Arvian Maharga Santanu

309 23 0
                                        

   Pagi ini, Vio tengah membuka buku pelajaran sambil bersenandung kecil di ruanganya. Dia harus belajar untuk masuk sekolah kembali untuk mengejar ketertinggalanya dalam pelajaran sekolah.

  Masih menggunakan kursi Roda, Vio duduk di dekat jendela kamar inapnya di sinari cahaya Matahari.

  Vio pun mulai membaca lembar-lembaran halaman bukunya. Tanpa sengaja Vio membuka halaman-halaman yang berisikan tanda tangan Dio dan coretan tangan Dio.

  Vio menutup bukunya, lalu meraih segelas susu di meja di depanya dan tak sengaja menjatuhkan sebuah surat ke lantai.

  Dia menunduk dan meraih surat itu, dan mengamatinya. Vio tersenyum ria, karena dia sangat suka dengan Amplop surat ini.

  Warnanya cerah dengan stiker-stiker Ice Cream yang membuat Vio teringat dengan banyak kenangan. Ice Cream yang membuat warna di hidupnya.

  Vio menghilangkan senyumanya saat melihat tulisan di depan Amplop surat ini yang di tuliskan dengan Tint Gliter.

  Kalian mau tahu apa tulisan itu?

  Arvian Maharga Santanu.

  "Vian?"

  Dia terkejut karena ada nama Vian ada di Amplop surat itu. Tanpa  basa-basi lagi Vio membaca surat itu.

  Untuk : Lavionda Mentari Januari
  Dari    : Arvian Maharga Santanu

  Apa kabar Vio? Pasti saat kamu menemukan surat ini aku sudah pergi.

  Menulis surat untuk orang yang belum lama ini ada di sisiku,rasanya aneh. Saat aku tahu penyakit ini, aku sering menjalani Kemoteraphy walaupun sering kabur dan akibatnya aku menjadi lemah, sehingga waktu yang aku habiskan cukup lama.

  Pernah suatu malam, kulihat ayahku sedang menangis di lorong rumah sakit. Seketika aku pun tahu bahwa hidupku tak lama lagi.

  Pada saat itulah aku bangkit, agar tidak menyesal di surga nanti, akupun melakukan hal yang kusuka, seperti katamu.

  Sungai yang kita terjuni meskipun dingin tapi menyenangkan.  Lalu suara gemurai tepukan tangan penonton saat kita tampil masih bergema di telinga ini.

  Meski kenangan-kenangan itu hanya hal sepele, tapi aku tetap tidak melupakanya.

  Aku ingin bisa membuat banyak waktu menyenangkan bersamamu.

  Apa yang kau lakukan nantinya ya?

  Apa kau masih menjadi gadis konyol?

  Lalu, Kalian berdua akan menikah.

  Hei Vio, apa yang kamu suka dariku? Kalau aku sih ada banyak yang aku suka darimu.

  Contohnya seperti dirimu yang selalu bersemangat,tersenyum,ceria,ceroboh,sok kuat,sok bahagia, dan sok pintar.

  Caramu menahan tangis meskipun tersakiti,tapi berusaha tersenyum. Aku suka itu. Caramu tersenyum juga menakjubkan! Tapi itu hanya tipu dayamu.

  Aku suka semua hal yang kau lakukan. Dan satu lagi, caramu menghapal pesanan Ice Cream itu sungguh menggemaskan.

Perfect & BadTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang