Part 20

1.7K 57 0
                                        

Sudah seminggu berlalu. Seminggu berlalu semenjak Tara menolak Ranno untuk pulang bersamanya.

Pertemanan Tara dan Ranno rengang. Ranno selalu menghindar di saat ia bertemu Tara. Apa yang salah dari Tara? Tara melakukan kesalahan?

Tara juga sering melihat Ranno dan Dinda bersama. Pulang bersama, makan siang bersama. Ranno menjadi lebih dekat dengan Dinda. Tara cemburu melihat Ranno berdekatan dengan Dinda. Ya! Tara telah mengetahui dan mendengarkan kata hatinya. Tara menyukai Ranno, bahkan mungkin mencintainya. Ranno adalah orang yang mengenalkan tentang Cinta padanya.

Kejadian tersebut terulang lagi. Ranno menjauhinya dan melupakannya. Itu artinya, ini kali ketiga Tara di tinggalkan oleh seorang laki-laki. Anno, ayahnya dan ... Ranno. Ranno memang tidak mengucapkan janji apa pun pada Tara seperti layaknya Anno dan Ayahnya. Tapi Ranno sempat berkata pada Tara sewaktu ia melihat senja di pantai Tidung. Ya! Saat Ranno menepati janjinya untuk mengajak Tara ke pantai sembari menyaksikan senja.

Jangan tinggalin gua ya Ra Kalimat itu yang selalu ada di fikiran dan di ingat oleh Tara. Dulu Tara masih berfikir apa yang dimaksud Ranno saat mengucapkan kalimat itu. Namun, sekarang Tara tahu apa maksudnya. Ranno melarang Tara untuk pergi dari dirinya, karena Ranno ingin meninggalkan Tara lebih dulu.

Selama seminggu ini juga Renno semakin dekat dengan Tara. Beberapa kali Renno mengajak Tara ke berbagai tempat di jakarta. Dufan, taman dan Ancol. Renno juga sudah mengetahui bahwa Tara adalah pecinta senja. Renno pernah mengajak area parkiran senayan city, not bad.

Tak jauh berdeda dengan Ranno. Renno selalu perhatian pada Tara. Tara nyaman bila di samping Renno. Entahlah, namun rasa nyaman yang di rasakan Tara pada Renno tak sebanding rasa nyamannya pada Ranno. Sejauh ini hanya Ranno yang membuat dirinya nyaman senyaman-nyamannya di sisi laki-laki.

Banyak yang di lalui Tara selama seminggu ini. Tara selalu menemukan surat setiap kali ia sampai di kelasnya setiap pagi. Tepatnya di bawah kolong mejanya. Pengirim surat itu berinisial "A". Inisialnya sama seperti pengirim surat sewaktu ia di pulau Tidung. Sampai pusing Tara di buatnya.
Siapa pengirim surat ini?

Ini isi surat-surat tersebut
_____________________________________

Maafin aku yaa

                                                     A

_____________________________________

Ternyata yang selama ini aku kenal
adalah kamu. Masa laluku.

                                                     A
_______________________________________

Perjanjian kita masih berlaku nggak ?

                                                     A
_____________________________________

Maafin aku, aku pernah ninggalin kamu
tanpa izin.

                                                     A
______________________________________

Tara menghela nafasnya. Ia sempat mencurigai beberapa teman sekelasnya yaitu Aqil, Andi, Angga dan Adnan. Tapi apa hasilnya? Nothing. Tara malah di anggap kepedean. Tapi apa boleh buat, tulisan ketiga cowok itu juga tidak ada yang bagus. Sedangkan, tulisan di suratnya ini rapih.

Namun, surat terakhir yang di kirim "A" membuat Tara semakin pusing. Tanpa izin? Masa lalu? Siapa masa lalu Tara yang berinisial A? Ayahnya? Atau Andra yang pernah Tara tolak cintanya? Atau bahkan mungkin Anno?

Teman Spesial Senja [Completed]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang