, menatap Sehun dengan mata bulatnya yang sudah berkaca-kaca.

Sehun sungguh tidak menyangka bahwa EXO, grup yang selalu dia banggakan akan hancur, luluh lantak seperti sekarang. Rasanya sakit sekali untuk menghadapi kenyataan, "Aku.. Aku juga akan memilih bertahan sampai akhir."

Tanpa sadar Sehun mengelus pipi Jongin sayang, Jongin memejamkan matanya, menikmati elusan tangan Sehun yang besar, "Ayo kita berjuang sampai akhir."

Sehun tersenyum dan menarik Jongin dalam pelukan nya. Memeluk Jongin seerat yang dia bisa.

Sehun sadar, Sehun tidak lagi menganggap Jongin sebagai teman, tidak menganggap Jongin sebagai team matenya lagi.

Sehun sadar, Sehun sangat ingin melindunginya. Melindungi Jongin seumur hidupnya, "Jongin jika kita sudah 35 tahun dan belum menemukan pasangan, haruskan kita berdua menikah?"

Mulut Sehun lebih cepat bekerja daripada otaknya, Sehun bisa merasakan Jongin yang menegang dipelukan nya karena deklarasi mendadak dirinya, "Eh?"

Jongin melonggarkan pelukan mereka, matanya menatap Sehun bingung yang membuat Sehun makin ingin mencium Jongin, "Mau ya?"

Jongin terpaku jantung nya berdebar lebih kencang. Astaga Sehun ini melamar dirinya atau apa? Tapi kan mereka cuma teman? Tapi ya.. Jongin sadar Sehun selalu mengalah saat bersama dirinya. Sehun tampan, Sehun kaya dan Jongin suka. Eh?

"Oke." Jongin mengangguk dengan muka bingung, Sehun yang semula merasa pikirannya penuh dan sesak mendadak merasa lega, "Mari kita bertahan bersama Nini."

Sehun memberikan kecupan lembut di pelipis Jongin yang membuat Jongin mati kutu, "Ya. Mari kita bertahan Sehunie."

.
.
.
.

Haloo guys, maafin ya aku mendadak nongol dan membawa oneshoot super short ini 🥺🙏

Aku kangen banget yapping bersama biji kopi. Kapal kita sekarang udah bukan getek guys, kapal kita sekarang pesiar, momentnya udah bukan 144p tapi udah HD 4K 😭🤍

EℓyXionCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang