15 September 2038
Hari ini saatnya untuk 'pertemuan besar' antara satu divisi dengan divisi lain, setidaknya seperti itu. Hmm, ini mungkin akan menjadi malam yang panjang untuk kami. Misi hari ini tidak banyak, sangat beruntung karena ini akhir pekan.
Meski aku menggunakan base sebagai tempat kami berkumpul sebelum pergi, aku menyuruhnya untuk bertemu di tempat lain—tempat menuju base, tempat yang tidak jauh dari situ.
"Hei. Aku dapat apa yang kalian butuhkan, tapi jangan berharap terlalu banyak," sambutku untuk membuka pembicaraan ketika bertemu dengan mereka berempat di mulut kota, tempat di mana para pemain keluar masuk kota dan melakukan kegiatannya.
"Benarkah—"
"Itu sudah cukup untuk kami." Ucapan Foxx terhenti ketika Avery menyela apa yang mau ia katakan
"Aku tidak bisa mengatakan tidak untuk itu." Aku tersenyum simpul.
"Lalu kapan kita akan berangkat? Kata Avery kita akan ke suatu tempat?" ucap Foxx. Dibandingkan dengan hari-hari biasanya, ia terlihat begitu bersemangat hari ini.
"Sekarang, aku di sini untuk menjemput kalian, kita akan pergi ke tempat persembunyian untuk berkumpul. Tidak hanya kita saja yang akan bertemu dengan mereka yang mempunyai kuasa itu, kami dari divisi ini juga belum pernah bertemu dengan mereka kecuali temanku Casey—Foxx mengenalnya sewaktu mendaftar kompetisi lalu, dan juga satu anggota lain dari guild sebelah yang juga berada satu divisi dengan kita. Setelah itu baru kita akan pergi tempat di mana pertemuan itu terjadi," jelasku dengan cukup panjang.
"Di mana pertemuan itu?" ia lantas bertanya lagi. Kali ini bukan pertanyaan yang bisa kujawab karena aku sendiri tidak tahu di mana pertemuan itu akan berlangsung.
"Aku tidak tahu."
"Dan sebaiknya kita tidak tahu, banyak yang tidak bisa kita percaya di sini," Avery memberi wanti-wanti.
"Ya, aku tidak bisa mengatakan tidak untuk hal itu," tambahku.
Kita mulai berjalan saat itu juga. Sore ini masih tidak terlalu gelap, jam masih menunjukkan pukul empat lebih beberapa menit. Itu waktu yang cukup hingga menjelang malam, lagi pula tidak hanya aku saja yang menjemput para pemain yang akan dipertemukan.
Sepanjang perjalanan itu kami hanya mengobrol kecil seputar kejadian-kejadian apa saja yang mereka alami setelah aku meninggalkan mereka. Selama aku tinggalkan ternyata mereka semua mencariku, tak ada kata marah atau sekadar sebal yang mereka ungkapkan, mereka hanya ingin tahu alasan mengapa aku pergi, mungkin jika Foxx mengatakan apa yang ia tahu sebelumnya akan berdampak berbeda. Ada dua hal yang mungkin terjadi ketika Foxx menjelaskan satu atau dua alasan: yang pertama adalah Avery akan membiarkanku melakukannya; atau yang kedua, ia akan mencari jalan untuk langsung masuk ke dalam hal ini tanpa mencariku terlebih dahulu.
Dan semua itu sekarang sudah jelas. Meski mereka tidak tahu apa yang sedang kulakukan ini adalah hal yang benar atau tidak, namun mereka mau membantuku karena mereka menganggapku bagian dari keluarga; bagian dari kelompok kecil mereka. Sesuatu yang berharga tidak selalu jauh, kau hanya harus menemukannya di sekitarmu.
Masuk ke dalam base, kami langsung mendapati beberapa pemain, dan rupanya cukup banyak dari yang kuantisipasi. Jadi inilah calon-calon anggotanya.
"Sudah siap?" Julian bertanya ketika melihatku. Aku mengangguk.
Kami semua diberi semacam item dan disuruh untuk menggunakannya.
Dengan sekejap kami semua berpindah tempat satu persatu.
Kami mendapati diri sedang berada di sebuah aula besar tanpa pintu, banyak mulut yang berbicara ini dan itu. Jumlahnya pun terus bertambah seiring waktu berjalan untuk beberapa detik setelah kami berada di sini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Project Legacy: Awakening
Science Fiction[Proses Editing] [Sebagian bab sudah dihapus] [Buku pertama dari seri Project Legacy] [komplit] [sudah direvisi] ... Apa yang kau pikirkan ketika kau secara tidak sadar telah kembali dalam dunia virtualmu setelah dua tahun tak menyentuhnya...
