Aku kembali tersadar dari lamunan singkatku, memandang kembali hiruk-pikuk Istanbul yang selama tiga minggu ini kupandangi setiap hari, lebih sering daripada pemandangan pantai di rumahku sendiri di Jepang.
Keadaan dunia ini juga masih sama. Tidak ada yang berubah sama sekali.
Kembali kupijak lagi jalan setapak menuju kastel. Aku tadinya berada di bukit kecil yang berada tepat di belakang kastel besar milik Seventh Heaven. Pemandangan yang cukup indah dengan dua sudut pandang yang mengarah langsung ke kota, atau kau bisa melihat ke arah sebaliknya, pemandangan laut yang indah.
Menjelang akhir bulan adalah waktu yang cukup santai untuk seluruh anggota, karena tidak banyak tugas dan misi yang diberikan, mungkin itu karena sebagian besar tugas dan misi itu sudah diselesaikan pada minggu kedua dan ketiga. Itulah sebabnya setiap minggu kedua dan ketiga akan selalu menjadi minggu yang padat karena hampir tidak ada seorang anggota yang terlihat berkeliaran di dalam kastel. Setidaknya itulah yang dikatakan salah seorang petugas guild ketika menemaniku menjalankan misi beberapa hari lalu. Dan dalam setiap misi yang diberikan padaku, tidak seorang anggota yang sama ditempatkan untuk menemaniku, mungkin itulah yang direncanakan Sibal terhadapku sekaligus untuk memantau apakah aku mengenal mereka atau tidak. Dan untungnya, kurasa aktingku cukup meyakinkan ketika aku mendapatkan misi di mana Jesse dan salah seorang anggota baru ditempatkan secara bersamaan, untung saja dengan sifat acuh alami yang dimiliki Jesse mempermudah penyamaranku.
Sepanjang perjalananku kembali menuju kastel, tidak banyak yang kulihat, walaupun memang ini adalah minggu yang tidak terlalu sibuk dibandingkan minggu sebelumnya. Mungkin mereka semua sedang pergi entah ke mana, memperbaiki equipment, berburu, atau entah apa yang mereka lakukan.
Sore ini hawanya tidak terlalu dingin, justru sejuk. Entah kenapa aku mulai menyukai hawa yang ada di dalam dunia ini. Aku bisa merasakan berbagai musim di sini, bepergian ke manapun aku mau tanpa ada seorang yang menghalangiku. Tapi aku tahu itu semua tidak bagus, setidaknya, aku sekarang masih dapat membedakan jika dunia ini bukan dunia nyata, meski memang sekarang di sinilah dunia tempat aku tinggal.
Sebenarnya ini waktu senggang yang cukup panjang yang kumiliki, dan aku ingin pergi ke Hideout. Namun seperti yang pernah dikatakan oleh Casey bahwa sebaiknya aku datang ke sana di saat malam hari saja.
Senja yang indah. Aku menghirup udara yang khayal yang nikmat ini, serasa begitu nyata ketika masuk ke dalam rongga dada.
Tepat sebelum aku masuk ke dalam kastel, sebuah undangan party muncul di hadapanku. Aku terkejut karena itu adalah undangan dari Walnut! Itu berarti Walnut ada entah di sekitar sini. Aku tidak boleh terlihat mencurigakan.
"Jangan bicara, ada yang memperhatikanmu," ucap Walnut melalui telepati party, itu memang jelas suaranya. "Aku tidak punya banyak waktu, jadi aku akan mempercepat ini." ucapannya sedikit ragu, seakan ia sedang diawasi dan mengawasi seseorang secara bersamaan. Benarkah ada seseorang yang sedang mengawasiku selain dia? "Temui aku di tempatmu, Danderius Lake. Tengah malam. Jangan gunakan mount terbang."
Setelah perkataannya itu, party dibubarkan begitu saja.
Apa dia terlalu bodoh sehingga harus berkomunikasi seperti itu? Terlalu bodoh dan berisiko namun sangat efektif. Dan juga, mengapa aku tidak boleh menggunakan mount terbang? Bukankah akan lebih cepat jika menggunakan mount jenis itu? Atau itu hanya cara sederhananya untuk tidak ketahuan? Kupikir-pikir lagi, memang lebih mudah ketahuan jika menggunakan mount terbang, sih.
Tapi selain caranya itu, aku harus mengatur siasat dengan sesuatu agar tidak menambah risiko lagi jika aku lengah.
Cara seperti apa yang harus kugunakan untuk dapat terhindar dari mata-mata yang mungkin adalah suruhan dari Sibal untuk mengawasiku selama ini.
Kenapa tiba-tiba aku jadi tidak dapat berpikir jernih karena kejadian barusan, walaupun aku masih dapat berjalan dengan wajah seperti biasa.
--
KAMU SEDANG MEMBACA
Project Legacy: Awakening
Science-Fiction[Proses Editing] [Sebagian bab sudah dihapus] [Buku pertama dari seri Project Legacy] [komplit] [sudah direvisi] ... Apa yang kau pikirkan ketika kau secara tidak sadar telah kembali dalam dunia virtualmu setelah dua tahun tak menyentuhnya...
